Otomotif Serap Teknologi Robotik, Gantikan Sumber Daya Manusia?

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:16 WIB
Otomotif Serap Teknologi Robotik, Gantikan Sumber Daya Manusia?
Ilustrasi tangan robot dan tangan manusia [Shutterstock].

Suara.com - Dunia industri dan manufaktur Indonesia tengah bersiap menghadapi revolusi industri 4.0. Sebuah perkembangan yang disongsong penuh semangat, namun sekaligus menimbulkan tanda tanya: bagaimanakah nasib sumber daya manusia di masa depan?

Hal ini disebutkan oleh Agus Tjahajana, seorang pengamat otomotif, bahwa pertukaran antara manusia dan teknologi robotik dalam dunia otomotif memang tidak terhindarkan.

"Mau tidak mau, harus ada shifting. Sumber daya manusia yang dibutuhkan juga sumber daya yang berbeda," ujar Agus Tjahajana, saat dijumpai dalam seminar Forum wartawan Otomotif (Forwot) bertajuk "Peningkatan Daya Saing Industri Otomotif Indonesia Menuju Era Otomotif 4.0", di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Stanley, robot parkir swakemudi [screen shot: Stanley Robotics].
Stanley, robot parkir swakemudi [screen shot: Stanley Robotics].

Lebih lanjut, Agus Tjahajana mencontohkan, semisal orang biasanya pegang obeng. Sekarang mulai beralih ke program komputasi.

Contoh lainnya, Agus Tjahajana menceritakan bagaimana dahulu Toyota Kijang dibuat. Awalnya bagian bodi masih menggunakan sistem ketok manual, namun kini sudah jauh berbeda.

"Kalau dulu Kijang awal-awal diketok. Ke sini sudah menggunakan pres," jelas Agus Tjahajana.

Sementara itu, Sekretaris GAIKINDO, Kukuh Kumara menyampaikan, penggunaan teknologi robototik dalam menyambut era industri era 4.0 bertujuan untuk meningkatkan kualitas.

"Robotik tujuannya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas. Tapi prosesnya tidak seketika, akan ada proses," kata Kukuh Kumara.

Secara garis besar, revolusi industri 4.0 mengintegrasikan dunia online dengan lini produksi dalam industri, di mana semua proses produksi berjalan dengan internet dalam pemanfaatan tenaga robotik.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GAIKINDO: Paket Kebijakan Pemerintah Sesuai Kebutuhan Industri Otomotif

GAIKINDO: Paket Kebijakan Pemerintah Sesuai Kebutuhan Industri Otomotif

Otomotif | Selasa, 30 Juli 2019 | 16:30 WIB

Pajak Sedan Direvisi, Pelaku Industri Otomotif Mestinya Tersenyum!

Pajak Sedan Direvisi, Pelaku Industri Otomotif Mestinya Tersenyum!

Otomotif | Selasa, 30 Juli 2019 | 14:30 WIB

Banjir Pengunjung GIIAS 2019, Teknologi Jadi Indikator Antusiasme

Banjir Pengunjung GIIAS 2019, Teknologi Jadi Indikator Antusiasme

Otomotif | Senin, 29 Juli 2019 | 11:22 WIB

Terkini

Baju Terkena Genangan Air Hujan di Jalan Apakah Najis? Ini Penjelasan Fiqihnya

Baju Terkena Genangan Air Hujan di Jalan Apakah Najis? Ini Penjelasan Fiqihnya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak

Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak

Batam | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Viral Pembalut Kena Pajak, Pengamat: Menstruasi Siklus Alami Perempuan

Viral Pembalut Kena Pajak, Pengamat: Menstruasi Siklus Alami Perempuan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Perundungan Linguistik: Apa Kita Masih Punya Ruang untuk Belajar Berbahasa?

Perundungan Linguistik: Apa Kita Masih Punya Ruang untuk Belajar Berbahasa?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Raih Dana Rp570 Miliar, Bank Mandiri Lepas Bisnis Asuransi Inhealth

Raih Dana Rp570 Miliar, Bank Mandiri Lepas Bisnis Asuransi Inhealth

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Jadwal Super League Pekan 8: Persija Hadapi Ujian Berat Dewa United, Persib vs Isenmulang

Jadwal Super League Pekan 8: Persija Hadapi Ujian Berat Dewa United, Persib vs Isenmulang

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus

Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Tayang 5 November, Keira Knightley Kembali Jadi Spy di Black Doves Season 2

Tayang 5 November, Keira Knightley Kembali Jadi Spy di Black Doves Season 2

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Kemampuan Multibahasa GenZ: Gaul & Fasih Bahasa Asing Tanpa Lupa Bahasa Ibu

Kemampuan Multibahasa GenZ: Gaul & Fasih Bahasa Asing Tanpa Lupa Bahasa Ibu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:17 WIB

×