Suku Cadang Topang Bisnis Suzuki di Masa Pandemi COVID-19

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Suku Cadang Topang Bisnis Suzuki di Masa Pandemi COVID-19
Produk roda Suzuki di booth GIIAS 2019. Sebagai ilustrasi produk [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suzuki menyebutkan tren positif pembelian kendaraan sudah menunjukkan peningkatan di tengah badai COVID-19 Tanah Air.

Suara.com - Pandemi COVID-19 membuat lesu industri otomotif nasional. Pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) membuat aktivitas dan mobilitas masyarakat menurun tajam, sehingga kendaraan banyak yang mesti diparkir dalam waktu yang lama.

Memasuki masa transisi di mana aktivitas ekonomi berangsur pulih, penggunaan kendaraan kembali meningkat. Hal ini berdampak pada naiknya permintaan akan suku cadang untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum digunakan.

Tren positif ini sejalan dengan data PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) yang menunjukkan peningkatan penjualan suku cadang dan aksesori resmi Suzuki baik SGP (Suzuki Genuine Parts), SGO (Suzuki Genuine Oil), maupun SGA (Suzuki Genuine Accessories) baik untuk mobil, sepeda motor, maupun Outboard Motor (OBM).

Suzuki Reaksi Cepat bersama 14 klub Suzuki dan IOF salurkan APD dan masker [Dok Suzuki].
Suzuki Reaksi Cepat bersama 14 klub Suzuki dan IOF salurkan APD dan masker. Sebagai ilustrasi kegiatan CSR Suzuki di masa pandemi COVID-19 [Dok Suzuki].

Sparepart Dept. Head PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), Christiana Yuwantie mengatakan bahwa penjualan suku cadang Suzuki mulai meningkat sejak Juni lalu.

"Memasuki masa transisi dan recovery pandemi COVID-19 ini, permintaan konsumen untuk suku cadang memang sudah mulai meningkat dan hampir kembali normal," jelasnya.

"Total angka penjualan suku cadang Suzuki baik domestik dan ekspor di semua segmen di Juni 2020 mencapai angka 92 persen jika dibandingkan periode bulan yang sama pada 2019, setelah sempat turun selama tiga bulan berturut-turut pada periode Maret – Mei 2020," tambah Christiana Yuwantie, saat ngobrol virtual dulu (Ngovid) bersama Forwot, Rabu (8/7/2020).

Meskipun sempat mengalami anjlok total penjualan selama April-Mei 2020 sekitar 32 persen akibat pandemi, namun nilai penjualan suku cadang Juni 2020 sudah mulai mendekati angka penjualan tahun lalu, yaitu sebesar 91,6 persen. Kontribusi kenaikan nilai penjualan terbesar didapatkan dari penjualan suku cadang sepeda motor sebesar 101,5 persen, serta penjualan oli sebesar 126,5 persen.

Christiana Yuwantie juga menyebutkan, selain bengkel resmi, aplikasi My Suzuki menjadi alternatif saluran pembelian suku cadang selama masa pandemi COVID-19. Tercatat jumlah transaksi telah kembali stabil mulai Juni 2020, setelah sempat turun dpada April dan Mei 2020.

"Jabodetabek menjadi kontributor terbesar penjualan suku cadang dan aksesori, Juni ini berhasil meraih peningkatan revenue sebesar 135,5% untuk sepeda motor dan 102,1% untuk segmen mobil jika dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu pada periode yang sama," tambah Christiana Yuwantie.

Di luar area Jabodetabek, kontributor terbesar untuk segmen mobil dan sepeda motor adalah Jawa Tengah, Jawa Timur untuk sepeda motor, dan Sumatera untuk mobil.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS