alexametrics

Luncheon Virtual, Carsome Paparkan Dinamika Pasar Mobil Bekas Masa Pandemi

RR Ukirsari Manggalani
Luncheon Virtual, Carsome Paparkan Dinamika Pasar Mobil Bekas Masa Pandemi
Proses inspector melakukan pengecekan kelayakan sebuah mobil bekas untuk dipasarkan di Carsome Indonesia [Dok. Carsome Indonesia].

Pasar mobil bekas terbilang dinamis meski kondisi pandemi. Ini empat poin cara kerja Carsome dalam menangani penjualan kendaraan klien.

Suara.com - Di masa pandemi COVID-19, prokes atau protokol kesehatan mensyaratkan 3M, yaitu mencuci tangan secara berkesinambungan dengan sabun di bawah air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, mengenakan masker, serta melakukan physical distancing atau menjaga jarak. Poin terakhir ini turut menambah kesadaran akan pentingnya menggunakan kendaraan pribadi. Termasuk mobil atau tunggangan roda empat.

Delly Nugraha, General Country Manager Carsome Indonesia memaparkan bahwa di awal pandemi, pasar mobil bekas juga terpukul karena kondisi ini.

"Namun di kuartal ketiga, pasar mobil bekas mengalami rebound cepat, hingga mencapai 300 persen," paparnya dalam virtual luncheon yang digelar untuk para editor media pada hari ini, Kamis (26/11/2020).

Kondisi demikian, menurutnya sangatlah signifikan. Bahwa mobil bekas tetap dibutuhkan oleh masyarakat.

Baca Juga: Tips Cermat Membeli Mobil Bekas, Jangan Tergiur DP Murah

Delly Nugraha, General Manager Carsome Indonesia [Dok Carsome Indonesia].
Delly Nugraha, General Country Manager Carsome Indonesia [Dok Carsome Indonesia].

Salah satu pemicunya adalah syarat prokes untuk menjaga jarak, sehingga customer merasa lebih aman, ketika menggunakan kendaraan pribadi.

Sementara di sisi lain, kondisi keuangan di masa pandemi juga telah menghasilkan keputusan berbeda dari sebelumnya. Semisal melirik mobil second hand atau bekas pakai, dibandingkan mobil gres atau baru.

"Dengan budget lebih murah dan mendapatkan mobil berusia sekitar dua tahun, maka untuk pemakaian lima tahun ke depan kendaraan ini masih ada dalam kondisi bagus. Maka yang tadinya ingin membeli mobil baru kemudian ditangguhkan untuk melihat situasi tahun depan, atau menjadikan mobil bekas sebagai pilihan," tutur Delly Nugraha.

Ia sendiri menyatakan bahwa fenomena klien atau calon konsumen dalam mencari mobil bekas tampak marak. Hal ini turut menjadikan Delly Nugraha sendiri bergabung dengan Carsome pada September 2020, ketika melihat peluang pasar mobil bekas sangat perlu digarap.

"Kami yakin pasar mobil bekas akan kembali pulih dan membaik di 2021. Peran kami di Carsome adalah untuk terus menjaga bahkan menaikkan momentum kebangkitan pasar mobil bekas," papar lelaki yang sebelumnya menjabat sebagai Vice President of Central Java & Yogyakarta dan Head & Vice President National SMB Key Account di Gojek.

Baca Juga: Diwacanakan Kembali, Pajak Nol Persen Mobil Baru Berdampak ke Mobil Bekas

Ditambahkannya pula bahwa kekinian Carsome telah meningkatkan penjualannya sebanyak dua kali lipat dibandingkan kondisi sebelum pandemi.

Komentar