Lebih Parah dari Kemacetan Jakarta, 4 Km di Jalan Ini Bisa Ditempuh 4 Hari

Rima Sekarani Imamun Nissa, Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 01 Juni 2019 | 06:50 WIB
Lebih Parah dari Kemacetan Jakarta, 4 Km di Jalan Ini Bisa Ditempuh 4 Hari
Kendaraan bermotor terjebak kemacetan di Jalan MT Haryono, Jakarta, Selasa (2/4). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Di Indonesia, kalau berbicara mengenai macet, hal yang terlintas pertama di pikiran mungkin adalah macetnya jalanan di Ibu Kota. Punya reputasi sebagai wilayah yang amat sangat padat, tak heran jika kemacetan Jakarta terjadi setiap hari.

Namun, nyatanya tak selalu demikian. Terkadang macet juga terjadi di daerah sepi. Salah satunya adalah diungkapkan warganet Twitter dengan akun @yosetiyanto, belum lama ini.

Postingannya menjadi viral di media sosial. Dia mengunggah beberapa potret jalanan yang terendam lumpur di wilayah Papua.

Sang warganet pun curhat mengenai suramnya jalanan di lokasi tersebut.

"Jalan sepanjang 4 kilometer ini harus kami tempuh dengan waktu empat hari empat malam," cuit @yosetiyanto.

Potret Jalanan di Papua. (Twitter/@yosetiyanto)
Potret Jalanan di Papua. (Twitter/@yosetiyanto)

Bukan karena padat pengguna, jalan ini menjadi macet lantaran kondisi medan yang mengerikan. Kabarnya, untuk menempuh empat kilometer di jalan ini harus memakan waktu empat hari.

Berdasarkan cuitan @yosetoyanto, lokasinya adalah di kawasan Jalan Manokwari-Bintuni, Distrik Tahota, Mamey, Manokwari Selatan.

Potret Jalanan di Papua. (Twitter/@yosetiyanto)
Potret Jalanan di Papua. (Twitter/@yosetiyanto)

Sang pemilik akun Twitter tersebut mengatakan bahwa dirinya telah mencoba menyampaikan hal ini kepada pemerintah. Namun hingga saat ini, dia menyebutkan pemerintah belum memberikan tanggapan.

Potret Jalanan di Papua. (Twitter/@yosetiyanto)
Potret Jalanan di Papua. (Twitter/@yosetiyanto)

"Mohon kiranya bantuan Anda untuk membagikan Informasi ini agar sampai ke meja Presiden. Terima Kasih," ujar warganet tersebut, Selasa (28/5/2019) lalu.

baca juga

Kerusakan jalan ini bukan hanya menimbulkan kemacetan seperti di Ibu Kota, tapi juga telah memakan kerugian material yang besar. Misal, rusaknya logistik serta kendaraan yang melintas di area tersebut.

Dalam foto-foto yang ia unggah, terlihat banyak mobil dan truk yang nekat menerjang jalan terendam lumpur tersebut.

Potret Jalanan di Papua. (Twitter/@yosetiyanto)
Potret Jalanan di Papua. (Twitter/@yosetiyanto)

"Faktor yg membuat jalan ini ditempuh berhari-hari adalah panjang jalan yang rusak mencapai kurang lebih 4 kilometer. Ada mobil yang melintang di tengah jalan, ada mobil yang mogok, ada yang patah AS roda, ada yang radiator pecah."

"Bisa dibayangkan betapa beratnya medan di sini. Kendaraan 4WD pun keok," ungkap @yosetiyanto.

Potret Jalanan di Papua. (Twitter/@yosetiyanto)
Potret Jalanan di Papua. (Twitter/@yosetiyanto)

Setelah beberapa hari berlalu, akhirnya informasi 'kemacetan' ala jalanan berlumput tersebut mendapat respons dari pihak pemerintah bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Baik, Mas. Terima kasih masukannya. Sebagai informasi, secara bertahap kondisi ruas jalan tersebut sudah kami tangani," balas akun Twitter @Info_BinaMarga, Rabu (29/5/2019) lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gambir Macet, Calon Penumpang Kereta Api Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara

Gambir Macet, Calon Penumpang Kereta Api Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara

Bisnis | Selasa, 28 Mei 2019 | 08:07 WIB

Caleg Gagal Serbu Distrik Fayit Papua, 5 Orang Tewas Ditembak

Caleg Gagal Serbu Distrik Fayit Papua, 5 Orang Tewas Ditembak

News | Senin, 27 Mei 2019 | 17:17 WIB

Warga Protes Jalan ke Soetta Macet Parah Gara-gara Truk

Warga Protes Jalan ke Soetta Macet Parah Gara-gara Truk

News | Selasa, 21 Mei 2019 | 15:45 WIB

Terkini

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Mobil Daihatsu Apa yang Laris?

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Mobil Daihatsu Apa yang Laris?

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:38 WIB

Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik

Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:25 WIB

Menimbang Kelayakan Honda Vario Evo 160 Sebagai Partner Berkendara Harian

Menimbang Kelayakan Honda Vario Evo 160 Sebagai Partner Berkendara Harian

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:10 WIB

Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan

Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:32 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:31 WIB

Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan

Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:15 WIB

Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui

Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:50 WIB

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:49 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan

Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:25 WIB

×