Array

Pengisian Ulang Baterai LEAF, Nissan Andalkan PLN dan Mitsubishi

Senin, 09 Desember 2019 | 08:05 WIB
Pengisian Ulang Baterai LEAF, Nissan Andalkan PLN dan Mitsubishi
Nissan Note e-power dan Nissan LEAF dalam sebuah pameran otomotif di Thailand. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Kabar bahwa Nissan LEAF (Leading, Environmentally Friendly, Affordable, Family Car) akhirnya siap melantai di pasar otomotif nasional bisa disambut hangat. Pasalnya, opsi calon penumpang untuk Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) semakin besar.

Hanya perlu digarisbawahi, peminat atau calon konsumen KBL di Indonesia masih kerap bertanya-tanya soal infrastruktur pendukung. Yaitu soal pengisian ulang baterai sebagai sumber daya si mobil. Utamanya fasilitas fast charging yang mampu memberikan suplai daya dalam waktu cepat.

Dikutip dari kantor berita Antara, Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia (NMI), Isao Sekiguchi, saat ini pihaknya tengah mempelajari agar dua produk KBL perusahaannya, yaitu Nissan LEAF dan Note e-Power bisa beroperasi secara optimal bersama dengan infrastruktur penunjang, berupa charging station atau stasiun pengisian daya.

"Kami terus berkomunikasi dengan pemerintah terkait dukungan untuk (infrastruktur) kendaraan listrik, salah satunya dengan PT PLN," papar Isao Sekiguchi beberapa waktu lalu di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Selain itu, menggunakan fasilitas pengisian daya milik Mitsubishi yang telah didirikan di Jabodetabek pada November 2019.

"Untuk LEAF misalnya, secara teknis bisa menggunakan charging station milik Mitsubishi," papar Presiden Direktur PT NMI, Isao Sekiguchi.

"Namun kami akan terus melakukan studi untuk turut membangun pengisian daya di sejumlah tempat," lanjutnya.

Dan sebagai catatan, kemudahan pengisian baterai produk KBL Nissan di charging station Mitsubishi yang antara lain ditempatkan di mall kawasan Senayan, Jakarta juga dimungkinkan karena adanya aliansi. Sebuah kemitraan antara Mitsubishi, Nissan, dan Renault hasil pemikiran Carlos Ghosn.

Sehingga ketiga perusahaan otomotif dari Asia dan Eropa itu bisa berbagi platform, termasuk fasilitas pengisian daya baterai KBL.

Baca Juga: Pemetaan Kawasan Sains dan Teknologi, Ini Lokasi Bidang Otomotif

Selain itu, ada bocoran tak kalah menarik yang disampaikan Isao Sekiguchi saat dijumpai di Balikpapan.

"Kami juga tertarik untuk melakukan studi tentang kendaraan listrik yang bisa mengisi ulang sendiri baterainya, tanpa harus ke charging station," tandasnya, sembari menambahkan Nissan Note e-Power adalah model yang tepat bagi pengembangan itu.

"Teknonolgi ini bisa menjadi transisi dan media edukasi bagi masyarakat, sebelum pada akhirnya mereka beralih ke kendaraan listrik murni secara penuh," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI