Ini Keunggulan Nitrogen dibanding Angin Biasa Buat Isi Ban

Angga Roni Priambodo | Suara.com

Rabu, 25 September 2019 | 22:30 WIB
Ini Keunggulan Nitrogen dibanding Angin Biasa Buat Isi Ban
Ilustrasi ban mobil. [Shutterstock]

Suara.com - Pernah melihat tempat pengisian angin ban yang 'menjajakan' nitrogen? Kini, tempat pengisian nitrogen berkembang di berbagai kota di Indonesia.

Biasanya, ruang di samping Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sering disewa oleh pengusaha pengisian nitrogen tersebut.

Sebelum ngetren pengisian nitrogen untuk ban, masyarakat biasanya mengisi angin dengan udara biasa yang ditiupkan dari pompa kompresor.

Sebenarnya, apa yang bagus sih dari nitrogen dibandingkan isi angin biasa? Ini dia penjelasannya.

1. Angin biasa juga mengandung nitrogen?

Ilustrasi Ban Mobil. (pixabay.com)
Ilustrasi Ban Mobil. (pixabay.com)

Sudah bukan rahasia jika kandungan udara yang ada di Bumi terdiri dari 78 persen nitrogen, 21 persen oksigen, dan sisanya adalah gas lain. Jadi, bukankah sama saja mengisi angin biasa dan angin nitrogen? Tentu saja tidak. Dalam udara biasa juga terkandung zat-zat lain, misalnya karbon dioksida, uap air dan zat lainnya.

Zat-zat tersebut bisa menyebabkan karat pada pelek kendaraan, baik mobil maupun motor. Bahasa kerennya, nitrogen itu non-korosif. Walaupun cuma dalam kebanyakan kasus cuma bercak karat, soalnya pelek-pelek jaman sekarang tentunya sudah berstandar SNI sehingga mereka tentu dilapisi bahan-bahan tertentu agar awet.

2. Berat jenis ringan.

Ilsutrasi. (pexels.com/Quintin Gellar)
Ban yang 'enteng' performa optimal. (pexels.com/Quintin Gellar)

Apa yang bagus dari berat jenis yang ringan? Ya simpel, berat ban yang terisi nitrogen akan lebih ringan. Hal ini tentu akan berpengaruh pada laju kendaraan anda karena semakin berat ban, semakin terbebani kinerja mesin. Efek yang ditimbulkan oleh ban yang lebih berat adalah bahan bakar yang lebih boros, dan tentu saja kalah 'cepat'.

Walaupun masih banyak faktor lain yang mempengaruhi kecepatan, misalnya ukuran kubikasi mesin dan lain-lain, tapi tidak ada salahnya untuk meringankan kerja mesin agar lebih awet dan efisien. Lagian kalau ban jadi enteng, mau bermanuver juga lebih enak kok.

3. Jarang 'kempes'.

Cek tekanan ban. (motorcycle.com)
Cek tekanan ban. (motorcycle.com)

Bukannya tidak bisa kempes, tapi ban yang diisi dengan nitrogen berbeda dengan ban yang diisi angin biasa. Ban yang diisi angin biasa sering kali kempes sendiri, apalagi kalau jarang dipakai.

Ban yang berisi nitrogen lebih susah kempes, hal ini diakibatkan molekul nitrogen yang lebih besar sehingga molekulnya susah 'brojol', jarang kempes deh. Tapi kalau ban bocor itu beda cerita...

4. Bagus untuk pelek, bagus juga untuk ban.

Ilustrasi Ban Mobil. (pixabay.com)
Ban yang agak kempes cepat halus. (pixabay.com)

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, sifat non-korosif pada nitrogen membuat karet ban menjadi awet dan tidak cepat 'getas'.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Halte Kotor karena Coretan Cat Pendemo, Respons TransJakarta Bikin Takjub

Halte Kotor karena Coretan Cat Pendemo, Respons TransJakarta Bikin Takjub

Otomotif | Rabu, 25 September 2019 | 19:45 WIB

Nggak Main-main, Ini Efek Buruk Pakai Kapur Barus di Tangki Bensin

Nggak Main-main, Ini Efek Buruk Pakai Kapur Barus di Tangki Bensin

Otomotif | Rabu, 25 September 2019 | 12:19 WIB

Bawa Mobil Langka ke Kampus, Mahasiswa di Bandung Curi Perhatian

Bawa Mobil Langka ke Kampus, Mahasiswa di Bandung Curi Perhatian

Otomotif | Rabu, 25 September 2019 | 15:05 WIB

Terkini

Nasib Mobil China Berada di Ujung Tanduk Akibat Rencana Pemblokiran Total Negeri Paman Sam

Nasib Mobil China Berada di Ujung Tanduk Akibat Rencana Pemblokiran Total Negeri Paman Sam

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 21:05 WIB

Apakah Motor Listrik Bisa Melewati Banjir? Ini 5 Rekomendasi yang Aman

Apakah Motor Listrik Bisa Melewati Banjir? Ini 5 Rekomendasi yang Aman

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 20:58 WIB

Harga BBM Pertamina Tidak Jadi Naik, Apakah Shell, BP, Mobil, Vivo Ada Kenaikan?

Harga BBM Pertamina Tidak Jadi Naik, Apakah Shell, BP, Mobil, Vivo Ada Kenaikan?

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 20:51 WIB

Bikin Harga Motor Mahal, Fitur Keyless Punya Bahaya yang Wajib Anda Tahu

Bikin Harga Motor Mahal, Fitur Keyless Punya Bahaya yang Wajib Anda Tahu

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 20:50 WIB

7 Motor Listrik Jarak Tempuh Terjauh Harga Rp11 Jutaan, Sekali Ngecas Bisa Ngebut sampai 150 Km

7 Motor Listrik Jarak Tempuh Terjauh Harga Rp11 Jutaan, Sekali Ngecas Bisa Ngebut sampai 150 Km

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 20:47 WIB

Pertalite vs Pertamax: Mana yang Lebih Irit Buat Macet-macetan di Dalam Kota?

Pertalite vs Pertamax: Mana yang Lebih Irit Buat Macet-macetan di Dalam Kota?

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 20:35 WIB

Mahalnya Harga BBM, Warga Singapura Pilih Isi Bensin hingga ke Malaysia

Mahalnya Harga BBM, Warga Singapura Pilih Isi Bensin hingga ke Malaysia

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 20:25 WIB

Duel Kualitas BBM Shell vs Pertamina: Mana yang Lebih Irit dan Bikin Mesin Awet?

Duel Kualitas BBM Shell vs Pertamina: Mana yang Lebih Irit dan Bikin Mesin Awet?

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 19:54 WIB

Lupakan Mobil Baru, 7 Hatchback Bekas Rp100 Jutaan Ini Masih Keren dan 'Fun to Drive'!

Lupakan Mobil Baru, 7 Hatchback Bekas Rp100 Jutaan Ini Masih Keren dan 'Fun to Drive'!

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 19:42 WIB

Chery Tiggo Cross CSH Tiba-Tiba Terbakar di Tol, CSI Beri Penjelasan...

Chery Tiggo Cross CSH Tiba-Tiba Terbakar di Tol, CSI Beri Penjelasan...

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 18:35 WIB