Valentino Rossi Curhat Motornya Lambat

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 13 Juni 2019 | 20:00 WIB
Valentino Rossi Curhat Motornya Lambat
Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi (kedua dari kanan). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Namanya motor balap dengan racikan khusus, tentu berbeda dibandingkan versi mass production. Meski demikian, bisa disimak, bahwa untuk mendapatkan setting mulus dan dahsyat perlu waktu dan kesabaran.

Valentino Rossi dan Nmax [Instagram: nmaxnation].
Valentino Rossi dan Nmax [Instagram: nmaxnation].

Nah, bagi para penyuka korekan mesin, bisa berkaca dari kejadian Valentino Rossi, bagaimana mendulang kesabaran untuk meraih hasil memuaskan.

Seperti yang ia sebutkan bahwa belum lama ini mengungkapkan kekurangan dari motor Yamaha tunggangannya. Menurut pembalap berkebangsaan Italia ini, motor miliknya kurang memiliki akselerasi sehingga sulit untuk menyalip.

"Balapan kemarin (Mugello) jadi akhir pekan yang sangat sulit dan salah satu yang terburuk," kata juara dunia sembilan kali itu, seperti dikutip dari Crash.

Lebih lanjut, Valentino Rossi menambahkan, bahwa motornya cukup lambat sehingga mereka berjuang saat balapan. Dan motor itu diakuinya tidak cepat di jalan lurus atau akselerasi.

"Balapan seperti ini sangatlah sulit. Kami harus mencoba dan melakukan sesuatu," terang Valentino Rossi.

Selain itu, pembalap bernomor 46 ini juga mengatakan bahwa balapan kemarin lebih buruk daripada 2016.

"Pada 2016 saya putus asa karena mulai dari posisi terdepan. Dan untuk bisa menang pertama kalinya kami mengalami banyak pukulan, utamanya di sektor mesin," tukasnya, yang dilanjutkan, "Sekarang saya tidak merasa putus asa namun jauh lebih sedih karena lambat."

Valentino Rossi juga sangat menyadari bila kompetitor Yamaha sukses membuat beberapa perbaikan pada pertengahan musim. Sementara Yamaha gagal melakukannya unutk M1 dan tidak mampu mengimbanginya.

baca juga

Valentino Rossi sendiri saat ini mengendarai YZR M1 besutan Yamaha. Motor ini memiliki kapasitas mesin 1.000 cc dengan daya maksimum lebih dari 240 daya kuda atau kurang lebih 176 kW. Sebagai motor khusus lintasan balap, motor ini tentu memiliki teknologi rahasia yang tidak bisa diketahui rinciannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenalkan: Skuter Listrik Yamaha EC-05, Sudah Mengaspal di Taiwan

Kenalkan: Skuter Listrik Yamaha EC-05, Sudah Mengaspal di Taiwan

Otomotif | Selasa, 11 Juni 2019 | 11:00 WIB

Ditanya Soal eSports, Valentino Rossi: Saya Terlalu Tua

Ditanya Soal eSports, Valentino Rossi: Saya Terlalu Tua

Sport | Minggu, 09 Juni 2019 | 19:01 WIB

MotoGP Italia 2019 Jadi Salah Satu Balapan Terburuk bagi Valentino Rossi

MotoGP Italia 2019 Jadi Salah Satu Balapan Terburuk bagi Valentino Rossi

Sport | Senin, 03 Juni 2019 | 15:13 WIB

Terkini

Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?

Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:30 WIB

Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir

Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:27 WIB

Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya

Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:27 WIB

A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati

A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:25 WIB

Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak

Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak

Riau | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:21 WIB

Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton

Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton

Entertainment | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:20 WIB

Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis

Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:20 WIB

Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi

Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:17 WIB

Kejutan Survei SMRC: Jika Pilpres Digelar Sekarang, Prabowo Tidak Akan Terpilih Lagi

Kejutan Survei SMRC: Jika Pilpres Digelar Sekarang, Prabowo Tidak Akan Terpilih Lagi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:16 WIB

Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir

Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir

Jawa Tengah | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:13 WIB

×