Industri Otomotif Jerman: Jalan Keluar dari Krisis Panjang dan Berbatu

Deutsche Welle

Rabu, 15 Juli 2020 | 19:00 WIB
Industri Otomotif Jerman: Jalan Keluar dari Krisis  Panjang dan Berbatu
Suasana kerja pabrikan BMW di Jerman [DW Indonesia].

Suara.com - Penjualan mobil BMW di Jerman kuartal kedua tahun ini anjlok 25 persen dibanding tahun lalu, kata perusahaan itu, sepekan lalu (7/7). Sektor otomotif Jerman kini berharap pada kebangkitan pasar di Asia, terutama China.

''Kami melihat secercah perkembangan positif di Cina, di mana angka penjualan pada kuartal kedua lebih tinggi dari tahun sebelumnya'', kata Direksi Penjualan BMW Pieter Nota hari Selasa (7/7) di München.

Sektor otomotif Jerman memang sedang mengalami tantangan berat.

Menurut data asosiasi mesin dan instalasi industri Jerman VDMA, bulan Mei lalu angka pendaftaran mobil baru anjlok sampai 50 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Keruntuhan pasar yang terjadi secara global saat ini tidak ada bandingannya”, kata Presiden Himpunan Industri Otomotif VDA, Hildegard Müller, dalam konferensi setengah tahunan organisasi itu, pekan lalu.

Tetapi dia juga berusaha membangkitkan optimisme dengan mengatakan, situasi pada paruh kedua tahun ini bisa sedikit membaik, terbukti dengan naiknya angka pemesanan mobil baru di beberapa perusahaan otomotif, sekalipun kenaikan itu belum bisa menutupi penurunan yang terjadi karena wabah COVID-19.

Tergantung situasi Corona

Hildegard Müller menekankan, semua perkiraan yang dibuat saat ini akan tergantung dari situasi perkembangan pandemi corona di Eropa maupun di seluruh dunia, yang hingga kini sulit diprediksi.

"Prioritas utama saat ini adalah melindungi kesehatan penduduk dengan sebaik mungkin", katanya.

baca juga

Jerman hingga saat ini memang cukup berhasil mengendalikan penyebaran wabah, namun "kita semua sebaiknya tidak menjadi lengah, karena virus itu masih tetap ada."

Menurut data VDA, untuk tahun 2020 angka penjualan mobil secara global akan mengalami penurunan sampai 17 persen.

Itu berarti penjualan kendaraan tahun ini hanya akan mencapai sekitar 66 juta unit kendaraan, sedangkan tahun yang lalu angkanya sekitar 79,5 juta unit kendaraan. Terutama pasar di Eropa akan menyusut sampai 24 persen.

Ancaman PHK di sektor otomotif

Lebih suram lagi jika mengamati angka-angka di sisi produksi dan lapangan kerja, kata VDA.

Untuk paruh pertama 2020, angka produksi kendaraan turun ke titik terendah selama 45 tahun. Dari Januari sampai Juni, di Jerman hanya diproduksi 1,5 juta unit kendaraan, 40 persen lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya.

Untuk tahun 2020, VDA memperkirakan angka produksi hanya akan mencapai 3,5 juta unit kendaraan, turun 25 persen dibanding angka tahun 2019.

Menyusutnya produksi juga akan mengancam lapangan kerja. Hingga April 2020 di sektor otomotif Jerman tercatat ada sekitar 814.000 pekerja.

"Kita harus memperhitungkan bahwa angka pekerja hingga akhir 2020 akan terus turun“, kata Hildegard Müller sambil menambahkan, jalan keluar dari krisis corona akan "panjang dan berbatu".

Selain itu, sektor otomotif juga menghadapi tantangan besar dalam tranformasi industri untuk mesin jenis baru dan digitalisasi proses produksi.

Menurut VDA, perusahaan-perusahaan otomotif yang bergabung dalam perhimpunannya sudah melakukan investasi senilai 50 miliar euro atau Rp814 triliun untuk mesin jenis baru dan 25 miliar euro atau Rp407 triliun untuk digitalisasi.

Di sektor mobil listrik, model yang akan ditawarkan hingga tahun 2023 akan naik dari 70 model saat ini menjadi lebih 150 model.

Hildegard Müller mengatakan, sektor otomotif tetap harus fokus pada investasi dan inovasi, terutama dalam pembangunan infrastruktur mobil listrik dan mobil hidrogen serta dalam digitalisasi. '

'Fundamen pertumbuhan masa depan harus diletakkan pada hari ini“, katanya.

hp/pkp (dpa, rtr, VDA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia

Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:47 WIB

DPR Tegaskan Tak Ada PHK PPPK dan Pemotongan Gaji ASN Meski Daerah Alami Krisis Anggaran

DPR Tegaskan Tak Ada PHK PPPK dan Pemotongan Gaji ASN Meski Daerah Alami Krisis Anggaran

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:54 WIB

Mal Berpagar Tinggi Simbol Krisis Kepercayaan, Negara Dinilai Gagal Lindungi Rakyat dan Pengusaha

Mal Berpagar Tinggi Simbol Krisis Kepercayaan, Negara Dinilai Gagal Lindungi Rakyat dan Pengusaha

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:22 WIB

China Bikin Senjata AI untuk Serangan Udara Skala Besar

China Bikin Senjata AI untuk Serangan Udara Skala Besar

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:34 WIB

5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama

5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:12 WIB

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa

Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Krisis Air 2026: Jangan Cuma Menyalahkan Kemarau saat Keran Mati Total!

Krisis Air 2026: Jangan Cuma Menyalahkan Kemarau saat Keran Mati Total!

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Pemerintah Tak Tebang Pilih Antara Mobil Listrik dan Hybrid Demi Turunkan Emisi

Pemerintah Tak Tebang Pilih Antara Mobil Listrik dan Hybrid Demi Turunkan Emisi

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Kemarau Menggigit, Warga Bantul Sedot Selang demi Dapat Air

Kemarau Menggigit, Warga Bantul Sedot Selang demi Dapat Air

Foto | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:44 WIB

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:43 WIB

Geger! Skandal Gratifikasi Seksual di PSSI-nya Korea, 23 Pejabat Diperiksa

Geger! Skandal Gratifikasi Seksual di PSSI-nya Korea, 23 Pejabat Diperiksa

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:42 WIB

Niat Curhat ke Sahabat untuk Cari Ketenangan, Ujungnya Malah Jadi Adu Nasib

Niat Curhat ke Sahabat untuk Cari Ketenangan, Ujungnya Malah Jadi Adu Nasib

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:41 WIB

HUT ke-81 RI, Wamendagri Wiyagus Dorong Aparatur Junjung Semangat Juang dan Sportivitas

HUT ke-81 RI, Wamendagri Wiyagus Dorong Aparatur Junjung Semangat Juang dan Sportivitas

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:40 WIB

5 Fakta Menarik Ggeomeoksali: Pemberi Warna di Tengah Gelapnya Drama The East Palace

5 Fakta Menarik Ggeomeoksali: Pemberi Warna di Tengah Gelapnya Drama The East Palace

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Kendal Tornado FC Hadapi PSS Sleman, Stefan Keeltjes Uji Mental Bertanding Pemain

Kendal Tornado FC Hadapi PSS Sleman, Stefan Keeltjes Uji Mental Bertanding Pemain

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Purbaya Akui Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 T Dibayar dari APBN, Cicilan 6 Tahun Rp 40 T

Purbaya Akui Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 T Dibayar dari APBN, Cicilan 6 Tahun Rp 40 T

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:38 WIB

×