BPTJ Terus Giatkan Penyediaan Angkutan Massal di Jabodetabek

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 23 April 2019 | 11:05 WIB
BPTJ Terus Giatkan Penyediaan Angkutan Massal di Jabodetabek
Kemacetan Ibu Kota Jakarta di saat hujan. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Salah satu hal yang mengemuka sehubungan dengan kemacetan di jalan raya, utamanya di area Jakarta, Bogor,Depok, Tangerang, dan Bekasi adalah banyaknya pengguna tunggangan pribadi. Baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4).

Untuk itu, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) terus melakukan upaya-upaya agar masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan layanan angkutan umum massal.

"Salah satu bentuk kenyamanan yang kami tawarkan supaya mau beralih dari penggunaan kendaraan pribadi adalah dengan mendekatkan layanannya kepada masyarakat," papar Bambang Prihartono, Kepala BPTJ.

Bus JA Connexion Damri mulai melayani Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. [Dok BPTJ]
Bus JA Connexion Damri mulai melayani Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Sebagai ilustrasi [Dok BPTJ]

Ia menyatakan terus menyediakan angkutan massal di wilayah Jabodetabek supaya masyarakat dilayani, dan target yang telah ditetapkan dalam Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ) bisa terpenuhi.

Bambang Prihartono menyampaikan bahwa sesuai amanah yang tertuang dalam RITJ, cakupan layanan angkutan umum di perkotaan pada 2029 harus mencapai 80 persen dari panjang jalan, dan pergerakan orang dengan angkutan umum harus mencapai 60 persen.

"Kami baru saja meresmikan pengoperasian Layanan JA Connexion dengan rute Tajur – Bandara Halim kemarin," kata Bambang Prihartono, Selasa (23/4/2019).

Ia pun menyampaikan bahwa terdapat upaya bagi penyediaan layanan angkutan umum massal secara point to point. Dan secara bertahap akan mengupayakan pengintegrasian layanan JA Connexion.

Dengan angkutan umum pengumpan baik first mile atau kondisi awal menuju angkutan umum terdekat, sampai last mile atau kondisi akhir mencapai tujuan perjalanan.

Kontributor : Supriyadi

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPTJ: Stasiun MRT Berpotensi Menambah Titik Kemacetan di Jakarta

BPTJ: Stasiun MRT Berpotensi Menambah Titik Kemacetan di Jakarta

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 10:38 WIB

LRT Belum Mampu Kurangi Kerugian Kemacetan di Jakarta Capai Rp 100 Triliun

LRT Belum Mampu Kurangi Kerugian Kemacetan di Jakarta Capai Rp 100 Triliun

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 20:13 WIB

Jokowi Sebut Gara-gara Macet Rp 65 Triliun Hanya Menguap Jadi Asap

Jokowi Sebut Gara-gara Macet Rp 65 Triliun Hanya Menguap Jadi Asap

Bisnis | Selasa, 08 Januari 2019 | 15:45 WIB

Terkini

11 Bahan Pokok Utama Aman, Bapanas Jamin Harganya Stabil

11 Bahan Pokok Utama Aman, Bapanas Jamin Harganya Stabil

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:27 WIB

Penyidik Polri Antar Lagi Bukti Kasus Febrie Adriansyah, Ada Bingkai Berbalut Seprai MU

Penyidik Polri Antar Lagi Bukti Kasus Febrie Adriansyah, Ada Bingkai Berbalut Seprai MU

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:25 WIB

Terdakwa Terakhir Kasus Bea Cukai Segera Disidang, KPK Limpahkan Berkas ke Pengadilan Tipikor

Terdakwa Terakhir Kasus Bea Cukai Segera Disidang, KPK Limpahkan Berkas ke Pengadilan Tipikor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:23 WIB

Pendidikan Dianaktirikan: Mengapa Indonesia Masih Pelit Investasi pada Otak Rakyatnya?

Pendidikan Dianaktirikan: Mengapa Indonesia Masih Pelit Investasi pada Otak Rakyatnya?

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:21 WIB

Prabowo Sambangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

Prabowo Sambangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:15 WIB

51 Saksi Diperiksa, Kejari Buka Suara Soal Belasan Anggota DPRD di Kasus Lampu Jalan Palembang

51 Saksi Diperiksa, Kejari Buka Suara Soal Belasan Anggota DPRD di Kasus Lampu Jalan Palembang

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:12 WIB

Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza

Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:11 WIB

Rekam Jejak Kuntadi, 'Algojo' Kasus Timah Harvey Moeis Kini Jadi Calon Kuat Jampidsus

Rekam Jejak Kuntadi, 'Algojo' Kasus Timah Harvey Moeis Kini Jadi Calon Kuat Jampidsus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:10 WIB

Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif

Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:10 WIB

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula di Indonesia

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:09 WIB

×