Naik Ojol Ke Istana Untuk Temui Jokowi, Politisi PSI Disemprot Warganet

Angga Roni Priambodo, Praba Mustika

Jum'at, 19 Juli 2019 | 15:57 WIB
Naik Ojol Ke Istana Untuk Temui Jokowi, Politisi PSI Disemprot Warganet
Kader PSI Naik Ojek Online Gojek ke Istana Negara. (Twitter/daranasution_)

Suara.com - Moda transportasi ojek online alias ojol kerap jadi pilihan warga di Jakarta dan berbagai daerah, karena memberikan kemudahan. Tak terkecuali politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang memilih menggunakan ojol menuju Istana Negara untuk temui Presiden Jokowi. Namun siapa sangka, pilihan tersebut malah kena semprot warganet.

Kejadian ini berawal dari utasan Dara Nasution di jejaring Twitter. Lewat akun pribadinya @daranasution_, ia membuat utasan tentang undangan Presiden Joko Widodo ke Istana Negara.

Pada cuitan ke-5 dari utasannya, Dara Nasution mengunggah foto kader PSI yang menunggangi ojek online Gojek.

"Oh ya, tadi kita naik ojol dong ke Istana. Awalnya mau naik bus tapi takut macet banget hehehe. Thanks abang ojol yang sudah bikin kita sampai Istana dengan selamat dan nggak telat," cuit @daranasution_.

Di akhir cuitan itu,Dara Nasution menyebut (mention) Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan menyindir "Pak @aniesbaswedan solusi biar Jakarta nggak macet apa nih, Pak?"

Kader PSI Naik Ojek Online Gojek ke Istana Negara. (Twitter/daranasution_)
Kader PSI Naik Ojek Online Gojek ke Istana Negara. (Twitter/daranasution_)

Cuitan tersebut, ternyata, malah menjadi buah bibir warganet. Cukup banyak warganet yang mengomentari keputusan kader PSI menggunakan ojek online, karena dianggap bukan sebagai transportasi umum.

Tak sedikit warganet yang beranggapan, kalau moda transportasi umum yang sebenarnya adalah Transjakarta.

"FYI. Penyebab kemacetan adalah kendaraan pribadi yang anda naiki. Yang anda naiki bukan transportasi massal. Kalau lewat Sudirman Thamrin, anda bisa naik TJ (Transjakarta) koridor satu dan itu jalur steril. Turun di Halte Monas, jalan kaki sedikit. Btw, trims untuk tambahan polusi, PM 2.5 dan emisinya," kata @elisa_jkt.

"Dan coba dilihat berapa banyak ojol di Jakarta? Yang ternyata turut menyumbang kemacetan. Saya sih bukannya anti ojol, tapi geregetan aja kalau ada yang protes Jakarta macet, tapi masih koar-koar bangga lebih milih ojol daripada jalan kaki terus lanjut naik bus atau KRL atau MRT." Ujar @riasitompul.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potret Jalanan di Jakarta yang Saat Ini Jadi 'Lebih Hijau'

Potret Jalanan di Jakarta yang Saat Ini Jadi 'Lebih Hijau'

Otomotif | Jum'at, 19 Juli 2019 | 15:08 WIB

Diundang Jokowi ke Istana Merdeka, Grace Natalie Pilih Naik Ojek Online

Diundang Jokowi ke Istana Merdeka, Grace Natalie Pilih Naik Ojek Online

News | Kamis, 18 Juli 2019 | 16:45 WIB

Pesan Makanan via Ojol, Shitlicious Puji Trik Driver yang Cerdas Abis

Pesan Makanan via Ojol, Shitlicious Puji Trik Driver yang Cerdas Abis

Otomotif | Selasa, 16 Juli 2019 | 15:49 WIB

Terkini

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

×