Dua Pabrik Sepeda Motor Honda Ditutup Akibat Wuhan Coronavirus

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 30 Januari 2020 | 15:00 WIB
Dua Pabrik Sepeda Motor Honda Ditutup Akibat Wuhan Coronavirus
Virus Corona yang mewabah di Wuhan, China [Shutterstock].

Suara.com - Honda Motor Company selaku pabrikan sepeda motor Honda di China mengumumkan menutup dua pabrik sepeda motor mereka hingga 9 Februari 2020.

Mengutip RideApart, keputusan Honda menutup pabrik sementara adalah akibat dari wabah 2019-nCoV atau Novel Coronavirus alias Wuhan Coronavirus. Selain itu, pemerintah China juga telah mengeluarkan imbauan agar semua lini bisnis tutup dalam waktu yang tertentu.

Adapun dua pabrik sepeda motor Honda yang terkena dampak wabah ini beroperasi di bawah Sundiro Honda Motorcycle Company. Yaitu anak perusahaan Honda China dengan kantor pusat di Shanghai.

Tenaga medis di Kota Wuhan, China (AFP)
Tenaga medis di Kota Wuhan, China (AFP)

Meskipun tidak ada pabrik mereka yang terletak di kota Wuhan sebagai lokasi penyebar perdana virus, namun pemerintah setempat memberikan status siaga karena penyebaran 2019-nCoV yang terus meningkat.

Sementara untuk sektor roda empat, Honda memproduksi beberapa produk di tiga pabrik yang berlokasi di Wuhan. Dan dikabarkan pula Honda hendak melakukan evakuasi atas karyawan ekspatriatnya meski belum menyatakan bahwa pabrik akan ditutup sementara.

Pabrik Tianjin Honda memiliki kapasitas produksi tahunan 350 ribu sepeda motor, sedangkan pabrik Taicang mampu memproduksi 500 ribu. Jumlah sepeda motor produksi Honda ini mewakili sekitar 40 persen dari total sepeda motor yang beredar di China.

Sebelumnya, Menteri Komisi Kesehatan Nasional Cina, Ma Xiaowei menyebut bahwa wabah Wuhan Coronavirus ini lebih sulit untuk dilawan, karena mampu menular selama masa inkubasi.

"Ini berbeda dari jenis virus lain seperti SARS dan MERS. Karena mereka tidak menular selama inkubasi," ungkapnya.

Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti bagaimana virus itu bisa menyebar. Namun berdasarkan laporan terakhir, Wuhan Coronavirus sudah ditemukan di Arizona, California, Illinois, dan Washington D.C, Amerika Serikat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Wuhan Coronavirus, Honda dan Nissan Batasi Perjalanan Dinas

Dampak Wuhan Coronavirus, Honda dan Nissan Batasi Perjalanan Dinas

Otomotif | Kamis, 30 Januari 2020 | 12:02 WIB

Herbert Diess: 2020 Menjadi Tahun Sulit Bagi Industri Otomotif

Herbert Diess: 2020 Menjadi Tahun Sulit Bagi Industri Otomotif

Otomotif | Kamis, 30 Januari 2020 | 11:16 WIB

Best 5 Otomotif Pagi: KBL Jadi Mobil Dinas, Tesla Bantu Atasi Wabah

Best 5 Otomotif Pagi: KBL Jadi Mobil Dinas, Tesla Bantu Atasi Wabah

Otomotif | Kamis, 30 Januari 2020 | 08:15 WIB

Terkini

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat

Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:37 WIB

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Malam Ini: Tim Merah Putih di Atas Malaysia

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Malam Ini: Tim Merah Putih di Atas Malaysia

Sport | Senin, 21 September 2026 | 22:26 WIB

Kapolri Buka Jalan Polwan Jadi Pemimpin Tertinggi, Boni Hargens: Terobosan Paradigmatik

Kapolri Buka Jalan Polwan Jadi Pemimpin Tertinggi, Boni Hargens: Terobosan Paradigmatik

News | Senin, 21 September 2026 | 22:25 WIB

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

News | Senin, 21 September 2026 | 22:23 WIB

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:22 WIB

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:20 WIB

×