Pabrikan Mobil Produksi Ventilator, Begini Kata Suzuki

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 03 April 2020 | 14:45 WIB
Pabrikan Mobil Produksi Ventilator, Begini Kata Suzuki
Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Tingginya permintaan terhadap alat kesehatan atau alkes yang digunakan untuk melawan pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 membuat pemerintah menggagas ide untuk pengadaannya. Salah satu solusi adalah mendorong industri otomotif turut memproduksi alkes untuk melengkapi kebutuhan para tenaga medis.

Menanggapi hal ini, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengaku hal ini mungkin saja dilakukan. Namun, saat ini peluangnya masih dipelajari.

Suzuki Ertiga Sport dalam Telkomsel IIMS 2019 [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Booth Suzuki dalam Telkomsel IIMS 2019 [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

"Sebenarnya feasible, ide dasarnya 'kan karena sama-sama manufaktur dan dalam skala besar. Jadi sepertinya feasible untuk bisa membantu dalam skala besar," papar Harold Donnel, Head of Brand Development and Marketing Research 4W PT SIS, saat dihubungi melalui pesan elektronik.

Sebelumnya Suzuki India membantu penyebaran Covid-19 dengan cara memproduksi ventilator, masker dan peralatan pelindung atau Alat Pelindung Diri (APD) tenaga kesehatan.

Melansir Car and Bike, perusahaan otomotif asal Jepang ini akan menggandeng produsen ventilator, AgVa Healthcare. Melalui kerja sama itu ditargetkan keduanya mampu memproduksi sebanyak 10 ribu unit alat kesehatan setiap bulannya.

Dengan teknologi yang dimiliki, AgVa Healthcare akan bertanggung jawab membuat ventilator. Sementara Suzuki akan memanfaatkan jaringan yang dimiliki untuk menghasilkan volume komponen yang diperlukan dan melakukan kontrol kualitas.

Chairman Suzuki India, RC Bhargava mengatakan, Covid-19 adalah masalah yang tidak bisa dihadapi sendiri. Saat ini hampir seluruh dunia sedang berjuang melawan hal ini. Oleh karena itu, perusahaannya akan melakukan bantuan, seperti membuat ventilator.

"Suzuki juga akan membantu mengatur modal dan mendapatkan izin untuk memungkinkan produksi ventilator yang lebih banyak," ucap RC Bhargava.

Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119. Jangan lupa, terapkan imbauan tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing dengan jarak minimal dua meter persegi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Susul Honda, Suzuki Hentikan Aktivitas Pabrik Selama Dua Pekan

Susul Honda, Suzuki Hentikan Aktivitas Pabrik Selama Dua Pekan

Otomotif | Jum'at, 03 April 2020 | 12:16 WIB

Disinfektan Cegah Covid-19 Buatan Sendiri, Bisa untuk Kendaraan

Disinfektan Cegah Covid-19 Buatan Sendiri, Bisa untuk Kendaraan

Otomotif | Kamis, 02 April 2020 | 20:30 WIB

Suzuki Siap Bantu Produksi Ventilator Perangi Covid-19

Suzuki Siap Bantu Produksi Ventilator Perangi Covid-19

Otomotif | Rabu, 01 April 2020 | 11:05 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×