VW Putar Haluan, Dari Induk Merek Kondang Jadi Produsen KBL

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 16 September 2019 | 07:00 WIB
VW Putar Haluan, Dari Induk Merek Kondang Jadi Produsen KBL
Logo baru VW [AFP/Tobias Schwarz].

Suara.com - Sampai sekitar tiga tahun silam, nama Volkswagen atau VW tak ubahnya sebuah imperium otomotif karena perannya sebagai induk berbagai brand atau merek kenamaan dunia. Sebut saja antara lain Porsche, Lamborghini, Bentley, Bugatti, Ducati, Audi, Seat, Skoda, sampai Scania, dan MAN. Di luar merek Volkswagen sendiri.

Hanya dalam waktu satu tahun, di era kepemimpinan Ferdinand Piech (1993-2015), Volkswagen berhasil mengakuisisi merek mewah Lamborghini, Bentley, serta Bugatti.

CEO Volkswagen Group, Matthias Mueller berfoto di depan Sedric, konsep mobil swakemudi pertama perusahaan asal Jerman itu pada 6 Maret (AFP/Volkwagen Group).
Matthias Mueller, salah satu pebesar Volkswagen Group,  berfoto di depan Sedric, konsep mobil swakemudi pertama perusahaan ini [Dok. Volkswagen Group].

Kini, sebagaimana dikutip kantor berita Antara dari Reuters, Herbert Diess, Chief Executive Officer (CEO) Volkswagen menyebutkan bahwa pihaknya tidak perlu menambah brand lagi bagi imperium otomotif berkedudukan di Jerman ini. Volkswagen akan mengoptimalkan merek yang sudah ada serta memainkannya di segmen yang potensial di masa depan.

"Kami tidak membutuhkan lebih banyak merek. Kami bisa memanfaatkan segmen yang memiliki keuntungan besar di dunia dengan memanfaatkan merek kami yang sudah ada," jelas Herbert Diess, sebagaimana diberitakan oleh Reuters pada akhir pekan lalu (14/9/2019).

Pergeseran industri otomotif dari mekanisme mesin bakar internal atau combustion engine ke era Kendaraan Bermotor Listrik atau KBL dan mobil swakemudi atau otonom membuat berbagai perusahaan listrik mencari dana untuk riset dan pengembangan. Dan ada pula yang memilih jalur efisiensi agar bisa beralih ke mobil listrik.

Volkswagen memilih jalur efisiensi, berlawanan dengan langkah yang diambil FIAT Chrysler Automobiles (FCA) serta Renault yang menjalin kesepakatan bernilai miliaran dolar Amerika Serikat (AS) demi mengembangkan produk baru.

Volkswagen telah membelanjakan dana senilai 88,55 miliar dolar AS untuk pembelian sel baterai dan pengembangan mobil listrik. Mereka menjalin kemitraan dengan Ford demi menekan biaya produksi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bakal Dipasarkan 2020, Begini Harapan Produsen Nissan LEAF

Bakal Dipasarkan 2020, Begini Harapan Produsen Nissan LEAF

Otomotif | Senin, 16 September 2019 | 06:00 WIB

Ada Perpres, Toyota Bakal Revisi Harga Model Hybrid

Ada Perpres, Toyota Bakal Revisi Harga Model Hybrid

Otomotif | Sabtu, 14 September 2019 | 14:00 WIB

PLN Berikan Diskon 100 Persen Bagi Pemilik Mobil Listrik

PLN Berikan Diskon 100 Persen Bagi Pemilik Mobil Listrik

Otomotif | Jum'at, 13 September 2019 | 17:00 WIB

Terkini

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:49 WIB

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:31 WIB

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26 WIB

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil

Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:20 WIB

×