Pengendara Lelaki Memiliki Perilaku Lebih Buruk Saat Mengemudi

Yazir Farouk | Manuel Jeghesta Nainggolan
Pengendara Lelaki Memiliki Perilaku Lebih Buruk Saat Mengemudi
Ilustrasi mengemudi. (Unsplash/Why Kei)

"Kecepatan adalah kontributor terbesar penyebab kecelakaan di Inggris," katanya.

Suara.com - Perusahaan asuransi Telematika insurethebox mempelajari data pelanggan di seluruh Inggris. Temuanya, pengendara lelaki memiliki perilaku yang lebih buruk saat berada di belakang kemudi.

"Kecepatan adalah kontributor terbesar penyebab kecelakaan di Inggris. Hal ini hanya bisa dikontrol oleh pengemudi," kata Gary Stewart, Manager layanan di Insurethebox.

Berdasarkan data yang diperoleh, pengemudi lelaki disebut memacu kendaraannya dua kali lipat lebih cepat dibandingkan pengemudi perempuan.

Melansir Mirror, pengemudi lelaki terburuk ada di rentan usia 17 tahun. Rata-rata pengemudi dengan usia tersebut melaju 130 persen lebih tinggi daripada perempuan di usia yang sama.

Setelah mencapai usia tiga puluhan, laki-laki mulai memperlambat kendaraan mereka. Di masa tersebut, perbedaan dengan pengemudi perempuan turun menjadi 32 persen.

Dalam melakukan penelitian, Insurethebox memasukkan 'kotak hitam' ke mobil-mobil yang akan merekam kecepatan pengemudi.

Sistem pintar yang tidak terlihat di dalam mobil ini menggunakan kartu sim untuk mengirimkan data yang kemudian dianalisis untuk melihat seberapa aman pengendara.

Selain itu, kotak tersebut juga akan mencatat akselerasi, pengereman, jarak tempuh total, dan waktu mobil berhenti selama perjalanan.

Sebagai informasi, melaju dengan kecepatan tinggi adalah salah satu penyebab terbesar kematian di Inggris dan menyumbang 12 persen dari seluruh kecelakaan fatal.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS