Masuki Era Kendaraan Listrik, Shell Sebutkan Bisa Mengikuti Tren

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Masuki Era Kendaraan Listrik, Shell Sebutkan Bisa Mengikuti Tren
Ilustrasi mengisi oli mesin mobil [Shutterstock].

Di era KBL (Kendaraan Bermotor Listrik), kebutuhan mesin konvensional dipangkas. Termasuk pelumas. Ini semangat Shell.

Suara.com - Dengan hadirnya tren Kendaraan Bermotor Listrik (KBL), termasuk Electric Vehicle atau mobil listrik, maka kendaraan bermesin Internal Combustion Engine (ICE) atau jenis konvensional akan menemui akhir masanya. Artinya, industri pendukung komponen mesin ICE diprediksi juga akan mati.

Salah satunya adalah industri pelumas atau oli. Karena seperti diketahui, selama ini pelumas merupakan salah satu komponen fast moving pada kendaraan bermesin ICE. Pelumas memiliki fungsi untuk mengurangi gesekan antarkomponen di ruang mesin dan transmisi. Pendukung ini disebut mulai akan ditinggalkan di era kendaraan listrik.

Perluasan pabrik pelumas Shell Indonesia di Marunda, Bekasi pada Kamis (12/3/2020) [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Perluasan pabrik pelumas Shell Indonesia di Marunda, Bekasi pada Kamis (12/3/2020) [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Dalam artian, jika industri kendaraan listrik sudah mapan maka secara otomatis permintaan terhadap pelumas akan hilang. Etika hal ini ditanyakan kepada Carlos Maurer, Executive Vice President Shell Global Commercial, ia menyatakan bahwa pihaknya siap beradaptasi di era KBL atau kendaraan listrik sekalipun.

"Kami sadar sepenuhnya bahwa kami akan bertumbuh signifikan menjawab tantangan industri otomotif dunia. Jadi kami berkomitmen untuk tetap bertumbuh bersama," ujar Carlos Maurer, di pabrik pelumas Shell, Marunda, Bekasi, Kamis (12/3/2020).

Sementara itu, Dian Andyasuri, President Director and Country Chair Shell Indonesia menyatakan bahwa Shell sudah siap menghadapi era kendaraan listrik. Bahkan ia mengaku saat ini Shell sudah memiliki grease atau gemuk yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan listrik

"Apa yang dibutuhkan untuk melumasi kendaraan listrik kami sudah siap. Jadi kami siap bertumbuh kembang," ucap Dian Andyasuri.

Sebagai informasi, KBL termasuk kendaraan listrik diprediksi akan menjadi tren masa depan dunia. Bahkan saat ini sudah banyak industri manufaktur berlomba-lomba membuat kendaraan listrik, baik mobil atau motor yang tentunya ramah lingkungan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS