Jalan Layang Japek II Bergelombang Masih Aman Dilalui, Namun?

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Kamis, 19 Desember 2019 | 19:00 WIB
Jalan Layang Japek II Bergelombang Masih Aman Dilalui, Namun?
Kendaraan petugas pemelihara tol melintas di atas jalan Tol layang Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/12/2019). [ANTARA Foto/Risky Andrianto]

Suara.com - Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 sudah di depan mata. Bagi mudikers atau pemudik yang menggunakan mobil pribadi, berikut wacana soal Jalan tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) atau Japek Layang yang sudah dioperasikan pada Minggu (15/12/2019).

Tol khusus kendaraan pribadi golongan I ini digratiskan hingga tahun baru 2020. Namun struktur jalan yang bergelombang sejauh ini masih menjadi perdebatan.

Seberapa amankah jalur ini terhadap keselamatan mengemudi?

Jusri Pulubuhu, Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) mengatakan, aturan-aturan yang ditetapkan dalam membuat jalan layang tentunya sudah melalui suatu proses pertimbangan yang diperhitungkan. Semuanya sudah berorientasi pada aspek keselamatan.

Ilustrasi mengemudi [Shutterstock].
Ilustrasi mengemudi [Shutterstock].

"Artinya dalam bahasa sederhana sudah diperhitungkan pafa faktor yang mengarah keselamatan," ujar Jusri saat dihubungi Suara.com, Kamis (19/12/2019).

Oleh karena itu, tambah Jusri Pulubuhu, jika berkendara sesuai dengan aturan-aturan yang ada maka itu akan aman dengan segala kondisinya. Misalnya akan terjadi bumpy atau tiba-tiba ditemukan genangan air.

Lebih jauh, Jusri Pulubuhu memaparkan, dirinya sudah mencoba melintasi jalan layang itu. Dengan kecepatan maksimal 80 km per jam dan melakukan beberapa metode pengujian. Semua masih dalam batas aman.

"Hanya, jalur dari Cikunir menuju Karawang lebih bergelombang ketimbang arah sebaliknya," kata Jusri Pulubuhu.

Jusri Pulubuhu juga mengaskan bila jalan layang yang terlihat di gambar tidak separah ketika dirasakan. Memang ada tanjakan dan turunan, tapi tidak signifikan. Bukan berarti mobil akan terbanting.

"Tapi yang perlu menjadi catatan rambu peringatan perlu di perbesar. Karena ketika pengemudi melaju dalam kecepatan 80km per jam itu peringatan tidak begitu terlihat," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudik Nataru 2020: Tips di Jalan Bergelombang - Angin Kencang Tol Japek II

Mudik Nataru 2020: Tips di Jalan Bergelombang - Angin Kencang Tol Japek II

Otomotif | Kamis, 19 Desember 2019 | 13:10 WIB

5 Tips Hadapi Banjir. Nomor 2 Penting: Pantang Nyalakan Lampu Hazard

5 Tips Hadapi Banjir. Nomor 2 Penting: Pantang Nyalakan Lampu Hazard

Otomotif | Selasa, 17 Desember 2019 | 18:00 WIB

Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Kurangi Kepadatan 40 Persen

Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Kurangi Kepadatan 40 Persen

News | Minggu, 15 Desember 2019 | 10:23 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Ban untuk Motor Listrik dengan Harga Terjangkau

5 Rekomendasi Ban untuk Motor Listrik dengan Harga Terjangkau

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 17:25 WIB

Hyundai Nekat Tantang Dominasi Mobil Listrik China Lewat Lini IONIQ Terbaru

Hyundai Nekat Tantang Dominasi Mobil Listrik China Lewat Lini IONIQ Terbaru

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 17:10 WIB

Motor Sekelas NMax dan PCX tapi Perawatan Nggak Ribet? Intip Motor MAKA Cavalry Lengkap dengan Harga

Motor Sekelas NMax dan PCX tapi Perawatan Nggak Ribet? Intip Motor MAKA Cavalry Lengkap dengan Harga

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 16:46 WIB

Setang Lebar Honda Vario 125 Street Bikin Manuver Makin Lincah di Kemacetan, Segini Harganya

Setang Lebar Honda Vario 125 Street Bikin Manuver Makin Lincah di Kemacetan, Segini Harganya

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 16:45 WIB

5 Keunggulan Gran Max Bekas: Layakkah Jadi Mobil Keluarga?

5 Keunggulan Gran Max Bekas: Layakkah Jadi Mobil Keluarga?

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 16:30 WIB

Inikah Honda PCX Facelift Terbaru? Lebih Macho dan Punya Fitur Dash Cam Bawaan

Inikah Honda PCX Facelift Terbaru? Lebih Macho dan Punya Fitur Dash Cam Bawaan

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB

KPK Siap Usut Tuntas Alasan BGN Menangkan Vendor Minim Dealer untuk Motor Listrik Emmo

KPK Siap Usut Tuntas Alasan BGN Menangkan Vendor Minim Dealer untuk Motor Listrik Emmo

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 15:18 WIB

Bos Ford Curigai Kamera Mobil China Jadi Alat Spionase Penghancur Negara

Bos Ford Curigai Kamera Mobil China Jadi Alat Spionase Penghancur Negara

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Pesona Danau Toba dan Samosir Jadi Pembuka Etape Perdana MAXI Tour Boemi Nusantara 2026

Pesona Danau Toba dan Samosir Jadi Pembuka Etape Perdana MAXI Tour Boemi Nusantara 2026

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB

Ironi LCGC: Penjualan Anjlok 29 Persen di Kuartal Pertama 2026, Daya Tarik Mulai Memudar?

Ironi LCGC: Penjualan Anjlok 29 Persen di Kuartal Pertama 2026, Daya Tarik Mulai Memudar?

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 13:20 WIB