Tips Mengemudi di Tanjakan, Simak Cara Antisipasi Mobil Gagal Nanjak

Rifan Aditya

Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:19 WIB
Tips Mengemudi di Tanjakan, Simak Cara Antisipasi Mobil Gagal Nanjak
Video mobil gagal nanjak di bukit Paralayang. - (Instagram/@wonderfuljogja)

Suara.com - Simak tips mengemudi di tanjakan dan cara antisipasi mobil gagal nanjak di bawah ini.

Ketika bepergian dengan mobil, terkadang kita terpaksa melewati jalur tanjakan. Buat yang sudah menguasai teknik mengemudi di tanjakan tentunya tidak merasa takut ketika harus melalui jalur itu.

Akan tetapi, ada baiknya juga untuk selalu mengingat teknik dasar mengemudi mobil baik sudah fasih mengemudi maupun belum. Apalagi kalau kamu termasuk orang yang jarang mengemudi di area tanjakan.

Berikut kami membagikan tips mengemudi di tanjakan untuk kamu agar lebih waspada dan selamat dalam berkendara.

1. Kombinasi Rem Kaki dan Kopling

Kalau kamu harus melewati tanjakan yang tidak terlalu tinggi, kamu bisa menggunakan kombinasi rem kaki dan kopling untuk berjalan.

Caranya, tekan pedal rem ketika berhenti, lalu netralkan persneling. Ketika mulai berjalan, lepaskan pedal rem perlaha-lahan dengan melepaskan pedal kopling.

Pada kondisi ini mungkin mobil akan bergetar ketika maju perlahan-lahan, tapi tak masalah. Cara ini akan bermanfaat untuk diaplikasikan ketika menaiki tanjakan yang tidak terlalu tinggi.

2. Gunakan Gigi 1 dan 2

baca juga

Agar mobil bisa berjalan lancar di ketinggian, gunakan gigi 1 dan 2. Gunakan gigi 1 ketika melewati jalur tanjakan yang benar-benar curam. Gunakan gigi 2 ketika melewati tanjakan yang cukup landai.

Penempatan gigi dengan tepat akan membuat perjalanan menjadi lebih lancar. Lagipula ini adalah cara paling efektif mengemudi di tanjakan dengan aman.

3. Gunakan Rem Tangan Ketika Berhenti

Kombinasi gigi 1 dan 2 saja sudah cukup untuk membuat perjalanan lancar di tanjakan dengan mobil.

Selain itu, ketika melalui jalur tanjakan rasanya tidak mungkin kalau kita tidak menjumpai sesuatu di tengah jalan sehingga terpaksa berhenti. Kalau ada situasi seperti ini ketika berada di jalur tanjakan maka gunakan rem tangan sebagai pengganti kopling.

Ketika mau berhenti gunakan rem tangan untuk mengerem supaya mobil tidak berjalan mundur. Ketika mau berjalan lagi, lepaskan rem tangan secara perlahan-lahan bersamaan dengan melepaskan kopling.

Sedangkan kaki lain menekan pedal gas untuk bergerak maju. Kalau kamu masih pemula, jangan coba-coba untuk mengemudi di tanjakan, serahkan itu kepada yang sudah ahli. Karena ini beresiko.

4. Gunakan Rem Kaki untuk Tanjakan Tidak Terlalu Tinggi

Kalau mau melewati tanjakan yang tidak terlalu tinggi dan terpaksa harus berhenti, kita bisa gunakan rem kaki.

Ingat, penggunaan rem kaki hanya untuk tanjakan yang tidak terlalu tinggi. Kita bisa menggunakan kombinasi rem kaki dan kopling untuk berjalan kemudian.

5. Cara Mengemudi Mobil Automatic di Tanjakan

Khusus untuk pengguna mobil automatic, kamu bisa menggunakan rem tangan atau rem kaki untuk membuatmu selamat menaiki tanjakan. Hal ini karena ada perbedaan jenis persneling di mobil automatic. Ada mobil yang disertai dua jenis persneling D1, D2, dan D3 atau D saja. Serta Lambang L, yang mana lambang tersebut berguna untuk melewati jalur tanjakan.

Gunakan D1 dan D2 dan Lambang L untuk melewati jalur tanjakan. Mobil automatic tidak memiliki kopling sehingga yang perlu dilakukan ialah memainkan rem tangan atau rem kaki saja.

Ilustrasi mobil mogok di salah satu tanjakan yang ada di Jalan Cinomati, Minggu (23/12/2018). (harianjogja.com)
Ilustrasi mobil mogok di salah satu tanjakan yang ada di Jalan Cinomati, Minggu (23/12/2018). (harianjogja.com)

Dari kelima cara tersebut di atas, kita butuh beberapa informasi agar cara tersebut bisa diterapkan dengan tepat. Sehingga kemungkinan mobil gagal nanjak dapat dihindari.

Informasi yang perlu digali supaya perjalanan melalui jalur menanjak berlangsung dengan selamat ialah dan cara antisipasi mobil gagal nanjak, sebagai berikut:

1. Tingkat Kemiringan Tanjakan

Kita tidak bisa memastikan seratus persen tingkat kemiringan tanjakan, tetapi kita bisa melihat kemiringan medan. Kita bisa memperkirakan kemiringan medan, ekstrim, landai, atau cukup menantang.

Kalau jalan tanjakan memiliki kemiringan yang ekstrem gunakan gigi rendah. Mengganti gigi ke gigi 1 adalah pilihan paling tepat dan aman.

2. Kondisi Jalanan

Kondisi jalanan memang tidak dapat diprediksi seratus persen akurat. Akan tetapi, kita bisa melihat dari kecenderungan area, bila area tersebut termasuk jalur padat, maka sebaiknya persiapkan kondisi terbaik untuk melewati jalur menanjak dengan selamat. Bila macet, tips mengemudi di jalur tanjakan yang bisa kami bagikan ialah selalu siap memakai rem dan posisikan gigi rendah.

Kalau diperlukan, sebaiknya terapkan tiga metode pengereman, yaitu rem tangan, rem kaki, dan memakai setengah kopling untuk pengguna mobil manual. Metode yang rumit ini sangat disarankan untuk tidak dilakukan oleh pemula. Khusus untuk menaiki tanjakan, serahkan kemudi kepada yang sudah ahli.

Jika terjadi kemacetan panjang, pilih teknik mengerem tangan daripada menggunakan rem kaki dan memakai setengah kopling. Ini bermanfaat untuk mengantisipasi kalau kaki lelah untuk menekan rem.

3. Kondisi Tubuh Sendiri

Sebelum mengemudi, pastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima. Apalagi kalau sudah tahu akan melewati jalur menanjak. Khususnya perjalanan jarak jauh, dengan kondisi jalan yang ekstrim.Kamu harus menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

Bila merasa kurang sehat, sebaiknya batalkan perjalanan atau mintalah orang yang ahli menyetir untuk membantumu.

Demikian informasi tips mengemudi di tanjakan. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Mobil Terbakar hingga Meleleh Gegara Korek Api Gas di Dasbor Meledak

Viral! Mobil Terbakar hingga Meleleh Gegara Korek Api Gas di Dasbor Meledak

News | Rabu, 28 Oktober 2020 | 08:21 WIB

Heboh Mobil Gagal Nanjak di Paralayang, Warganet: Sopirnya Kurang Mahir

Heboh Mobil Gagal Nanjak di Paralayang, Warganet: Sopirnya Kurang Mahir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2020 | 07:00 WIB

5 Penyebab dan Cara Atasi Rem Blong yang Sering Bikin Pengemudi Apes

5 Penyebab dan Cara Atasi Rem Blong yang Sering Bikin Pengemudi Apes

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:39 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×