Inspiratif, Anak Driver Gojek ini Jadi Product Engineering di Go-Pay

Angga Roni Priambodo

Senin, 17 Juni 2019 | 15:53 WIB
Inspiratif, Anak Driver Gojek ini Jadi Product Engineering di Go-Pay
Anak driver Go-Ride jadi karyawan berprestasi di Go-Jek. (Dok. Go-Jek)

Suara.com - Tak ada yang menyangka sebelumnya bahwa karyawan Product Engineering Go-Pay, Jonathan Surya Laksana ini ternyata adalah seorang anak dari mitra Go-Ride. Jonathan punya keinginannya yang kuat untuk bergabung di Gojek karena sebagai anak dari mitra Go-Ride, ia merasakan betul bagaimana Gojek benar-benar membantu kelangsungan hidup keluarganya.

Ayah adalah pengemudi Go-Ride. Dia bekerja di sebuah perusahaan periklanan pada hari Senin dan Selasa, tetapi sisa minggu itu dia mengendarai sepeda motornya di sekitar kota untuk mengambil pesanan. Itu bukan sesuatu yang membuatku malu. Ayah saya adalah pekerja keras dan saya bangga padanya. Kami, semua orang di keluarga, bangga padanya,” ungkap Jonathan yang kerap disapa Jojo dalam satu kesempatan.

Lulusan jurusan Teknik Informatika Universitas Katolik Parahyangan ini mengaku, sejak sebelum ia wisuda, dirinya telah mencoba mendaftarkan diri ke Gojek melalui berbagai platform seperti LinkedIn maupun Kalibrr. Sampai akhirnya Jojo pun sempat bekerja di perusahaan lain sebelum diterima di Gojek melalui program Tech Apprentice Go-Academy.

Sewaktu bekerja di kantor lama, saya sudah suka baca-baca blog engineering Gojek. Dari situ saya sudah merasa tim engineering Gojek sangatlah informatif dan membuat saya belajar banyak. Jadi saya semakin penasaran, kalau baca blognya saja saya sudah bisa belajar banyak, gimana kalau langsung bekerja di sana? Gojek menolak saya dua kali sebelum akhirnya saya diterima dalam upaya ketiga saya. Saya selalu ingin bergabung dengan Gojek sejak saya lulus karena saya telah melihat bagaimana aplikasi ini membantu keluarga saya. Saya ingin bekerja di sini sehingga lebih banyak keluarga dapat dibantu,” beber Jojo.

Jojo juga merupakan salah satu orang terpilih yang mendapatkan kesempatan bekerja di Bangalore, India selama enam bulan pada tahun ketiga diselenggarakannya program Tech Apprentice dari Go-Academy.

Sekadar informasi, program Go-Academy yang diadakan oleh Gojek sejak tahun 2017 ini merupakan program yang memfokuskan pembangunan dalam bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Driver GrabBike Rampas Ponsel Bocah Laki-laki saat Pipis Depan Rumah

Viral! Driver GrabBike Rampas Ponsel Bocah Laki-laki saat Pipis Depan Rumah

News | Senin, 17 Juni 2019 | 09:39 WIB

Ngakak! Driver Ojol Dibikin Pusing karena Catatan Level Pedas Customer Ini

Ngakak! Driver Ojol Dibikin Pusing karena Catatan Level Pedas Customer Ini

Tekno | Kamis, 13 Juni 2019 | 15:09 WIB

Kemenhub Larang Diskon Ojek Online, Ini Tanggapan Grab dan Gojek

Kemenhub Larang Diskon Ojek Online, Ini Tanggapan Grab dan Gojek

Tekno | Rabu, 12 Juni 2019 | 19:39 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×