Berpartisipasi Dalam Mobil Listrik, Toshiba Kembangkan Perangkat Daya

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 27 Mei 2019 | 11:00 WIB
Berpartisipasi Dalam Mobil Listrik, Toshiba Kembangkan Perangkat Daya
Ilustrasi -- Salah satu contoh proses recharging mobil tenaga listrik di BPPT SPL Thamrin. [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - Toshiba, perusahaan yang dulu terkenal di lini produk elektronik dan home appliances (sebelum resmi melepasnya pada 2016 lalu), saat ini diberitakan sedang mengembangkan perangkat daya untuk kendaraan roda empat berbasis sumber listrik. Mereka melansir pernyataan bahwa usaha itu adalah bentuk keikutsertaan dalam mengantisipasi pertumbuhan produksi dan permintaan akan kendaraan ramah lingkungan di masa depan.

Dikutip dari kantor berita Antara, Toshiba menilai bahwa mobil listrik memiliki pasar yang menarik, dan permintaan untuk perangkat catu dayanya diperkirakan akan berkembang di tahun-tahun mendatang. Produknya juga dipastikan paling banyak dibutuhkan dalam produksi kendaraan tenaga non-fossil ini, karena perangkat daya benar-benar bagian integral dari kendaraan itu sendiri.

"Pabrikan mobil besar kini lebih banyak memproduksi jenis mobil listrik, dan hanya menunggu waktu saja, bahwa mobil listrik akan segera menjadi bagian keseharian dalam masyarakat," demikian papar Shoichiro Kurushima dari Toshiba Electronic Devices and Storage Corporation, sebagaimana diterima kantor berita Antara, Sabtu (25/5/2019).

Ilustrasi truk swakemudi murni tenaga listrik [Shutterstock].
Ilustrasi truk swakemudi murni tenaga listrik, tengah melakukan pengisian di perangkat sumber daya [Shutterstock].

Adapun tekad Toshiba untuk berpartisipasi menciptakan sumber listrik untuk mobil, berangkat dari fakta bahwa mereka sudah lama memproduksi perangkat daya di pabrik-pabrik Prefektur Ishikawa dan Hyogo, menyusul tren baru terkait konversi energi.

Perangkat daya Toshiba juga digunakan di pembangkit listrik tenaga surya untuk menghasilkan energi bersih yang lebih efisien. Pembangkit listrik tenaga surya mengubah arus searah hasil konversi sinar matahari menjadi arus bolak-balik untuk digunakan di rumah tangga, pabrik, serta kini dimanfaatkan untuk kendaraan tenaga listrik lewat perangkat daya.

Adapun fungsi perangkat daya adalah mengirimkan daya dalam tegangan atau voltase bervariasi, tergantung jumlah sinar matahari yang ditangkap, menuju jaringan listrik dan diteruskan untuk berbagai macam penggunaan termasuk bidang otomotif.

Meski bahan dasar perangkat daya sebagian besar adalah semikonduktor terbuat dari silikon, dalam perkembangannya kini tersedia material silikon karbida dan galium nitrida untuk menghasilkan kinerja lebih tinggi. Aplikasinya telah ditemukan pada beberapa sarana transportasi berbasis rel, seperti kereta api dan kereta super-cepat di Jepang.

Konversi ini, jelas Shoichiro Kurushima, menghasilkan energi lebih bersih, sehingga bakal meningkatkan permintaan perangkat catu daya, termasuk dari sektor otomotif dan mesin industri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hore, BMW Indonesia Pastikan Jual Mobil Listrik i3 Tahun ini!

Hore, BMW Indonesia Pastikan Jual Mobil Listrik i3 Tahun ini!

Otomotif | Sabtu, 18 Mei 2019 | 15:00 WIB

Rampingkan Perusahaan, Volkswagen Produksi Baterai Mobil Listrik

Rampingkan Perusahaan, Volkswagen Produksi Baterai Mobil Listrik

Otomotif | Kamis, 16 Mei 2019 | 16:10 WIB

Produksi Baterai Listrik Ternyata Didominasi Negara-negara Asia

Produksi Baterai Listrik Ternyata Didominasi Negara-negara Asia

Otomotif | Kamis, 09 Mei 2019 | 13:45 WIB

Terkini

Fakta Menarik Hasil Argentina vs Inggris di Piala Dunia 2026 Tadi Pagi

Fakta Menarik Hasil Argentina vs Inggris di Piala Dunia 2026 Tadi Pagi

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:20 WIB

Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset

Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:15 WIB

Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol

Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:14 WIB

Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol

Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:11 WIB

UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA

UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:00 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas

Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:00 WIB

Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan

Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 05:35 WIB

Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja

Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 04:22 WIB

Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris

Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03 WIB

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 03:40 WIB

×