Sudah Teredukasi, Kesadaran Asuransi Otomotif Masih Perlu Dipupuk

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 22 Agustus 2019 | 06:33 WIB
Sudah Teredukasi, Kesadaran Asuransi Otomotif Masih Perlu Dipupuk
Ilustrasi berbagai polis asuransi [Shutterstock].

Suara.com - Gunawan Salim, Chief Marketing Officer – Retail Business Asuransi Astra menyatakan bahwa pengertian masyarakat Indonesia terhadap asuransi otomotif adalah cukup bagus. Dalam artian sudah teredukasi. Namun soal kesadaran berasuransi di bidang ini masih perlu dipupuk.

"Soal pengertian asuransi otomotif, semakin hari semakin banyak yang sudah teredukasi. Kami sendiri dari pihak penyedia jasa asuransi, termasuk bidang otomotif,  juga senantiasa melakukan langkah-langkah edukasi ini," paparnya dalam Media Gathering Asuransi Astra yang berlangsung di Hotel Adimulia, Medan beberapa saat lalu.

Ilustrasi mobil bekas (Shutterstock).
Ilustrasi deretan mobil siap diasuransikan (Shutterstock).

"Akan tetapi bicara soal kesediaan untuk mendaftarkan kendaraan milik mereka agar dicover asuransi masih perlu langkah-langkah pendukung lain," imbuhnya.

Hal ini, antara lain, disebabkan dari kebiasaan pada konsumen saat memiliki kendaraan baru.

"Ada dari mereka yang langsung memilih untuk berasuransi, karena saat pembelian mobil baru sudah diarahkan oleh pihak penjual produk. Bisa juga karena barang yang dibeli sudah termasuk cakupan asuransi," ujar Rudy Chen, Chief Executive Officer (CEO) Asuransi Astra.

"Dan ada pula yang masih menimbang-nimbang, karena pemikiran: apakah perlu atau tidak, mengingat mobil saya tak akan digunakan setiap hari, namun sesekali saja," imbuh Gunawan Salim mencontohkan.

Ia sendiri langkah mengisahkan, betapa seorang temannya sendiri pernah menanyakan hal senada, apakah asuransi mobil tetap diperlukan bila kendaraan tidak diajak mengaspal setiap hari.

"Jawaban saya tetap perlu, karena namanya kejadian, atau peristiwa bisa terjadi begitu saja tanpa pemberitahuan sebelumnya. Seperti mobil yang disimpan terus atau menjadi penghuni tetap garasi, tetap saja berisiko rusak meski telah dilakukan langkah-langkah perawatan," ujar Gunawan Salim lagi.

Untuk itu, langkah preventif, salah satunya dengan mengikutsertakan si kendaraan baru dalam asuransi sangatlah diperlukan. Baik lewat pemahaman pribadi, dengan perantara pihak layanan jasa asuransi yang memberikan edukasi secara online maupun offline, sampai kehadiran sosok yang berpengaruh seperti sahabat atau teman dekat dengan pernyataan testimoni atau ajakan.

baca juga

Disebut terakhir ini, dalam bahasa Jawa disebut sebagai "getok tular" atau words of mouth, yang dirasa cukup efektif untuk memberikan edukasi atau mendukung langkah-langkah berkesadaran ikut serta dalam asuransi otomotif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asuransi Astra: CSR Bertujuan Pelihara Branding, Namun Visinya Begini

Asuransi Astra: CSR Bertujuan Pelihara Branding, Namun Visinya Begini

Otomotif | Selasa, 20 Agustus 2019 | 07:00 WIB

Gelar CSR di Medan, Asuransi Astra Ajak Mengecat Dinding Sekolah

Gelar CSR di Medan, Asuransi Astra Ajak Mengecat Dinding Sekolah

Otomotif | Senin, 19 Agustus 2019 | 16:38 WIB

Catat: Ini Daftar Mobil Baru dan Konsep di GIIAS 2019

Catat: Ini Daftar Mobil Baru dan Konsep di GIIAS 2019

Otomotif | Minggu, 21 Juli 2019 | 08:00 WIB

Terkini

Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen

Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia

Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:00 WIB

Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar

Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian

Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional

Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini

Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:05 WIB

Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?

Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:00 WIB

Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran

Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:43 WIB

Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya

Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:59 WIB

Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden

Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:19 WIB

×