Bos Honda Sebut Mobil Listrik Akan Jadi Model Yang Kurang Diminati

Iwan Supriyatna | Manuel Jeghesta Nainggolan
Bos Honda Sebut Mobil Listrik Akan Jadi Model Yang Kurang Diminati
Honda memperkenalkan mobil listrik mereka dalam pameran di 64th Internationale Automobil Ausstellung (IAA), Frankfurt, Jerman, 25 September 2011. [Shutterstock]

Trend kendaraan listrik menjadi hal yang tidak bisa terelakan bagi para produsen otomotif.

Suara.com - Trend kendaraan listrik menjadi hal yang tidak bisa terelakan bagi para produsen otomotif. Saat ini hampir seluruh produsen otomotif dunia berlomba untuk menghadirkan kendaraan listrik mulai dari hybrid, PHEV dan full listrik.

Namun ditengah gencarnya pengembangan kendaraan ramah lingkungan tersebut, model full listrik diprediksi akan menjadi kendaraan yang kurang diminati.

Menurut bos Honda Takahiro Hachigo, perkembangan di masa mendatang model yang akan populer adalah model hybrid bukan full listrik.

"Saya kira konsumen lebih suka tidak membeli kendaraan full listrik karena manfaatnya tidak mengesampingkan kerugian," kata Takahiro Hachigo, dikutip dari Autoevolution.

Takahiro menambahkan, hal ini juga turut diterapkan pada rencana model Honda di masa depan. Jajaran produk hybrid akan lebih diperkuat ketimbang model full listrik ataupun PHEV.

"Model ini (hybrid) akan menjadi pilihan terbaik bagi konsumen karena kendaraan memiliki emisi rendah dan konsumsi bahan bakar rendah," timpal Takahiro.

Untuk itu, Takahiro mengaku pihaknya tidak yakin bila akan ada peningkatan penjualan untuk kendaraan full listrik di masa datang. Karena pilihan hybrid jauh lebih memungkinkan dan terjangkau bagi konsumen.

Karenanya dengan kondisi dan pilihan tersebut Takahiro tidak yakin akan adanya peningkatan penjualan mobil full listrik di masa mendatang. Karena pilihan hybrid jauh lebih memungkinkan bagi konsumen.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS