Wabah Coronavirus, Honda Berniat Mengungsikan Staf

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 29 Januari 2020 | 09:00 WIB
Wabah Coronavirus, Honda Berniat Mengungsikan Staf
Orang-orang yang memakai masker wajah saat membeli makanan di pasar, Wuhan, China, Minggu (26/1/2020). [AFP/Hector Retamal].

Suara.com - Peristiwa merebaknya wabah Coronavirus dari Kota Wuhan di Provinsi Hubei, China membawa pengaruh besar terhadap kondisi ekonomi. Termasuk sektor otomotif dunia, antara lain Jepang. Pasalnya, beberapa pabrikan mobil mereka berlokasi di kota itu. Antara lain milik Honda Motor Corporation.

Dikutip dari kantor berita Antara, Menteri Ekonomi Jepang, Yasutoshi Nishimura pada Selasa (28/1/2020) memperingatkan bahwa keuntungan perusahaan dan produksi pabrik mungkin mendapatkan pukulan dari wabah Coronavirus yang telah mengguncang pasar global.

Honda City Facelift (Honda Thailand)
Honda City . Sebagai ilustrasi produk Honda [Honda Thailand].

"Ada kekhawatiran mengenai dampak terhadap ekonomi global dari penyebaran infeksi virus di China, terjadi gangguan transportasi, pembatalan kelompok-kelompok wisatawan China serta libur Hari Raya Imlek diperpanjang," demikian jelas Yasutoshi Nishimura dalam konferensi pers setelah pertemuan kabinet reguler.

"Jika situasi ini berlangsung lama, kami khawatir bakal merusak ekspor, produksi, serta keuntungan perusahaan Jepang sebagai dampak dari konsumsi dan produksi China," lanjutnya.

Sebagai contoh, perusahaan otomotif Honda Motor Corporation atau Honda Motor Corp yang memiliki tiga pabrik di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei serta pusat penyebaran Coronavirus berencana untuk mengevakuasi beberapa staf.

Dan diketahui, China adalah tujuan ekspor terbesar kedua dari Jepang. Selain pembuat mobil, pengecer juga menjadi sangat tergantung pada China di tengah pertumbuhan ekonomi Jepang yang lambat serta kondisi demografi yang menyusut.

Saat ini, Jepang, utamanya Kota Tokyo tengah bersiap menjadi tuan rumah Olimpiade 2020 yang akan berlangsung di musim panas nanti, antara Juli hingga Agustus.

Tak sebatas wisatawan dari China saat ini menyusut jumlahnya untuk datang ke Jepang, namun beberapa pemilik mall atau department store juga mengkhawatirkan bahwa pembeli dari negeri sendiri pun akan takut bepergian ke luar rumah karena Coronavirus.

Ekonom di SMBC Nikko Securities bahkan memperkirakan jika larangan yang diberlakukan China pada wisata berkelompok ke luar negeri berlangsung enam bulan lagi, bakal merugikan pertumbuhan ekonomi Jepang sebesar 0,05 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren, Bahan Bakar Mobil sampai Obor Olimpiade 2020 Serba Hidrogen

Keren, Bahan Bakar Mobil sampai Obor Olimpiade 2020 Serba Hidrogen

Otomotif | Selasa, 28 Januari 2020 | 11:15 WIB

Coronavirus Merebak, Ayo Lakukan Tindak Preventif pada Mobil

Coronavirus Merebak, Ayo Lakukan Tindak Preventif pada Mobil

Otomotif | Senin, 27 Januari 2020 | 17:00 WIB

Honda dan Isuzu Kerja Sama Kembangkan Truk Bahan Bakar Hidrogen

Honda dan Isuzu Kerja Sama Kembangkan Truk Bahan Bakar Hidrogen

Otomotif | Jum'at, 17 Januari 2020 | 12:14 WIB

Terkini

Ini Bahaya Telur Mentah untuk Bayi, Nenek Wajib Tahu!

Ini Bahaya Telur Mentah untuk Bayi, Nenek Wajib Tahu!

Sumut | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Kabar Rudy Mas'ud ke Singapura saat Kaltim Dilanda Kabut Asap, Pemprov Minta Maaf

Kabar Rudy Mas'ud ke Singapura saat Kaltim Dilanda Kabut Asap, Pemprov Minta Maaf

Kaltim | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Bayi Demam 38 Derajat, Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua?

Bayi Demam 38 Derajat, Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua?

Sumut | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Langganan Instagram Eksklusif Syifa Hadju Bayar Berapa? Isi Kontennya Jadi Sorotan

Langganan Instagram Eksklusif Syifa Hadju Bayar Berapa? Isi Kontennya Jadi Sorotan

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Call of Duty: Modern Warfare 4 Siapkan DMZ yang Jauh Lebih Ambisius

Call of Duty: Modern Warfare 4 Siapkan DMZ yang Jauh Lebih Ambisius

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Berapa Harga Sepeda Genio? Ini 3 Pilihan Terbaik Paling Murah

Berapa Harga Sepeda Genio? Ini 3 Pilihan Terbaik Paling Murah

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Cara Membersihkan Kasur dari Noda-Bakteri dengan Bahan Rumahan

Cara Membersihkan Kasur dari Noda-Bakteri dengan Bahan Rumahan

Sumut | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Sebut Gibran Bakal Perlihatkan Ijazah Setara SMA, Projo: Pasti, Semuanya Harus Terbuka

Sebut Gibran Bakal Perlihatkan Ijazah Setara SMA, Projo: Pasti, Semuanya Harus Terbuka

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Ekspor Tenun Ikat RI Melonjak 150%, Regenerasi Perajin Jadi Tantangan

Ekspor Tenun Ikat RI Melonjak 150%, Regenerasi Perajin Jadi Tantangan

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Sambut HUT ke-15, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Gelar Donor Darah: Perkuat Kepedulian Terhadap Sesama

Sambut HUT ke-15, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Gelar Donor Darah: Perkuat Kepedulian Terhadap Sesama

Jogja | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:09 WIB

×