Malas Mencuci Motor di Musim Penghujan? Ini Risikonya

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 20 Maret 2020 | 16:00 WIB
Malas Mencuci Motor di Musim Penghujan? Ini Risikonya
Pengendara motor yang mengenakan jas hujan saat melewati daerah Kuningan, Jakarta Selatan. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Alfian Winanto].

Suara.com - Mencuci sepeda motor saat musim hujan berpotensi membuat sebagian orang enggan melakukannya. Alasannya memang cukup realistis, karena kegiatan menjadi sia-sia mengingat akhirnya kotor lagi terkena hujan di jalan.

Namun pemikiran seperti itu rupanya cukup berisiko. Mengutip laman Suzuki Indonesia, mencuci sepeda motor setelah terkena hujan sangat penting dilakukan karena curahan air memiliki kemampuan merusak secara perlahan.

Perhatikan bagian blok mesin saat dicuci. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Perhatikan bagian blok mesin saat dicuci. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Berikut antara lain yang bakal terjadi:

  1. Mesin bisa menjadi overheat. Hal yang pertama yang akan dirasakan karena tidak mencuci motor di kala musim hujan adalah mesin bisa menjadi overheat dikarenakan bekas air hujan yang mengendap berubah menjadi kotoran setelah cukup lama dan bersarang di radiator. Kalau sudah seperti itu hampir pasti mesin akan mengalami panas berlebihan atau biasa disebut overheat.
  2. Rusaknya suspensi. Selain mesin, suspensi juga menjadi part yang bisa rusak setelah kotoran dari air hujan dibiarkan begitu saja. Kotoran itulah yang bisa menyebabkan suspensi mengeluarkan suara decit yang cukup mengganggu dan fungsinya jadi berkurang dan tidak empuk saat motor diajak melaju.
  3. Rantai akan berkarat. Tidak menutup kemungkinan rantai akan kena imbasnya karena terkena langsung dengan air serta kotoran dari jalan yang tergenang air. Jika dibiarkan rantai akan mengalami karat dan mengeluarkan bunyi yang membuat tidak nyaman. Setelah itu mungkin juga rantai bisa patah atau putus karena tidak cukup pelumas serta kering berkarat.
  4. Part berbahan logam ikut karatan. Selain rantai, ada juga bagian yang akan berkarat, yaitu parts yang berbahan logam di motor, seperti halnya velg, kick starter, standar dan lain-lain. Air hujan yang tidak segera dibersihkan akan membuat part yang terbuat dari logam ini cepat karatan. Jika berkarat, fungsinya pun juga akan terganggu serta jadi tidak enak dilihat.
  5. Body menjadi kusam. Kotoran yang menempel di body dan dibiarkan akan menyebabkannya menjadi kusam. Sementara di bagian kaki-kaki motor juga dapat timbul kerak kotoran yang sulit untuk dibersihkan nantinya. Terlebih lagi akan menimbulkan water spot atau bercak di motor yang membuat terlihat tidak terawat.

Di musim hujan ini, ada baiknya merawat motor kesayangan dengan cara yang paling mudah, yaitu mencucinya secara berkala agar tidak terjadi kemungkinan di atas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuki Era Kendaraan Listrik, Shell Sebutkan Bisa Mengikuti Tren

Masuki Era Kendaraan Listrik, Shell Sebutkan Bisa Mengikuti Tren

Otomotif | Kamis, 12 Maret 2020 | 19:00 WIB

Ada Oli Ecstar, Bolehkah Mobil Lawas Suzuki Ikut Memakainya?

Ada Oli Ecstar, Bolehkah Mobil Lawas Suzuki Ikut Memakainya?

Otomotif | Rabu, 12 Februari 2020 | 18:00 WIB

Musim Penghujan Belum Usai, Jangan Lengah Rawat Mobil

Musim Penghujan Belum Usai, Jangan Lengah Rawat Mobil

Otomotif | Jum'at, 24 Januari 2020 | 08:00 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×