Ini 4 Kesalahan yang Kerap Dilakukan Pemotor Adventure Awam

Angga Roni Priambodo, Cesar Uji Tawakal

Rabu, 18 September 2019 | 15:00 WIB
Ini 4 Kesalahan yang Kerap Dilakukan Pemotor Adventure Awam
Suzuki V-Strom 250 dalam gelaran otomotif di Istanbul, Turki, tahun ini [Shutterstock]

Suara.com - Bagi pemotor yang gemar blusukan dan melintasi berbagai jenis medan, motor segmen Adventure kerap menjadi pilihan.

Namun bagi para pengguna pemula motor jenis tersebut wajib waspada. Hal ini dikarenakan kerapnya terjadi kesalahan yang dilakukan oleh para pemotor adventure awam. Apa saja?

Berikut 4 kesalahan paling kerap dilakukan oleh pengendara motor adventure pemula, dilansir dari Visordown.

1. Muatan berat

Kawasaki Versys 1000. [Morebikes]
Kawasaki Versys 1000 dengan box untuk membawa alat. [Morebikes]

Pengendara motor adventure mungkin merasa nyaman dengan motornya saat menempuh perjalanan jarak jauh. Namun hal tersebut bukan alasan untuk membawa banyak bawaan, seperti saat mudik lebaran misalnya.

Hal ini dikarenakan membawa beban ekstra bagi pengendara motor adventure, apalagi yang berkapasitas mesin besar, dapat memicu konsumsi bahan bakar yang boros. Untuk itu, bawa alat-alat penting saja.

2. Melihat terlalu dekat

Ilustrasi jalan seram. (Shutterstock)
Pastikan anda memantau semua objek di lintasan anda. (Shutterstock)

Jika anda sedang berada di medan offroad, pastikan anda memetakan jalan sejauh mungkin dengan penglihatan anda.

Jika ada 'rintangan' yang telat terdeteksi oleh penglihatan, pengendara berisiko terjatuh. Risiko tersebut semakin besar jika kendaraan yang anda gunakan bekapasitas mesin besar, yang mana artinya motor tersebut berat.

baca juga

3. Duduk terus

Ilustrasi motor Kawasaki Ninja. (Shutterstock)
Pastikan anda duduk dengan benar dan berdiri jika diperlukan. (Shutterstock)

Jika jalan bergelombang, tidak salahnya untuk mengendarai motor dalam kondisi berdiri. Hal ini bakal memudahkan anda mengendalikan motor.

4. Ban kempes

Ilustrasi ban motor. [Shutterstock]
Ilustrasi ban motor. [Shutterstock]

Bagi para pengendara motor trail atau motor balap, kerap mereka mengempiskan ban motor mereka sedikit untuk mengurangi tekanan ban.

Namun hal sebaliknya yang terjadi di motor adventure. Diperlukan tekanan angin optimal agar pelek motor tidak rusak saat menghantam jalan berbatu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Motor Mogok Saat Bawa Jenazah Bayinya, Pasutri Ini Diantar Petugas

Motor Mogok Saat Bawa Jenazah Bayinya, Pasutri Ini Diantar Petugas

Otomotif | Rabu, 18 September 2019 | 14:17 WIB

Toyota Tunggu Kepastian Pasarkan Prius Hybrid di Indonesia

Toyota Tunggu Kepastian Pasarkan Prius Hybrid di Indonesia

Otomotif | Rabu, 18 September 2019 | 12:00 WIB

Banyak Wilayah Diselimuti Asap, Begini Tips Aman Berkendara

Banyak Wilayah Diselimuti Asap, Begini Tips Aman Berkendara

Otomotif | Rabu, 18 September 2019 | 09:35 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×