Peugeot Masih Berat Datangkan Motor Listrik ke Indonesia

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Peugeot Masih Berat Datangkan Motor Listrik ke Indonesia
Dua varian baru dan satu penyegaran dari line up Peugeot Django [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Untuk memboyong motor listrik ke Tanah Air, Peugeot menyebut ada syarat sangat berat. Apakah itu?

Suara.com - PT Peugeot Motorcycles Indonesia sepertinya masih berpikir keras untuk mendatangkan sepeda motor listrik ke Indonesia.

Satya Saptaputra , President Director PT Peugeot Motorcycles Indonesia mengatakan, bila melihat Peraturan Presiden No 55 tahun 2019 tentang aturan kendaraan listrik dinilai masih berat untuk Peugeot.

"Iya boleh CBU (Completely Built-Up, namun lokal konten tahun 2020 harus sudah 40 persen. Itu tantangan luar biasa, karena kalau tidak ada komponen lokal produsennya di sini bagaimana mau mencapai 40 persen," ujar Satya Saptaputra usai peluncuran Peugeot Django warna baru, di Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019).

Ia menambahkan, memang peraturanya terbuka, namun dengan syarat yang sangat berat. Bahkan 2024 sudah harus 60 persen, selanjutnya 2026 dua tahun kemudian harus 80 persen.

"Jadi komponennya harus benar-benar siap di Indonesia," timpal Satya Saptaputra.

Secara produk, produsen otomotif asal Prancis ini sebenarnya mengaku sudah siap. Bahkan produk motor listrik Peugeot sudah dipasarkan di Eropa.

"Kita ada tiga e-metropolis, 2.0, dan Ludix, itu waktu itu sudah diperkenalkan di EICMA," tutup Satya Saptaputra.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS