Motor Listrik Karya Anak Bangsa Siap Dipopulerkan di Sumatera Barat

RR Ukirsari Manggalani
Motor Listrik Karya Anak Bangsa Siap Dipopulerkan di Sumatera Barat
Presiden menjajal motor listrik buatan dalam negeri 'Gesits' seusai melakukan audiensi dengan pihak-pihak yang terkait produksi di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/11/2018) [ANTARA FOTO/Wahyu Putro A].

Menyongsong era KBL, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengimbau warganya gunakan produk karya anak bangsa.

Suara.com - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit meminta jajaran pemerintah daerah dan pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mengutamakan pemakaian Kendaraan Bermotor Listrik (KBL), khususnya sepeda motor listrik. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.

"Berdasarkan peraturan pemerintah pusat yang mendorong masyarakat untuk memakai produk dalam negeri. Salah satunya motor listrik yang merupakan karya anak bangsa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya," demikian papar Nasrul Abit di Padang, Minggu (24/11/2019).

Untuk pelaksanaannya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sendiri akan memberikan contoh utama bagi masyarakat untuk memakai produk KBL. Yaitu dengan memakai sepeda motor listrik.

Ditambahkannya pula, bahwa masyarakat Sumatera Barat agar bisa memprioritaskan produk KBL karena lebih praktis, lebih irit, ramah lingkungan, tidak memakai oli, tanpa asap, tanpa bising dan tentunya juga tidak memakai Bahan Bakar Minyak (BBM). Juga lebih efisien dari segi biaya pemakaian.

Sebagai pendukung, Nasrul Abit juga meminta Perusahaan Listrik Negara atau PLN supaya menyediakan penambahan tempat-tempat pengisian charge baterai motor listrik, sehingga masyarakat yang keluar kota bisa berhenti di beberapa tempat.

Hadison, salah seorang warga Kota Padang menerima dengan baik soal peraturan pemerintah yang mengajak masyarakat untuk menggunakan sepeda motor listrik atau jenisd ari KBL itu.

"Ajakan pemerintah sangat bagus, artinya tidak ada lagi polusi udara, suara bising di jalan raya dan tentunya lebih hemat," demikian alasannya.

Sebagai warga, ia juga mengamati bahwa sebetulnya sumber tenaga listrik di Sumatera Barat banyak. Namun masih banyak yang belum dimanfaatkan seperti pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

"Saya berharap dengan adanya peraturan ini sumber tenaga listrik bisa dipakai lagi dan tentunya hidup lebih hemat," tukas Hadison.

Selaon ingin membeli produk KBL bila reeki mengizinkan, Hadison berharap agar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan pihak terkait memfasilitasi dan menyosialisasikan produk motor listrik ini lebih intens kepada seluruh lapisan masyarakat.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS