Industri Otomotif Alami Perubahan, Startup Jadi Andalan

RR Ukirsari Manggalani
Industri Otomotif Alami Perubahan, Startup Jadi Andalan
Logo Ford [Shutterstock].

Industri otomotif alami banyak perubahan. Mulai mobil swakemudi, sampai fitur mutakhir.

Suara.com - Dunia selalu bergerak dinamis, termasuk di dalamnya adalah industri otomotif. Teknologi mutakhir menyiapkan kendaraan masa depan, termasuk yang disebut konsep mobilitas, menjadi bagian para pabrikan kendaraan bermotor. Inilah salah satu topik seru dalam konferensi mobilitas EcoMotion ketujuh yang digelar di Tel Aviv, ibu kota Israel.

Ford Edge ST 2019 tampilan dalam gelaran Canadian International Auto Show, 2019. Menggendong mesin EcoBoost 2.7 L bertenaga 335 daya kuda dan transmisi 8-percepatan otomatis, AWD. Sebagai ilustrasi Ford Edge terkini [Shutterstock].
Ford Edge ST 2019 tampilan dalam gelaran Canadian International Auto Show, 2019. Menggendong mesin EcoBoost 2.7 L bertenaga 335 daya kuda dan transmisi 8-percepatan otomatis, AWD. Sebagai ilustrasi Ford Edge terkini [Shutterstock].

Dikutip dari Automotive News, dalam salah satu talk show otomotif dalam acara itu, Bill Ford, Kepala Eksekutif Ford Motor Company naik ke panggung bersama Dana Weiss, kepala analisis politik, The Israel News Company.

"Kami mesti meretas keterbatasan dan bermitra dengan berbagai pihak yang sebelumnya tak dikenal dalam dunia otomotif," demikian papar Bill Ford pada Selasa (11/6/2019).

Disebutkannya pula bahwa para produsen otomotif bakal lebih mengandalkan startup atau perusahaan rintisan, sebagai upaya untuk menavigasi tantangan ke bisnis kendaraan bermotor yang bisa disebut sebagai perusahaan tradisional. Pola pikir pelaku industri otomotif mesti diubah dan ia sendiri mengakui, tidak selalu memiliki jawaban atas hal-hal kekinian yang melanda industri otomotif.

"Namun kita tak selalu harus menjadi penyela atas kondisi tengah berlangsung, justru menjalin kemitraan dengan mereka dan melahirkan hal-hal baru. Berakhir sudah era yang menyebut perusahaan A sombong, B bodoh, dan seterusnya," tukas Bill Ford.

Akan halnya Ford sendiri, beberapa tahun terakhir diakuinya banyak menjalin kemitraan dengan perusahaan rintisan atau startup. Termasuk upaya meluncurkan inkubator bisnis Ford X tahun lalu, dan projeknya sekarang adalah merenovasi stasiun kereta ikonik di pusat kota Detroit, Amerika Serikat, untuk dijadikan kampus tunggangan swakemudi dan elektrifikasi dengan melibatkan para pemasok lain dan beberapa perusahaan baru.

"Pemasok tradisional tidak akan bisa membantu kami dalam memimpin inovasi, meski di antara mereka mungkin ada yang bisa. Hal ini mengingat kebutuhan sekarang sangat berbeda dibandingkan lima tahun silam," demikian disampaikan Bill Ford kepada Automotive News setelah tampil di panggung.

Dalam kesempatan berbeda, Bill Ford menyatakan bahwa kendaraan swakemudi komersial racikannya akan tampil pada 2021, dengan pendekatan metodis untuk dipasarkan.

"Pasalnya produk kami tidak seperti pengadaan software yang bisa beroperasi saat berada dalam kondisi 70 persen tersedia dan sisanya cukup diperbaiki secara singkat dan cepat. Produk kami berurusan langsung dengan kehidupan manusia, sehingga harus siap total dalam segala kondisi," tutup Bill Ford.

Diharapkan, Bill Ford akan meresmikan pusat penelitian dan pengembangan teknologi otomotifnya di Tel Aviv pada hari Rabu (12/6/2019) untuk membantu startup mobilitas yang berkembang pesat di negara ini.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS