Prioritaskan Sektor Otomotif, Kemenristek Harapkan Integrasi Riset

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 11 November 2019 | 15:30 WIB
Prioritaskan Sektor Otomotif, Kemenristek Harapkan Integrasi Riset
Dua mobil listrik ciptaan mahasiswa ITS Surabaya [ANTARA Foto/M Risyal Hidayat].

Suara.com - Disebutkan oleh Kementerian Riset dan Teknologi atau Kemenristek bahwa pemerintah Indonesia bakal menjadikan penelitian serta inovasi di bidang otomotif dan kesehatan sebagai bagian prioritas riset nasional.

Dikutip dari kantor berita Antara, Bambang P.S Brodjonegoro, Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) atau Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) di Surabaya, pada Senin (11/11/2019) menyatakan, bahwa inovasi bidang otomotif serta kesehatan akan diprioritaskan.

"Jika sudah masuk prioritas riset nasional maka akan ada alokasi anggaran untuk mendukungnya," demikian papar Menristek.

Presiden Joko Widodo saat mengamati bagian mesin mobil listrik Ezzy II karya ITS. [Akun Twitter @jokowi/screenshot]
Presiden Joko Widodo saat mengamati bagian mesin mobil listrik Ezzy II karya ITS. [Akun Twitter @jokowi/screenshot]

Dengan demikian, pemerintah akan mulai mendorong serta melakukan konsultasi atau forum bersama sektor usaha. Karena, dunia usaha diharapkan bisa terjun langsung untuk melakukan perkembangan dua produk inovasi ini.

Tindak lanjut ke dunia usaha itu nantinya ditujukan bagi pengembangan mobil dan sepeda motor listrik, meliputi karya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk inovasi otomotif. Serta karya Universitas Airlangga (Unair) dengan temuan di bidang medis yaitu stem cell dan kapsul cangkang dari rumput laut, untuk inpvasi kesehatan.

Kemenristek selama lima tahun ke depan akan fokus pada integrasi riset penelitian serta inovasi sehingga anggaran juga bisa difokuskan serta tidak terpecah-pecah.

"Jadi, pertama kita fokus ke integrasi riset penelitian dan inovasi dulu. Kalau fokusnya banyak, anggaran jadi terpecah atau kecil," jelas Bambang P.S Brodjonegoro.

Selain itu, pihaknya juga mendorong ekosistem yang benar-benar melahirkan inovasi untuk bangsa Indonesia. Tujuannya, negara kita mampu menjadi negara maju pada 2045 dan bisa bersaing di level internasional.

"Walaupun masih lama, kita harus mengubah berbagai konsep termasuk konsep ekonomi kita," imbuhnya.

baca juga

Untuk konsep ekonomi masa depan, Indonesia harus mengubah sistem dari "efficiency-driven economy" atau ekonomi berbasis efisiensi ke "innovation-driven economy" atau ekonomi berbasis inovasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengembangan KBL, Bidang Otomotif Masuk Prioritas Riset

Pengembangan KBL, Bidang Otomotif Masuk Prioritas Riset

Otomotif | Minggu, 10 November 2019 | 20:00 WIB

Mantap, Indonesia Kembangkan Materi Alternatif untuk Baterai KBL

Mantap, Indonesia Kembangkan Materi Alternatif untuk Baterai KBL

Otomotif | Kamis, 07 November 2019 | 09:00 WIB

Untuk Ekosistem KBL, Menristek Sebut Motor Listrik Perlu Hal Ini

Untuk Ekosistem KBL, Menristek Sebut Motor Listrik Perlu Hal Ini

Otomotif | Jum'at, 01 November 2019 | 07:00 WIB

Terkini

Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat

Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:37 WIB

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Malam Ini: Tim Merah Putih di Atas Malaysia

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Malam Ini: Tim Merah Putih di Atas Malaysia

Sport | Senin, 21 September 2026 | 22:26 WIB

Kapolri Buka Jalan Polwan Jadi Pemimpin Tertinggi, Boni Hargens: Terobosan Paradigmatik

Kapolri Buka Jalan Polwan Jadi Pemimpin Tertinggi, Boni Hargens: Terobosan Paradigmatik

News | Senin, 21 September 2026 | 22:25 WIB

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

News | Senin, 21 September 2026 | 22:23 WIB

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:22 WIB

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:20 WIB

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:19 WIB

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

News | Senin, 21 September 2026 | 22:17 WIB

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Banten | Senin, 21 September 2026 | 22:14 WIB

×