Masuki Era Kendaraan Listrik, Shell Sebutkan Bisa Mengikuti Tren

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 12 Maret 2020 | 19:00 WIB
Masuki Era Kendaraan Listrik, Shell Sebutkan Bisa Mengikuti Tren
Ilustrasi mengisi oli mesin mobil [Shutterstock].

Suara.com - Dengan hadirnya tren Kendaraan Bermotor Listrik (KBL), termasuk Electric Vehicle atau mobil listrik, maka kendaraan bermesin Internal Combustion Engine (ICE) atau jenis konvensional akan menemui akhir masanya. Artinya, industri pendukung komponen mesin ICE diprediksi juga akan mati.

Salah satunya adalah industri pelumas atau oli. Karena seperti diketahui, selama ini pelumas merupakan salah satu komponen fast moving pada kendaraan bermesin ICE. Pelumas memiliki fungsi untuk mengurangi gesekan antarkomponen di ruang mesin dan transmisi. Pendukung ini disebut mulai akan ditinggalkan di era kendaraan listrik.

Perluasan pabrik pelumas Shell Indonesia di Marunda, Bekasi pada Kamis (12/3/2020) [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Perluasan pabrik pelumas Shell Indonesia di Marunda, Bekasi pada Kamis (12/3/2020) [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Dalam artian, jika industri kendaraan listrik sudah mapan maka secara otomatis permintaan terhadap pelumas akan hilang. Etika hal ini ditanyakan kepada Carlos Maurer, Executive Vice President Shell Global Commercial, ia menyatakan bahwa pihaknya siap beradaptasi di era KBL atau kendaraan listrik sekalipun.

"Kami sadar sepenuhnya bahwa kami akan bertumbuh signifikan menjawab tantangan industri otomotif dunia. Jadi kami berkomitmen untuk tetap bertumbuh bersama," ujar Carlos Maurer, di pabrik pelumas Shell, Marunda, Bekasi, Kamis (12/3/2020).

Sementara itu, Dian Andyasuri, President Director and Country Chair Shell Indonesia menyatakan bahwa Shell sudah siap menghadapi era kendaraan listrik. Bahkan ia mengaku saat ini Shell sudah memiliki grease atau gemuk yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan listrik

"Apa yang dibutuhkan untuk melumasi kendaraan listrik kami sudah siap. Jadi kami siap bertumbuh kembang," ucap Dian Andyasuri.

Sebagai informasi, KBL termasuk kendaraan listrik diprediksi akan menjadi tren masa depan dunia. Bahkan saat ini sudah banyak industri manufaktur berlomba-lomba membuat kendaraan listrik, baik mobil atau motor yang tentunya ramah lingkungan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah Kapasitas Pabrik Pelumas, Shell Masih Fokus Penuhi Pasar Domestik

Tambah Kapasitas Pabrik Pelumas, Shell Masih Fokus Penuhi Pasar Domestik

Otomotif | Kamis, 12 Maret 2020 | 14:15 WIB

Perluas Pabrik, Shell Indonesia Siap Gandakan Kapasitas Produksi

Perluas Pabrik, Shell Indonesia Siap Gandakan Kapasitas Produksi

Otomotif | Kamis, 12 Maret 2020 | 11:38 WIB

Belum Ada Harga Resmi, Ternyata Sudah Ada Pemesan DFSK Gelora

Belum Ada Harga Resmi, Ternyata Sudah Ada Pemesan DFSK Gelora

Otomotif | Rabu, 11 Maret 2020 | 13:35 WIB

Terkini

Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku

Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:50 WIB

Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026

Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:38 WIB

Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas

Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:19 WIB

Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian

Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:10 WIB

Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda

Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:35 WIB

Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar

Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:13 WIB

Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak

Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:05 WIB

Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan

Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:05 WIB

Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026

Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:32 WIB

Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional

Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:10 WIB

×