Jelang Lebaran Tahun Ini, Apa yang Terjadi dengan Rental Mobil?

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 06 Mei 2020 | 15:10 WIB
Jelang Lebaran Tahun Ini, Apa yang Terjadi dengan Rental Mobil?
Seorang pekerja membersihkan mobil sewaan di persewaan mobil "Nanda Car Rental", Jl. Perumnas Mundu, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta. Sebagai ilustrasi [ANTARA Foto].

Suara.com - Hanya sekitar dua pekan lagi, Hari Lebaran 2020 atau 1441 Hijriah bakal berlangsung. Di saat seperti sekarang, di masa-masa sebelum pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19, biasanya sektor otomotif panen pemasukan. Mulai dealer mobil baru, mobkas atau mobil bekas, toko aksesori dan audio, bengkel preparasi persiapan mudik, sampai rental mobil akan sibuk melebihi hari biasa.

Dalam kondisi pandemi global, situasinya berbalik. Seperti yang terjadi pada pengusaha rental mobil. Kondisi mereka lesu saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Perekonomian secara umum menjadi lumpuh, dan terjadi perubahan aktivitas karena penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kegiatan pun menjadi lebih banyak dilakukan di rumah. Imbasnya, rental mobil turut menjadi sepi order.

"Sudah hampir dua bulan kami tidak bisa beroperasi, kami putuskan untuk libur karena tidak ada juga penyewa yang datang," ungkap Hendry dari Agra Rental Mobil saat dihubungi Antara, Selasa (5/5/2020).

"Terlebih ada anjuran untuk PSBB, dan orang lebih banyak melakukan kegiatan dalam rumah, ya sudah pasti kami tidak ada konsumen," lanjutnya.

Meski usaha miliknya masih tergolong belum terlalu besar, yakni dengan jumlah mobil di bawah 10 unit, Hendry mengaku akan lebih teliti jika ada konsumen yang ingin melakukan penyewaan mobil karena maraknya kejahatan pada kondisi seperti saat ini

"Kondisi begini tamu tidak ada, kami juga harus hati-hati karena banyak kejahatan dan risiko wabah virus. Jadi harus lebih teliti kalau menerima tamu," tukas Hendry.

Senada Hendry, adalah direktur dari PT Trans Pacific Global, yaitu Verawati Basri. Ia menyatakan terkendala pada saat ada imbauan untuk berdiam diri di rumah selama pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Kendati demikian, PT Trans Pacific Global masih bisa bernapas panjang karena usaha yang digeluti oleh Verawati Basri lebih banyak menangani perusahaan dan juga instansi pemerintahan.

baca juga

"Kalau kami dibilang kena dampak ya pasti, cuma lebih ke pembayaran yang jadi pending semua. Kalau batal tidak ada ya, karena memang lebih menyasar ke perusahaan dan instansi pemerintah. Jadi sudah kontrak sebelumnya," papar Verawati Basri, pada Selasa (5/5/2020) sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara.

Ilustrasi tempat rental mobil. (Shutterstock)
Ilustrasi tempat rental mobil. (Shutterstock)

PT Trans Pacific Global yang memiliki lebih dari 400 unit kendaraan, sudah sejak Februari 2020 memiliki permasalahan dalam menagih biaya penyewaan kendaraan dari pelbagai perusahaan dan instansi yang dilayani.

"Karena payment nya bukan langsung, pemakaian Januari bayar Februari atau Maret. Ya bisa dibilang semenjak imbauan untuk stay at home, kurang lebih dari Februari belum ada pemasukan hingga kini," jelas Verawati Basri.

Meski demikian, ia tidak berniat untuk merumahkan atau memutus hubungan kerja dengan karyawannya yang berjumlah 40 orang dan bertugas di kedua cabang perusahaannya di Jakarta.

"Mereka ini kan bisa dibilang harus memberi makan paling tidak tiga orang yaitu keluarganya, kalau satu orang pegawai tidak kami beri, otomatis keluarga mereka juga terkena dampak," tandasnya.

"Mereka juga loyal terhadap perusahaan, jadi konsekuensi juga akan lebih berat dari itu, bila sampai kami putus (hubungan kerja) apalagi saat ini mau Lebaran," pungkas Verawati Basri.

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Nekat Mudik, Mulai Besok Dikenai Denda Rp100 Juta

Masih Nekat Mudik, Mulai Besok Dikenai Denda Rp100 Juta

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2020 | 12:00 WIB

Operasi Ketupat 2020, Ini Data Tujuh Polda Halau Kendaraan Pemudik

Operasi Ketupat 2020, Ini Data Tujuh Polda Halau Kendaraan Pemudik

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2020 | 10:00 WIB

AISI dan Gaikindo Dukung Produksi Ventilator, Kemenperin Terus Koordinasi

AISI dan Gaikindo Dukung Produksi Ventilator, Kemenperin Terus Koordinasi

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2020 | 12:00 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×