alexametrics

Akhirnya, Toyota Perkenalkan Prius PHEV kepada Pasar Indonesia

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Akhirnya, Toyota Perkenalkan Prius PHEV kepada Pasar Indonesia
Toyota Prius Hybrid dalam pengetesan Banyuwangi - Bali dengan total jarak tak kurang dari 380 km [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Toyota Prius PHEV siap dikenalkan di Tanah Air, melengkapi jajaran mobil elektrifikasi produksinya.

Suara.com - PT Toyota Astra Motor (TAM) akhirnya memperkenalkan Prius Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) untuk melengkapi jajaran kendaraan elektrifikasi Toyota di Indonesia.

"Toyota akan terus memperluas pasar kendaraan elektrifikasi, baik melalui kehadiran produk baru maupun melalui program untuk semakin memopulerkan pasar mobil elektrifikasi di Indonesia. Selain memberi pilihan terbaik kepada konsumen, langkah ini adalah bagian dari komitmen Toyota dalam mendukung program pemerintah Indonesia," papar Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor.

Ditinjau dari segi interior, Prius PHEV dilengkapi audio display entertainment dengan layar 8-inch. Sedangkan unsur safety, didukung berbagai fitur keselamatan dengan standar tertinggi di Toyota yaitu Toyota Safety Sense (TSS), Blind Spot Monitor (BSM), Hill-Start Assist Control (HSA), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Tire Pressure Warning System, dan Vehicle Stability Control (VSC).

Baca Juga: Positif Coronavirus, Kristofer Hivju Imbau Social Distancing

Terkait tenaga, Prius PHEV ditopang mesin 2ZR-FXE kapasitas 1.800cc dengan power dan torsi maksimum masing-masing 98 PS dan 142 NM serta motor listrik 1 NM/ISM dengan power dan torsi maksimum masing-masing 53 Kw (98 PS) dan 142 Nm yang dalam mode BEV memiliki cruising range sejauh 68,2 km.

Dengan cruising range ini, Prius PHEV mempunyai fleksibilitas yang lebih baik sehingga penggunaannya menjadi lebih optimal.

Lantas untuk penggunaan baterai, Toyota Prius PHEV menggunakan baterai jenis Lithium-Ion Battery yang mempunyai voltage 3.7V per cell. Baterai ini mempunyai 95 cell sehingga secara keseluruhan mampu menghasilkan listrik 315.5V. Battery capacity tercatat 8.8 kW. Untuk pengisian penuh dibutuhkan waktu dua jam 20 menit dengan tegangan 220V 16A.

Tampil dalam desain agresif dan penuh sentuhan emosi, Prius PHEV dibangun menggunakan platform Toyota Global Architecture atau TNGA. Tidak hanya membuat desain eksteriornya semakin menarik, penggunaan platform ini membuat rancang bangun mobil ini juga lebih aman dan stabil.

"Kami berharap melalui kehadiran Prius PHEV yang diawali kolaborasi bersama GoFleet sebagai perusahaan penyedia dan pengelola kendaraan untuk mitra driver transportasi online ini akan semakin mempopulerkan kendaraan elektrifikasi sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan pengalaman berkendara dengan kendaraan elektrifikasi," ujar Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor.

Toyota Prius PHEV pertama kali diperkenalkan pada 2009 saat penyelenggaraan Frankfurt Motor Show atau IAA Frankfurt. Pada Januari 2012, generasi pertama mobil ini resmi dipasarkan. Pada 2017, Toyota meluncurkan generasi kedua Prius PHEV dengan driving range yang lebih panjang ketika menggunakan mode BEV.

Sejak diluncurkan pada 2012 hingga Desember 2019, Prius PHEV telah membukukan total penjualan 219.288 unit.

Baca Juga: Tengah Dirawat, Menhub Budi Karya Sumadi Tak Asing Dunia Otomotif

Komentar