Niat Pecahkan Rekor Sendiri, Jessi Combs Ucapkan Selamat Tinggal Dunia

RR Ukirsari Manggalani
Niat Pecahkan Rekor Sendiri, Jessi Combs Ucapkan Selamat Tinggal Dunia
Jessi Combs saat menjajal McLaren supercar di Selandia Baru, sekitar 2015 [Instagram: the jessicombs]

Pemegang gelar rekor dunia women's land speed record asal Amerika Serikat, Jessi Combs wafat saat akan pecahkan rekor sendiri.

Suara.com - Sebagai pemegang rekor ekstrem: perempuan tercepat di dunia kategori jet darat supersonik, Jessi Combs membuat bangga kaumnya, sekaligus disegani kaum lelaki. Reputasinya yang paling diingat para penyuka otomotif adalah melejit bersama North American Eagle (NaE) Supersonic Speed Challenger.

Berlokasi di Gurun Alvord pada 9 Oktober 2013, ia merengkuh rekor perempuan tercepat di dunia dengan kecepatan 632 km per jam, serta kecepatan puncak atau top speed tembus 709 km per jam.

Jessi combs di  balik jet darat tanpa sayap, NaE Supersonic Speed Challenger di Gurun Alvord [YouTube: Midco Sport Magazine].
Jessi Combs di balik jet darat tanpa sayap, NaE Supersonic Speed Challenger di Gurun Alvord [YouTube: Midco Sport Magazine].

Dengan reputasi tadi, ia memecahkan rekor kecepatan di darat 496,492 km per jam yang dicetak Lee Breedlove bersama Spirit of America - Sonic 1 pada 1965.

Lantas, pada 7 September 2016, Jessi Combs melakukan pemecahan rekor dengan mengukir hasil kecepatan baru, yaitu 768,61 km per jam menggunakan andalan Other American Eagle.

Sayangnya, saat bersiap memecahkan rekor terbaru, Jessi Combs wafat di Gurun Alvord pada 27 Agustus 2019 atau tepat sebulan setelah ulang tahun ke-39, pada 27 Juli.

Seperti diwartakan oleh televisi ABC News, saat mempersiapkan jet daratnya, Jessi Combs mengunggah potret dirinya tengah berjalan ke arah tunggangannya itu. Ia menyatakan, "Orang menyebut saya gila, dan saya tanggapi dengan kalimat "terima kasih" (lengkap dengan emoticon senyum)."

Dalam kedukaan saat sheriff setempat memberikan pernyataan bahwa si tunggangan balap dan pilotnya mengalami nahas, dengan kondisi sang driver meninggal di lokasi, Terry Madden, kekasih Jessi Combs menyebutkan, "Dia tak pernah gagal."

"Bila kembali ke South Dakota, saya ingin menjadi builder moge custom." [Instagram: the jessicombs]
"Bila kembali ke South Dakota, saya ingin menjadi builder moge custom." [Instagram: the jessicombs]

Dan sang ibu, Nina Darrington, yang selalu hadir mendampingi serta membawa kamera agar bisa selalu memotret putrinya menyatakan bahwa siapapun yang mengenal Jessi Combs pasti tahu, betapa ia selalu mencoba sampai atas akhir dalam berprestasi.

Sejak kecil, seperti bisa dilihat lewat unggahannya di media sosial Instagram, Jessi Combs menaruh perhatian besar pada dunia otomotif, khususnya roda empat. Salah satu foto terkerennya adalah ketika berusia kurang dari 10 tahun dan duduk di pangkuan sang ayah, Jamie Combs, menyetir sebuah jip terbuka.

"Masih ingat benar apa yang dikatakannya, pandangi jalan itu dan teruslah melaju lurus. Bila cenderung serong tak sesuai jalur, luruskan lagi. Teruslah seperti itu," kurang lebih demikian tulisan Jessi Combs.

Saksikan kerennya Jessi Combs main off-road tanjak batu [Instagram: the jessicombs]
Saksikan kerennya Jessi Combs main off-road tanjak batu [Instagram: the jessicombs]

Ia menyelesaikan kuliah di WyoTech untuk mata kuliah yang sangat menggiurkan bagi pencinta otomotif, yaitu Collision/Refinishing, Chassis Fabrication, Street RodFabrication, and Trim/Upholstery, dan mengantongi gelar di bidang Custom Automotive Fabrication.

Kuliah dan sukses meraih gelar dari kampus tempatnya menuntut ilmu, Jessi Combs menunjukkan minat pula dengan membangun mobil. Lantas di dunia profesional, ia adalah Juara Nasional Kelas Ultra Spesifikasi, Ultra 4 pada 2014 bersama Falken Tire. Pada 2016, juga merebut posisi pertama di King of the Hammers bersama tim Savvy Off Road di EMC Modified Class.

Jessi Combs juga sukses sebagai public figure di televisi yang membuat karya The List: 1001 Car Things To Do Before You Die, di AOL Autoblog Show, sebuah seri yang memenangkan penghargaan untuk kategori seri petualangan berlatar otomotif. Kesukaannya akan dunia mofikasi juga diakomodasi sebagai pembawa acara All Girls Garage on Velocity, yang ditayangkan kurun 2011 - 2014. Di acara ini ia berbincang dan mengenalkan para perempuan modifikator mobil baru sampai klasik. Lainnya adalah acara tak kalah seru: Extreme 4x4.

Selamat jalan, Jessi Combs.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS