Produk Suzuki Diminati Negara Tetangga, Perusahaan Jadi Nominator

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 30 Agustus 2019 | 10:57 WIB
Produk Suzuki Diminati Negara Tetangga, Perusahaan Jadi Nominator
Suzuki Karimun Wagon R dipamerkan di arena GIIAS 2019, BSD, Tangerang Selatan, Banten pada 18 Juli 2019. [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Suara.com - Suzuki Indonesia berhasil mengapalkan 37.295 unit mobil sepanjang Januari - Juli 2019. Disimak dari segi kuantitas, ternyata All New Ertiga mendominasi dek kapal dengan jumlah sebanyak 14.865 unit.

Berdasarkan data total ekspor yang didapat dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), All New Ertiga yang diekspor secara utuh (Completely Built Up atau CBU) berjumlah 12.945 unit, sedangkan yang diekspor secara terurai (Completely Knocked Down atau CKD) adalah sebanyak 1.920 unit.

Suzuki Carry Pick Up dimodifikasi dalam ajang GIIAS 2019, Tangerang, Jumat (26/7/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta]
Suzuki Carry Pick Up dimodifikasi dalam ajang GIIAS 2019, Tangerang, Jumat (26/7/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta]

Produk lain yang juga menopang ekspor Suzuki Indonesia adalah Suzuki APV, dalam kondisi CBU sebanyak 3.740 unit. Karimun Wagon R juga menuai hasil positif dengan angka ekspor sebanyak 17.616 unit dalam kondisi CKD.

Suzuki New Carry yang baru diluncurkan Suzuki Indonesia juga menjadi produk sasaran ekspor. Walapun jumlahnya masih sedikit, mobil andalan Suzuki untuk segmen niaga ini siap diekspor ke 100 negara.

"Carry tujuan ekspornya menjadi 100 negara. Ada tambahan 45 negara," kata Donny Saputra, Marketing Director 4-Wheel PT SIS, di Cirebon, baru-baru ini.

Untuk kawasan Asia, produk-produk andalan Suzuki dikirim ke beberapa negara seperti Jepang, Thailand, Filipina, Vietnam, Brunei Darussalam. Lantas Amerika Latin ada Bolivia, Peru, Chile, Kolombia, serta Uruguay. Sementara wilayah Amerika Tengah ada Meksiko, Panama, Haiti, dan Costa Rica.

Sebagai catatan, pada 14 Agustus 2019, PT SIS menerima apresiasi dari Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, sebagai nominator Non Mitra Utama (MITA) Non Authorized Economic Operator (AEO) terbaik karena patuh administrasi.

Selain patuh administrasi, Suzuki juga dinilai memiliki dwelling time (waktu tinggal) yang singkat dan memenuhi ketentuan waktu yang ditetapkan oleh pemerintah.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini, Cara Mengirit Bahan Bakar Buat Suzuki Ertiga!

Begini, Cara Mengirit Bahan Bakar Buat Suzuki Ertiga!

Otomotif | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 09:50 WIB

Top 5 Otomotif Hari Ini: Adu Mobil Favorit Sean Ahok dan Hotman Paris

Top 5 Otomotif Hari Ini: Adu Mobil Favorit Sean Ahok dan Hotman Paris

Otomotif | Kamis, 29 Agustus 2019 | 21:30 WIB

Wah, XL7 Akan Jadi Mobil Produk Baru dari Suzuki?

Wah, XL7 Akan Jadi Mobil Produk Baru dari Suzuki?

Otomotif | Kamis, 29 Agustus 2019 | 14:35 WIB

Terkini

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 17:56 WIB

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Video | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:53 WIB

Usul Jadwal Pemilu Dipisah, Golkar: Biar Hasil Pileg Jadi 'Tiket' Pilpres

Usul Jadwal Pemilu Dipisah, Golkar: Biar Hasil Pileg Jadi 'Tiket' Pilpres

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:51 WIB

Hyundai Hibahkan Sembilan Mobil Pelatihan untuk Fasilitas Praktik SMK Dukung Pendidikan Vokasi

Hyundai Hibahkan Sembilan Mobil Pelatihan untuk Fasilitas Praktik SMK Dukung Pendidikan Vokasi

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 17:50 WIB

Viral Video Ustad Dasad Latif Sindir Keras Buku Islam Ala Prabowo: Penjilat Muka Tikus

Viral Video Ustad Dasad Latif Sindir Keras Buku Islam Ala Prabowo: Penjilat Muka Tikus

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 17:49 WIB

BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan

BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 17:49 WIB

Menjulang 23 Meter, Patung Oputa Yi Koo Jadi Ikon Baru Baubau

Menjulang 23 Meter, Patung Oputa Yi Koo Jadi Ikon Baru Baubau

Foto | Rabu, 23 September 2026 | 17:47 WIB

Gus Ipul Pesan kepada Wali Asuh dan Wali Asrama: Jalankan Tugas dengan Hati

Gus Ipul Pesan kepada Wali Asuh dan Wali Asrama: Jalankan Tugas dengan Hati

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:45 WIB

×