Di Mobil Listrik, Tingkatkan Fitur Keamanan Lebih Penting dari Suaranya

Selasa, 13 Agustus 2019 | 17:00 WIB
Di Mobil Listrik, Tingkatkan Fitur Keamanan Lebih Penting dari Suaranya
Sejumlah mobil listrik tengah mengisi ulang baterainya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock]

Suara.com - Mobil listrik menempati peringkat atas untuk soal kendaraan ramah lingkungan. Akan tetapi, kehadirannya di ruas jalan raya masih menjadi perdebatan karena tidak menghasilkan suara.

Rudy Salim, President Director Prestige Motorcars, sebuah Importir Umum (IU) di Tanah Air menilai, penambahan fitur keamanan lebih penting ketimbang mendesain mobil listrik untuk memiliki suara atau menghasilkan bunyi tertentu yang bisa memberikan tanda bahwa sebuah kendaraan tengah melintas.

Ford Mustang di Telkomsel IIMS 2019 [Suara.com/ukirsari].
Ford Mustang di Telkomsel IIMS 2019. Sebagai ilustrasi mobil berbahan bakar bensin, yang diboyong Importir Umum (IU) [Suara.com/ukirsari].

"Sementara belum ada putusannya (di Indonesia soal suara ini). Akan tetapi menurut saya daripada menghasilkan suara, lebih baik safety dipertinggi. Seperti pedestrian warning system, driving assistance, auto brake dan sebagainya," kata Rudy Salim, saat dihubungi Suara.com.

Masih menurut Rudy Salim, saat ini banyak pabrikan mobil konvensional juga menghasilkan produk dengan suara kendaraan sudah hampir hilang, hanya suara kipas saja. Menurutnya, tidak akan terdengar bila di jalan raya.

"Jadi mengapa mobil listrik justru harus menghasilkan suara, sedangkan mobil konvensional justru suaranya sudah sangat senyap," terang Rudy Salim.

Prestige Motorcars sendiri rencananya akan memboyong mobil listrik Tesla Model 3 ke Indonesia. Rudy Salim tidak menampik bila ketetapan itu sudah diputuskan, maka pihaknya akan mengikuti aturan yang berlaku.

"Kami akan ikut aturan. Suara pada mobil listrik juga masih bisa dimodifikasi," ungkapnya.

Sebagai catatan,  untuk soal harga,  di China, Tesla Model 3 dijual dengan harga 328 ribu Yuan atau setara Rp 659,3 juta. Namun Rudy Salim memprediksi jika masuk ke Indonesia akan diberi label di bawah Rp 2 miliar.

Baca Juga: Dari Kabin Proton Persona, Presiden Joko Widodo Nge-Vlog

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI