alexametrics

Tesla Kembangkan Sensor Deteksi Tertinggalnya Anak di Kabin Mobil

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Tesla Kembangkan Sensor Deteksi Tertinggalnya Anak di Kabin Mobil
Tesla Model X yang dipamerkan dalam Brussels Motor Show, Januari 2019. Sebagai ilustrasi produk Tesla [Shutterstock].

Para orangtua yang membawa anak di mobil dan mungkin lupa karena sibuk, kini bakal diingatkan lewat sensor ini.

Suara.com - Tesla dikabarkan tengah mengembangkan sebuah fitur yang dapat mendeteksi anak tertinggal di dalam mobil berdasarkan sensor temperatur tubuh.

Seperti dilansir dari The Verge, perusahaan mobil listrik murni atau Electric Vehicle (EV) asal Amerika Serikat ini sedang dalam tahap menanti izin dari Komisi Komunikasi Federal (FCC) untuk legalitas penerapannya di produk-produknya.

Teknologi ini akan menggunakan sensor radar gelombang milimeter yang dirancang untuk beroperasi pada tingkat daya yang lebih tinggi dari ketentuan yang ada.

"Tujuannya adalah mengurangi risiko sengatan panas pada anak yang berada di mobil, melindungi penumpang dari cedera airbag, trigger mengembangnya airbag, dan meningkatkan sistem keamanan yang mencegah maling masuk mobil," jelas Tesla menjabarkan fungsi teknologi yang dikembangkan.

Baca Juga: Tesla Siapkan Hatchback untuk Tandingi Produk Volkswagen?

Ilustrasi: Airbag. (Shutterstock)
Ilustrasi Airbag (Shutterstock)

Adapun kinerjanya, radar berfungsi mengukur temperatur tubuh dari semua yang ada dalam mobil, dan membedakan objek manusia dewasa atau anak-anak. Dan fungsi lainnya adalah membantu mobil mengoptimalkan daya kembang airbag saat terjadi kecelakaan.

"Ini lebih efektif daripada sistem sensor di kursi yang mengandalkan bobot penumpang," jelas Tesla.

Setelah FCC memberikan lampu hijau, sepertinya Tesla bakal menyematkan peranti ini pada kendaraan-kendaraan produksinya.

Komentar