Bila Mitra Gojek Positif COVID-19, Tersedia Bantuan Pendapatan

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Kamis, 19 Maret 2020 | 09:45 WIB
Bila Mitra Gojek Positif COVID-19, Tersedia Bantuan Pendapatan
Ilustrasi ojek online. (mobimoto.com)

Suara.com - Di masa-masa social distancing, Working From Home (WFH) serta segala tindak untuk memutus rantai peredaran pandemi Novel Coronavirus atau COVID-19, di Tanah Air masih bisa ditemukan mereka yang berada di jalan. Dalam arti kata menggantungkan pekerjaan atau hidupnya dari beraktivitas di jalan raya. Seperti contohnya di sini.

Sebagai penyedia layanan teknologi berbasis aplikasi, Gojek tanggap akan hal ini. Dan seperti dikutip dari kantor berita Antara, aplikator itu telah meluncurkan skema bantuan pendapatan untuk mitra pengemudi yang dinyatakan positif COVID-19.

"Sejak Selasa (17/3/2020), kami telah memulai skema bantuan pendapatan untuk mitra pengemudi, dalam kasus diagnosis positif COVID-19," demikian papr Kevin Aluwi, Co-CEO Gojek dalam pernyataan resmi yang dirilis Rabu (18/3/2020) di Jakarta.

Peta sebaran virus corona Microsoft. (bing.com/covid)
Peta sebaran virus corona Microsoft. [bing.com/covid].

"Skema ini siap memberikan dukungan pendapatan dan menghentikan sementara cicilan, termasuk premi asuransi dan pembayaran kendaraan, sampai mitra yang bersangkutan kembali bekerja. Kami adalah yang pertama menerapkan skema seperti itu," demikian dijelaskan Kevin Aluwi.

Lantas, demi keamanan bersama, bila driver dinyatakan termasuk daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19, Gojek akan menonaktifkan akun mitra untuk sementara, sampai ada konfirmasi tes medis dari pemerintah.

"Kami juga memiliki tim yang bekerja 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, untuk membantu menghubungkan mitra dengan rumah sakit atau otoritas kesehatan, jika mereka memiliki masalah yang terkait dengan COVID-19," tandasnya.

Selain itu, Gojek juga menekankan tiga bidang dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19, yang menjadi fokus perusahaan. Yaitu social distancing, gaya hidup sehat, dan menjaga produktivitas.

Membatasi jarak sosial atau social distancing untuk perusahaan ini juga termasuk dalam layanan pemesanan makanan atau GoFood.

"Semua pihak yang terlibat dalam pemesanan disertai kartu penilaian suhu tubuh. Tujuannya untuk memastikan keamanan dan menjaga hidangan tetap higienis sampai di pelanggan," tutur Kevin Aluwi.

Dan Gojek secara aktif juga berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dari sektor publik dan swasta untuk mendapatkan pendukung yang sangat diperlukan di masa pandemi, seperti pembersih tangan dan masker, agar pengemudi tetap sehat dan aman dari COVID-19.

Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arus Mobil ke Luar Kota Jakarta Menurun, Yuk Lakukan Social Distancing

Arus Mobil ke Luar Kota Jakarta Menurun, Yuk Lakukan Social Distancing

Otomotif | Rabu, 18 Maret 2020 | 08:05 WIB

Yamaha Eropa Stop Produksi Cegah COVID-19, Bagaimana Pabrik Indonesia?

Yamaha Eropa Stop Produksi Cegah COVID-19, Bagaimana Pabrik Indonesia?

Otomotif | Selasa, 17 Maret 2020 | 17:00 WIB

Kreatif, Beginilah Cara Paket Diserahkan ke Driver Ojol

Kreatif, Beginilah Cara Paket Diserahkan ke Driver Ojol

Otomotif | Selasa, 30 April 2019 | 08:45 WIB

Terkini

Iritnya Sedan Murah Suzuki Bisa 29,7 Km per Liter, Harga Mirip Brio

Iritnya Sedan Murah Suzuki Bisa 29,7 Km per Liter, Harga Mirip Brio

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:37 WIB

BYD Siap Invasi Jepang, Punggawa Nissan pun Direkrut

BYD Siap Invasi Jepang, Punggawa Nissan pun Direkrut

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:12 WIB

Pemilik Mobil Toyota Terancam Boros Bensin Jika Masih Abaikan Delapan Hal Sepele Ini

Pemilik Mobil Toyota Terancam Boros Bensin Jika Masih Abaikan Delapan Hal Sepele Ini

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:35 WIB

Mobil MG5 Tiba-Tiba Terbakar di Parkiran, Dapat Nol Bintang di Tes Tabrak

Mobil MG5 Tiba-Tiba Terbakar di Parkiran, Dapat Nol Bintang di Tes Tabrak

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:06 WIB

Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar

Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:58 WIB

Adu Chery Q dengan 5 Mobil Listrik 200 Jutaan: Harga Masih Misterius, Spek Kompetitif?

Adu Chery Q dengan 5 Mobil Listrik 200 Jutaan: Harga Masih Misterius, Spek Kompetitif?

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:10 WIB

Spesifikasi dan Harga Mobil Listrik Chery Q di Indonesia

Spesifikasi dan Harga Mobil Listrik Chery Q di Indonesia

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:10 WIB

BYD M6 DM Resmi Diperkenalkan di Indonesia Tanpa Umumkan Harga

BYD M6 DM Resmi Diperkenalkan di Indonesia Tanpa Umumkan Harga

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:45 WIB

Tragedi Luwu Tewaskan 3 Orang: Punya ABS dan Airbag, Kenapa Wuling Formo S Tetap Hancur Lawan Truk?

Tragedi Luwu Tewaskan 3 Orang: Punya ABS dan Airbag, Kenapa Wuling Formo S Tetap Hancur Lawan Truk?

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:42 WIB

Harta Gubernur BI Rp72 M Disorot saat Rupiah Lemah, Punya Tunggangan Mewah Rp2,4 M

Harta Gubernur BI Rp72 M Disorot saat Rupiah Lemah, Punya Tunggangan Mewah Rp2,4 M

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:38 WIB