Produsen Otomotif Produksi Masker untuk Tangkis Wuhan Coronavirus

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 10 Februari 2020 | 09:20 WIB
Produsen Otomotif Produksi Masker untuk Tangkis Wuhan Coronavirus
Masker N95. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Wabah Wuhan Coronavirus yang belum mereda dan tengah dicari solusinya hingga kini memiliki dampak supply and demand terhadap berbagai bidang kehidupan. Seperti kebutuhan masker pelindung hidung dan mulut yang terus meningkat secara global. Sementara di sisi lain, sektor otomotif menghentikan produksi mereka untuk sementara, karena rantai pasokan terhambat. Sehingga libur massal pun diberlakukan.

Saat ini, sebagaimana dikutip dari The Wall Street Journal, kebutuhan akan masker pelindung hidung dan mulut melonjak drastis. Baik dijual langsung ataupun online, yang biasanya dipasok secara global oleh produsen masker kenamaan seperti 3M dari Amerika Serikat, Unicharm asal Jepang, sampai Foshan Nanhai asal China. Pabrikan-pabrikan ini membuka lini produksi 24 jam sehari, serta bekerja tujuh hari seminggu, demi melayani kebutuhan yang disebabkan Wuhan Coronavirus atau 2019-nCoV.

Ilustrasi pabrik mobil. [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]
Ilustrasi pabrik mobil [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]

"Permintaan melonjak 200 kali lipat dari biasanya, dengan harga mencapai 20 kali lebih mahal dibandingkan kondisi biasa, dan meliputi kebutuhan akan masker, respirator, ditambah peralatan pelindung medis lainnya," papar Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) pada Jumat (7/2/2020).

Untuk sektor otomotif, terjadi kondisi kebalikan dari pabrikan penyedia peranti pelindung pernapasan tadi. Mereka mengalami perpanjangan libur setelah Hari Raya Imlek atau Sinchia (25/1/2020) menyusul pecahnya wabah Wuhan Coronavirus. Rantai pasokan komponen rentan berhenti beroperasi, hingga larangan keluar kediaman atau lockdown serta karantina mandiri menjadi alasannya,

Kini, berbagai pabrikan otomotif dan teknologi bahu-membahu memberikan dukungan kepada para penyedia alat-alat pelindung pernapasan dengan memproduksi masker.

Contohnya China Petroleum & Chemical Corp, yang dikenal sebagai Sinopec, menyatakan kesiapan membangun 11 jalur produksi untuk mencetak masker. Senada yang akan dilakukan Shanghai Electric Group Corporation.

Sedangkan Foxconn Technology Group, bagian dari iPhone Apple Incorporation juga tengah menguji produksi masker di kota Shenzhen, China dan berharap mampu menghasilkan dua juta masker per hari.

Sementara dari sektor otomotif, perusahaan patungan lokal General Motors (GM) akan membuat 14 jalur produksi untuk menghasilkan setidaknya 1,7 juta masker per hari.

Dan akhir pekan kemarin (8/2/2020) perusahaan mobil asal Negeri Tirai Bambu yang memasok taksi bertenaga listrik murni atau Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) jenis Electric Vehicle (EV), yaitu BYD, siap memproduksi lima juta masker per hari dan 50 ribu botol desinfektan pada akhir Februari 2020.

baca juga

Lantas Guangzhou Automobile Group menyebutkan tengah mempelajari kelayakan jalur produksi masker.

"Kami percaya, akan makin banyak kekuatan sosial bergabung dalam perang melawan epidemi dan bekerja sama untuk memenangkan pertempuran melawan wabah ini!" demikian ditulis oleh General Motors, bersama SAIC Motor Corporation dan Wuling Motors Holdings Limited di media sosial China, Wechat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Coronavirus, Perusahaan Otomotif Satu Ini Paling Terdampak

Wabah Coronavirus, Perusahaan Otomotif Satu Ini Paling Terdampak

Otomotif | Kamis, 06 Februari 2020 | 10:00 WIB

Dampak Coronavirus Wuhan, Olah Raga Otomotif Kibarkan Bendera Merah

Dampak Coronavirus Wuhan, Olah Raga Otomotif Kibarkan Bendera Merah

Otomotif | Sabtu, 01 Februari 2020 | 16:00 WIB

Wuhan Coronavirus, Dampaknya Bagi Sektor Otomotif Global

Wuhan Coronavirus, Dampaknya Bagi Sektor Otomotif Global

Otomotif | Sabtu, 01 Februari 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:01 WIB

Anime BEYBLADE X Resmi Masuki Bey Kingdom Arc, Tayang 9 Oktober

Anime BEYBLADE X Resmi Masuki Bey Kingdom Arc, Tayang 9 Oktober

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 12:00 WIB

Anak Purbaya Sebut Ada 'Mafia Ancam Presiden' Di Balik Pemecatan Menkeu

Anak Purbaya Sebut Ada 'Mafia Ancam Presiden' Di Balik Pemecatan Menkeu

Video | Kamis, 17 September 2026 | 12:00 WIB

Proyek PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

Proyek PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

Bosan dengan Malioboro? Ini 5 Tempat Healing Murah di Jogja

Bosan dengan Malioboro? Ini 5 Tempat Healing Murah di Jogja

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

Viral Perempuan Ditendang Saat Antre Makanan di Sency, Netizen Soroti Dugaan Upaya Menutup Kasus

Viral Perempuan Ditendang Saat Antre Makanan di Sency, Netizen Soroti Dugaan Upaya Menutup Kasus

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

Tabuh Panci di Gedung Kemensos, Warga Desil 5-6 Protes Anak Tak Bisa Sekolah Gegara Data Bansos

Tabuh Panci di Gedung Kemensos, Warga Desil 5-6 Protes Anak Tak Bisa Sekolah Gegara Data Bansos

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:58 WIB

Eyeliner Pinkflash Apakah Aman? Ini Harga dan Review Pembeli

Eyeliner Pinkflash Apakah Aman? Ini Harga dan Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:58 WIB

Pengamat Sebut KPK Perlu Panggil Purbaya Terkait Saweran TikTok, Ada Apa?

Pengamat Sebut KPK Perlu Panggil Purbaya Terkait Saweran TikTok, Ada Apa?

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:50 WIB

Daftar Shio yang Sering Mendapat Rezeki Mendadak dan Hoki tak Terduga

Daftar Shio yang Sering Mendapat Rezeki Mendadak dan Hoki tak Terduga

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:50 WIB

×