Motor Injeksi Pantang Kehabisan Bensin?

Dythia Novianty | Manuel Jeghesta Nainggolan
Motor Injeksi Pantang Kehabisan Bensin?
Ilustrasi tangki bensin sepeda motor. [Shutterstock]

Hampir seluruh model sepeda motor saat ini sudah mengadopsi teknologi injeksi.

Suara.com - Hampir seluruh model sepeda motor saat ini sudah mengadopsi teknologi injeksi. Meski lebih canggih, beberapa mengatakan bahwa motor injeksi pantang kehabisan bensin karena bisa merusak fuel pump.

Benarkah anggapan ini atau hal tersebut hanya mitos yang beredar di masyarakat. Menanggapi inormasi tersebut, Technical Service Division PT. Astra Honda Motor, Endro Sutarno menegaskan bila informasi tersebut tidak benar.

"Tidak benar, kalau bensin habis ya motor jadi mogok. Maka dari itu tidak boleh kehabisan," ucap Endro saat dihubungi Suara.com.

Jadi, tambah Endro, tidak ada aturan khususnya motor Honda kalau kehabisan bensin bisa merusak komponen lain pada motor.

Suasana pengisian bahan bakar minyak (BMM) di SPBU kawasan Abdul Muis, Jakarta, Senin (21/8/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Ilustrasi pengisian bahan bakar minyak (BMM) di SPBU. [Suara.com]

"Jadi aman saja kalau bensin habis. Hanya saja resikonya pasti dorong motor. Habis bensin isi kembali langsung hidup," kata Endro.

Sebagai informasi, motor injeksi yang sering isinya minim apalagi sampai kehabisan bensin kabarnya bisa merusak bagian fuel pump atau pompa bahan bakar.

Pasalnya pada motor injeksi, pasokan bahan bakar dipompa dengan dinamo. Komponen ini perlu pendingin melalui bahan bakar. Kalau sering kehabisan bensin, komponen ini akan bekerja lebih keras dan tak ada pendingin.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS