Lima Langkah Rawat Body Mobil Saat PSBB ala Auto2000

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Rabu, 16 September 2020 | 12:45 WIB
Lima Langkah Rawat Body Mobil Saat PSBB ala Auto2000
Ilustrasi cuci mobil. [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah DKI Jakarta kembali menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dikenal sebagai PSBB Total Jilid II untuk menekan risiko penularan virus COVID-19. Pembatasan ini membuat aktivitas dialokasikan dengan bekerja di rumah atau Work From Home (WFH). Mobil kesayangan pun sangat bisa ikut dirumahkan, namun bukan berarti melupakan perawatannya. Terutama bagian body mobil.

Momen PSBB memberikan waktu luang untuk merawat body kendaraan agar tetap bersih, anti kusam, dan terhindar dari karat.

Dipetik dari keterangan Auto2000, berikut pekerjaan perawatan bodi mobil yang bisa dilakukan sendiri di rumah saat PSBB DKI Jakarta Jilid II berlaku kembali.

Ini lima langkah perawatan body mobil yang bisa dilakukan sendiri dan diteruskan pihak bengkel untuk penanganan selanjutnya.

Cars cover atau selimut mobil untuk melindungi body dari perubahan cuaca dan kotor karena udara maupun zat polutan serta benda-benda sekelilingnya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Cars cover atau selimut mobil untuk melindungi body dari perubahan cuaca dan kotor karena udara maupun zat polutan serta benda-benda sekelilingnya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Berikut langkah-langkah untuk menangani body mobil:

Mencuci mobil

  • Hujan sudah mulai turun, sehingga mobil rawan terkena kotoran. Lumpur atau percikan air selagi melaju bisa dipastikan menempel ke berbagai bagian body. Oleh sebab itu, mencuci mobil diwajibkan untuk membersihkannya dari segala material perusak body.
  • Caranya, siram dulu permukaan body mobil agar seluruh kotoran ikut terlarut, termasuk yang sudah mengering. Pastikan sesudahnya untuk dikeringkan sempurna supaya tidak timbul jamur body bahkan karat.
  • Pastikan menggunakan air bebas garam atau mineral kuat yang bisa beroksidasi membentuk karat.

Pakai cover mobil

  • Saat PSBB, mobil lebih banyak parkir di rumah. Jika tempat parkir tidak memiliki pelindung, sebaiknya memanfaatkan cover mobil. Cara ini juga cocok untuk yang tinggal di apartemen dan tidak kebagian parkir di basement.
  • Selubung bisa dipakai untuk menahan terpaan langsung sinar matahari dan potensi oksidasi permukaan body dengan embun atau hujan di malam hari. Sekaligus mencegah binatang liar masuk ke kolong atau bagian dalam mobil.
  • Hanya perlu diperhatikan untuk membukanya secara berkala untuk memastikan tidak ada kotoran atau bahkan satwa menyelusup masuk di balik lipatan cover.

Poles body mobil

  • Poles bisa mengangkat kotoran yang menempel di body, dan membuat permukaannya berkilau kembali.
  • Selain itu, di tahap akhir pemolesan bisa dilakukan waxing untuk memberikan perlindungan pada permukaan cat dengan bahan pelindung sehingga dapat menahan paparan sinar matahari yang membuat cat kusam atau proses oksidasi penyebab karat.
  • Perhatikan sebelum melakukan pemolesan, pastikan permukaan body bersih dan tidak ada debu atau partikel halus terikut, karena berpotensi menimbulkan baret atau goresan yang sangat halus.

Cek karat

  • Karat adalah bahaya laten yang sangat mengganggu. Begitu karat menyerang, akan membuat struktur sasis dan bodi mobil menjadi rapuh. Bila terlanjur menjalar akan membutuhkan perbaikan yang tidak ringan.
  • Meski sudah ada lapisan anti karat, sebaiknya dilakukan pelapisan ulang anti karat setiap satu tahun sekali untuk mengantisipasi timbulnya karat.

Body repair

  • Karat bisa tumbuh pada body atau sasis mobil yang luka seperti baret atau penyok. Berhubung sedang menunda aktivitas rutin, bisa melakukan cek terlebih dahulu kesediaan layanan perbaikan body mobil di bengkel terpercaya yang bekerja dengan protokol kesehatan penanganan COVID-19.
  • Antara lain menuju bengkel Auto2000 terdekat. Manfaatkan layanan booking service paling lambat satu hari sebelum kedatangan untuk mempermudah proses perbaikan

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?

Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:24 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:49 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Polemik Pekerja WFH: Kerja Serius yang Masih Sering Diremehkan

Polemik Pekerja WFH: Kerja Serius yang Masih Sering Diremehkan

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:08 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!

Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:22 WIB

Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis

Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:24 WIB

Terkini

Tips Hadapi Macet Tanjakan Saat Libur Panjang Gunakan Suzuki Grand Vitara

Tips Hadapi Macet Tanjakan Saat Libur Panjang Gunakan Suzuki Grand Vitara

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:24 WIB

Apakah Hari Ini Ada Ganjil Genap? Ini Aturan Tanggal 14-17 Mei 2026

Apakah Hari Ini Ada Ganjil Genap? Ini Aturan Tanggal 14-17 Mei 2026

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:34 WIB

Yogyakarta Jadi Saksi, Indomobil eMotor Jawab Keraguan Harga Hingga Baterai yang Tembus 140 Km

Yogyakarta Jadi Saksi, Indomobil eMotor Jawab Keraguan Harga Hingga Baterai yang Tembus 140 Km

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:30 WIB

Terpopuler: 5 Mobil Bekas Pajak Rp1,5 Jutaan untuk Keluarga Kecil, Keunikan Honda Navi 2026

Terpopuler: 5 Mobil Bekas Pajak Rp1,5 Jutaan untuk Keluarga Kecil, Keunikan Honda Navi 2026

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 06:55 WIB

Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan

Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:10 WIB

Lebih Mahal Rp3 Juta, Honda Stylo 160 ABS Malah Kehilangan Satu Fitur Penting Milik CBS

Lebih Mahal Rp3 Juta, Honda Stylo 160 ABS Malah Kehilangan Satu Fitur Penting Milik CBS

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 20:36 WIB

Sering Ditolak Daftar Barcode Pertamina? Ini Trik Foto Benar Biar Kuota Aman Terjaga

Sering Ditolak Daftar Barcode Pertamina? Ini Trik Foto Benar Biar Kuota Aman Terjaga

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 20:34 WIB

Berani Diadu! Harga GAC AION UT Setara Hatchback Bensin, Plus Garansi Baterai Seumur Hidup

Berani Diadu! Harga GAC AION UT Setara Hatchback Bensin, Plus Garansi Baterai Seumur Hidup

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:36 WIB

Tampang Sangar ala Motor Sport, Aslinya Skutik Matik! Intip Keunikan Honda Navi 2026

Tampang Sangar ala Motor Sport, Aslinya Skutik Matik! Intip Keunikan Honda Navi 2026

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:33 WIB

Harga BBM Diesel Nyaris Rp28 Ribu, Kenapa Fortuner dan Innova Malah Makin Laris?

Harga BBM Diesel Nyaris Rp28 Ribu, Kenapa Fortuner dan Innova Malah Makin Laris?

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:43 WIB