Aldi Satria Nyaris Jadi Korban Polisi Gadungan di Jalan Tol Dalkot

Angga Roni Priambodo, Praba Mustika

Jum'at, 02 Agustus 2019 | 13:04 WIB
Aldi Satria Nyaris Jadi Korban Polisi Gadungan di Jalan Tol Dalkot
Sejumlah kendaraan melintasi gerbang tol Cilandak Utama di ruas tol Depok-Antasari (Desari), Jakarta, Senin (11/3). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Pengemudi mobil yang kerap melintas di tol dalkot (Tol Dalam Kota) harus lebih waspada usai seorang pria nyaris jadi korban polisi gadungan ini viral dan jadi perbincangan warganet.

Kisah tersebut diungkapkan oleh warganet bernama @aldisatria lewat Instagram Stories. Ia menjelaskan kronologi kejadian dan ciri-ciri mobil serta modus yang digunakan oleh polisi gadungan tersebut.

"Teman-teman harap hati-hati di jalan tol kalau ada Kijang Innova hitam dengan lampu strobo yang menggunakan pelat nomor polisi atau kendaraan lain yang bukan mobil patroli resmi polisi mau menghentikan kalian. Gue barusan mengalami hal seperti itu dan curiga dia mau ngerebut mobil gue," buka @aldisatria di Instagram Stories yang diunggah oleh akun Instagram @tantee_rempong_official.

Dijelaskan, Ia baru saja masuk tol Tebet arah Cawand di lajur paling kiri. Sementara di lajur paling kanan ada sebuah Kijang Innova yang menggunakan lampu strobo melaju kencang.

"...Lalu tiba-tiba dia potong ke lajur paling kiri (gue mikir dia mau lewat bahu jalan), ya udah gue ngasih jalan dong biar dia bisa lewat. Tapi ternyata dia malah kayak ngekor sampai ke belokan arah Tanjung Priuk," kata @aldisatria.

Pria Nyaris Jadi Korban Polisi Gadungan di Tol Dalam Kota. (Instagram/tantee_rempong_official)
Pria Nyaris Jadi Korban Polisi Gadungan di Tol Dalam Kota. (Instagram/tantee_rempong_official)

Pelaku pun mulai melancarkan modusnya di sini "Gue udah lambat selambat-lambatnya tapi tetep aja dia nggak nyalip gue. Malah dia ke samping gue, nurunin kaca (Gue mikir apa ini temen tapi lagi pake mobil polisi), lalu teriak-teriak nyuruh berhenti. Gue agak curiga masa iya polisi nyuruh berhenti dengan cara kayak gini,"

Aldi mengaku terus dipepet dari sisi kanan dan kiri saja "Gue dipepet terus tapi (dia) cuma berani di kanan atau kiri mobil gue. Mungkin biar pelat nomornya nggak ketahuan dan nggak bisa difoto,"

"Akhirnya berhentilah gue di lajur paling kiri tol Jatinegara dan mobil dia berhenti di lajur tengah... Dia turun dengan marah-mrah, bilang kalau mobil gue bermasalah sambil ngajak bapak ibu berbaju lusuh," katanya.

Ia sempat berasumsi kalau sosok bapak dan ibu yang diajak polisi gadungan tersebut merupakan bagian dari modus operandinya "Asumsi gue mungkin di-setting sebagai korban kehilangan mobil,"

baca juga
Pria Nyaris Jadi Korban Polisi Gadungan di Tol Dalam Kota. (Instagram/tantee_rempong_official)
Pria Nyaris Jadi Korban Polisi Gadungan di Tol Dalam Kota. (Instagram/tantee_rempong_official)

Melanjutkan "Dia datang ngaku sebagai polisi sambil teriak pengen lihat STNK. Gue sengaja tunjukin STNK dengan dua tangan megang erat-erat dan jendela dibuka dikit, takut kalau direbut. Eh bener, dia berusaha merebut. Gue jauhin STNK sambil ngomong dengan nada tinggi  "Bapak ngapain mau ngerebut STNK saya dan ada apa bapak berhentiin saya?""

Polisi gadungan tersebut menjawab "Ya pokoknya mobil kamu bermasalah,". Bahkan, kunci mobil Aldi pun hampir dicabut secara paksa, beruntung kunci berada di bagian dasbor tengah.

Semakin curiga, Aldi pun mengatakan "Pak, bapak mencurigakan. Kenapa memangnya mobil saya bisa bermasalah? Ini mobil atas nama saya sendiri dan saya nggak ngebut atau nabrak dari tadi. Dia nantangin "Ya kalau emang bener ini mobil kamu, keluar dan tunjukkan suratnya!""

Tak ingin mengambil risiko, Aldi kemudian menantang balik si polisi gadungan tersebut dengan mengajak ke kantor polisi terdekat. Beruntung, Aldi berhasil lolos karena tidak lagi dibuntuti oleh polisi gadungan tersebut.

Pria Nyaris Jadi Korban Polisi Gadungan di Tol Dalam Kota. (Instagram/tantee_rempong_official)
Pria Nyaris Jadi Korban Polisi Gadungan di Tol Dalam Kota. (Instagram/tantee_rempong_official)

Di akhir kisahnya, Aldi mengingatkan untuk waspada jika dihentikan oleh orang yang mengaku sebagai penegak hukum.

"Yang bisa gue bilang, hati-hati kalau ada orang yang ngaku sebagai penegak hukum tapi tanpa atribut atau tanpa menunjukkan tanda pengenal yang jelas di manapun berada, apalagi nyuruh berenti dan mau ngerebut barang kalian. Kalau mencurigakan, ajak aja ke kantor polisi terdekat. Hati-hati kalau bawa mobil atau motor yang bagus atau mencolok. Tadi gue pas lagi bawa Mini dan warnanya merah jadi ya kayaknya lumayan mencolok." jelas @aldisatria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalan Tol Disebut Sumber Polusi, Organda: Kontribusinya Kecil

Jalan Tol Disebut Sumber Polusi, Organda: Kontribusinya Kecil

News | Rabu, 31 Juli 2019 | 17:44 WIB

Jakarta Dikepung Polusi, Dishub Bakal Razia Kendaraan di Tol

Jakarta Dikepung Polusi, Dishub Bakal Razia Kendaraan di Tol

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 17:22 WIB

Diseruduk Pelanggar, Kronologi Aksi Gelantungan Polantas di Kap Mobil Yaris

Diseruduk Pelanggar, Kronologi Aksi Gelantungan Polantas di Kap Mobil Yaris

Jabar | Kamis, 25 Juli 2019 | 20:17 WIB

Polisi Diseret Mobil yang Mau Ditilangnya, Ponsel Sampai Jatuh Terlindas

Polisi Diseret Mobil yang Mau Ditilangnya, Ponsel Sampai Jatuh Terlindas

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 20:57 WIB

Terkini

OJK Akui Belum Belum Penuhi Permintaan MSCI soal Penegakkan Hukum di Pasar Modal

OJK Akui Belum Belum Penuhi Permintaan MSCI soal Penegakkan Hukum di Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap

Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Politikus Singapura 'Ancam' Putus 90 Persen Jalur Internet Indonesia

Politikus Singapura 'Ancam' Putus 90 Persen Jalur Internet Indonesia

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Lagi Nunggu Pembeli, 2 Pemuda Jual Pod Getar di Medan Diciduk Polisi

Lagi Nunggu Pembeli, 2 Pemuda Jual Pod Getar di Medan Diciduk Polisi

Sumut | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Viral Aksi Kadus di Deli Serdang Berani Seorang Diri Bakar Lapak Judi-Narkoba, Ini Alasannya

Viral Aksi Kadus di Deli Serdang Berani Seorang Diri Bakar Lapak Judi-Narkoba, Ini Alasannya

Sumut | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Kemendagri Paraf DIM RUU Adminduk, 1.027 DIM Jadi Dasar Penyempurnaan

Kemendagri Paraf DIM RUU Adminduk, 1.027 DIM Jadi Dasar Penyempurnaan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Anggota Polisi Biddokkes Polda Riau Bunuh Ibu Kandung, Pernah Dinas di Brimob

Anggota Polisi Biddokkes Polda Riau Bunuh Ibu Kandung, Pernah Dinas di Brimob

Riau | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Cara Mengatasi Atap Rembes agar Rumah Tidak Bocor saat Hujan, Jangan Tunggu Plafon Jebol

Cara Mengatasi Atap Rembes agar Rumah Tidak Bocor saat Hujan, Jangan Tunggu Plafon Jebol

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Mentan Rela Potong Anggaran Rp3,7 T Demi untuk Peternak dan Petani

Mentan Rela Potong Anggaran Rp3,7 T Demi untuk Peternak dan Petani

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:37 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Penempatan Pekerja Migran Terampil Manfaatkan Bonus Demografi

Menteri Mukhtarudin Dorong Penempatan Pekerja Migran Terampil Manfaatkan Bonus Demografi

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:36 WIB

×