Duh, Honda Berencana Hentikan Produksi Jazz

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Duh, Honda Berencana Hentikan Produksi Jazz
Honda Jazz. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Di negara ini, penjualan city car cukup suram. Sehingga Honda Jazz pun terkena imbasnya.

Suara.com - Honda dikabarkan segera menghentikan penjualan Jazz dalam waktu dekat di Australia. Hal ini menyusul terus merosotnya angka penjualan city car itu di Negeri Kanguru.

"Ini adalah masalah bisnis di mana mobil jenis city car kurang mempunyai kontribusi yang baik. Memang tidak mudah, namun kami sangat sadar akan hal itu," ungkap Direktur Honda Australia, Stephen Collins, seperti dikutip dari Caradvice.

Dia menambahkan, untuk saat ini Honda Jazz masih akan dipasarkan sampai akhir 2019. Namun penjualan hanya untuk menghabiskan stok unit tersisa.

Honda Jazz. (Facebook/Off Road Central)
Honda Jazz.  Sebagai ilustrasi modifikasi (Facebook/Off Road Central)

Sejauh ini, angka penjualan city car di Australia hanya berkontribusi enam persen dari total penjualan pasar otomotif. Bahkan tahun ini penjualan segmen mobil perkotaan menurun hingga 16,9 persen.

Honda Jazz yang dipasarkan di Australia serupa dengan yang dijual di Indonesia. Mobil ini memiliki siluet bodi yang melengkung halus dengan lekukan tegas di samping.

Tenaganya mengandalkan mesin 1.497 cc i-VTEC SOHC 4-silinder yang menghasilkan 120 daya kuda dan torsi mencapai 145 Nm.

Di Australia, Honda Jazz hadir dalam tiga varian dengan harga Rp 144,6 juta sampai Rp 164 juta. Sementara di Indonesia dijual dengan harga Rp 244,8 juta - Rp 286 juta.

Sebagai informasi, penurunan penjualan sebenarnya tidak hanya dirasakan oleh Honda Jazz. Dua produk kompetitor seperti Hyundai Accent dan Mazda 2 juga mengalami hal serupa.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS