Pabrikan Mobil Produksi Ventilator, Begini Kata Suzuki

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Pabrikan Mobil Produksi Ventilator, Begini Kata Suzuki
Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suzuki Indonesia menyebutkan sangat feasible bagi produsen otomotif untuk membuat ventilator dalam mengatasi Covid-19.

Suara.com - Tingginya permintaan terhadap alat kesehatan atau alkes yang digunakan untuk melawan pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 membuat pemerintah menggagas ide untuk pengadaannya. Salah satu solusi adalah mendorong industri otomotif turut memproduksi alkes untuk melengkapi kebutuhan para tenaga medis.

Menanggapi hal ini, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengaku hal ini mungkin saja dilakukan. Namun, saat ini peluangnya masih dipelajari.

Suzuki Ertiga Sport dalam Telkomsel IIMS 2019 [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Booth Suzuki dalam Telkomsel IIMS 2019 [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

"Sebenarnya feasible, ide dasarnya 'kan karena sama-sama manufaktur dan dalam skala besar. Jadi sepertinya feasible untuk bisa membantu dalam skala besar," papar Harold Donnel, Head of Brand Development and Marketing Research 4W PT SIS, saat dihubungi melalui pesan elektronik.

Sebelumnya Suzuki India membantu penyebaran Covid-19 dengan cara memproduksi ventilator, masker dan peralatan pelindung atau Alat Pelindung Diri (APD) tenaga kesehatan.

Melansir Car and Bike, perusahaan otomotif asal Jepang ini akan menggandeng produsen ventilator, AgVa Healthcare. Melalui kerja sama itu ditargetkan keduanya mampu memproduksi sebanyak 10 ribu unit alat kesehatan setiap bulannya.

Dengan teknologi yang dimiliki, AgVa Healthcare akan bertanggung jawab membuat ventilator. Sementara Suzuki akan memanfaatkan jaringan yang dimiliki untuk menghasilkan volume komponen yang diperlukan dan melakukan kontrol kualitas.

Chairman Suzuki India, RC Bhargava mengatakan, Covid-19 adalah masalah yang tidak bisa dihadapi sendiri. Saat ini hampir seluruh dunia sedang berjuang melawan hal ini. Oleh karena itu, perusahaannya akan melakukan bantuan, seperti membuat ventilator.

"Suzuki juga akan membantu mengatur modal dan mendapatkan izin untuk memungkinkan produksi ventilator yang lebih banyak," ucap RC Bhargava.

Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119. Jangan lupa, terapkan imbauan tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing dengan jarak minimal dua meter persegi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS