Pembatasan Usia Truk, Solusi Persempit ODOL?

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 03 Oktober 2019 | 15:45 WIB
Pembatasan Usia Truk, Solusi Persempit ODOL?
Petugas mengevakuasi sejumlah kendaraan yang terlibat pada kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9/2019) [ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/wsj].

Suara.com - Masih ingat dengan peristiwa mengenaskan tabrakan beruntun di Tol Cipularang yang disebabkan oleh truk kebanyakan muatan. Truk Over Dimension Overload (ODOL) masih menjadi salah satu penyebab kecelakaan. Untuk itu pembatasan usia truk menjadi salah satu unsur yang perlu dilakukan.

Menanggapi hal ini, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi mengatakan, Indonesia saat ini belum mengenal pembatasan usia kendaraan.

Petugas Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jabar melakukan olah tkp kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (3/9). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]
Petugas Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jabar melakukan olah tkp kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (3/9). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]

"Sampai sekarang saat penyusunan UU No.22/2009 sudah ada rencana pembatasan usia kendaraan. Tapi karena kondisi ekonomi kita belum bagus tidak jadi dinormalkan," ujar Budi Setiyadi dalam diskusi Road To Zero-ODOL Trucks On The Road yang digelar Forum Wartawan Otomotif atau Forwot, di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2019).

Sedangkan dari sisi mengapa banyak truk yang overload yaitu terkait produktivitas. Operator atau perusahaan ingin hemat sehingga membawa barang melebihi kapasitas angkut.

"Oleh karena itu truk overload lebih banyak di jalan," ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan, Ernando Demily, Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia, dalam kasus truk ODOL mayoritas tujuan akhirnya adalah produktivitas. Produktivitas ini mereka lakukan dengan berbagai macam cara.

"Salah satunya adalah kompetisi dengan transporter yang punya armada baru dengan usia tua," kata Ernando Demily.

Lebih lanjut, Ernando Demily menjelaskan, kebanyakan truk lama sudah tidak ada sangkutan ke leasing. Sedangkan yang baru mereka masih harus memikirkan leasing dan sebagainya.

"Berbagai cara dilakukan akhirnya ODOL. Salah satu unsur untuk mempersempit adalah pembatasan usia kendaraan," timpal Ernando Demily.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Kena Amuk Massa, Bisakah Melakukan Klaim Asuransi?

Mobil Kena Amuk Massa, Bisakah Melakukan Klaim Asuransi?

Otomotif | Kamis, 03 Oktober 2019 | 08:00 WIB

Hindari Rem Blong, Perhatikan Hal Ini Saat Berkendara

Hindari Rem Blong, Perhatikan Hal Ini Saat Berkendara

Otomotif | Senin, 16 September 2019 | 13:00 WIB

Begini Kronologi Kecelakaan Maut Tol Cipularang Menurut Polisi

Begini Kronologi Kecelakaan Maut Tol Cipularang Menurut Polisi

News | Selasa, 03 September 2019 | 11:56 WIB

Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang  Ingatkan Lagi Pentingnya Asuransi

Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang Ingatkan Lagi Pentingnya Asuransi

Otomotif | Senin, 02 September 2019 | 18:25 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×