NgabubuTips, Rawat Aki Mobil yang Tepat Selama PSBB

Angga Roni Priambodo, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 22 Mei 2020 | 16:10 WIB
NgabubuTips, Rawat Aki Mobil yang Tepat Selama PSBB
Ilustrasi memeriksa aki mobil. [Shutterstock]

Suara.com - Selama pandemi virus corona ini, mobil lebih sering diparkir di garasi daripada digunakan untuk jalan-jalan. Apalagi kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di beberapa kota, membuat mobil harus berdiam diri di garasi.

Ketika mobil jarang dipakai, justru bisa menimbulkan masalah besar buat pemilik, terutama pada bagian aki. Aki menjadi komponen vital dalam mobil karena memiliki peran penting dalam kelistrikan.

Lalu bagaimana sih cara agar aki mobil tetap awet ketika PSBB ini? Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan seperti yang dikutip dari Mitsubishi Motor Indonesia.

1. Periksa Jenis Aki

Kenali aki yang ada pada mobil apakah termasuk tipe aki kering atau pun basah. Pada tipe aki kering, umumnya terdapat indikator warna kemampuan aki.

Warna biru menandakan aki masih dalam kondisi prima, warna putih tanda aki butuh tambah setrum, dan merah wajib ganti.

Sedangkan pada aki basah, mengecek kondisi aki bisa diperhatikan pada batas atas dan bawah cairan elektrolit. Bila batas cairan mendekati batas bawah berarti harus ditambah.

2. Periksa Terminal Aki

Jangan lupa periksa bagian luarnya, yakni terminal aki. Jika ada kotoran berwarna putih seperti kerak maka harus segera dibersihkan.

baca juga

Lepas semua konektor aki, kemudian siram kerak putih tadi dengan menggunakan air hangat.

3. Sering-sering Menyalakan Mesin

Menyalakan mesin selama PSBB sangat penting untuk menjaga kondisi aki mobil. Sebaiknya menyalakan mesin setiap 3 hari sekali sudah cukup kok.

4. Menjaga Putaran Mesin Tetap Konstan

Walaupun sering dipanasin di garasi, alangkah lebih baiknya juga dibawa jalan-jalan keliling kompleks. Lakukan hal ini selama 10 sampai 15 menit untuk menjaga agar aki tetap prima.

Biasanya pengisian daya ke aki tetap maksimal harus dijaga di putaran mesin 1.500 rpm. Agar maksimal mau tidak mau kalian harus sedikit menekan pedal gas.

Hal ini dilakukan agar tekanan RPM bisa naik dan proses pengisian berjalan sempurna. Bisa saja dinyalakan di garasi, tapi akan menimbulkan polusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Penghuni Garasi, Ini Tips Rawat Mobil Supaya Tidak Ngadat

Jadi Penghuni Garasi, Ini Tips Rawat Mobil Supaya Tidak Ngadat

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2020 | 20:15 WIB

Ini Alasan Cabut Aki Mobil Mesti Dimulai dari Terminal Negatif

Ini Alasan Cabut Aki Mobil Mesti Dimulai dari Terminal Negatif

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2020 | 15:38 WIB

NgabubuTips, Cara Mudah Hitung Usia Aki pada Mobil

NgabubuTips, Cara Mudah Hitung Usia Aki pada Mobil

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2020 | 16:10 WIB

Terkini

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Riau | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:50 WIB

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:44 WIB

Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back

Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:40 WIB

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Video | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi

Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

×