Rencana Relaksasi Pajak Nol Persen Berlarut, Ini Tanggapan Daihatsu

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 14:00 WIB
Rencana Relaksasi Pajak Nol Persen Berlarut, Ini Tanggapan Daihatsu
Suasana usai seremoni IIMS 2019 di JIExpo Kemayoran Jakarta. Sebagai ilustrasi pertumbuhan pasar otomotif Nasional yang tahun ini mesti diberi stimulus sehubungan terjadinya pandemi COVID-19 [Suara.com/Arief Hermawan].

Suara.com - Kekinian, rencana pemerintah untuk memberikan insentif melalui relaksasi pajak pembelian mobil baru sebesar nol persen atau 0% belum terealisasi. Belum adanya kejelasan ini rupanya cukup memberikan dampak terhadap penjualan mobil baru.

Hal ini diakui Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra.

"Kemungkinan besar yang namanya impact itu ada. Tetapi kami lihat hasilnya, pasar September naik. Berapa besar dampaknya kami tidak tahu cara menghitungnya seperti apa," ujar Amelia Tjandra, saat bincang virtual bersama awak media.

Ia menyatakan, penjualan wholesales PT ADM yang pasti September 2020 mengalami kenaikan, terlepas dari ada ataupun tidak ada isu. Pada dasarnya, perusahaan berlogo "D" ini percaya bahwa keputusan yang diambil pemerintah pasti sudah memikirkan segala dampaknya. Pasalnya satu keputusan akan berdampak ke sektor yang lain.

Terios Special Edition (SE) dalam ajang GIIAS 2019, di Tangerang, Jumat (26/7/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta]
Terios Special Edition (SE) dalam ajang GIIAS 2019, di Tangerang, Jumat (26/7/2019). Sebagai ilustrasi salah satu produk Daihatsu terlaris [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

"Kami sebagai pemain percaya bahwa keputusan yang diambil pasti sudah dipikirkan masak-masak. Apalagi Ibu Menteri (Sri Mulyani) mendapat reputasi sebagai Menkeu terbaik," ungkapnya.

Adapun wacana pajak mobil baru akan dikenai relaksasi menjadi nol persen berawal saat Kementerian Perindustrian mengusulkan agar dilakukan pemangkasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Usulan ini bertujuan untuk mendorong industri dari dampak virus Corona di sektor otomotif.

"Kami sudah mengusulkan kepada Menteri Keuangan untuk relaksasi pajak mobil baru nol persen sampai bulan Desember 2020," demikian disebutkan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita.

Kementerian Keuangan sendiri telah menanggapi rencana ini dan mengatakan bahwa usulan itu sedang dikaji.

"Kami masih mengkaji dan sepertinya insentif untuk program pemulihan ekonomi nasional sudah banyak," kata Menkeu Sri Mulyani.

Baca Juga: Masih Suasana Pandemi, Penjualan Daihatsu Naik di September 2020

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI