Viral Penumpang Toyota Kijang Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga Keracunan AC

Angga Roni Priambodo, Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 04 Desember 2020 | 16:18 WIB
Viral Penumpang Toyota Kijang Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga Keracunan AC
Penumpang Toyota Kijang meninggal diduga karena keracunan AC. (Facebook)

Suara.com - Pengguna media sosial dihebohkan dengan beredarnya postingan yang mengenai pemobil yang meregang nyawa di dalam kendaraannya.

Postingan tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Papy Kevin Dan Rillo pada Kamis (4/12/2020) kemarin.

Dalam postingan tersebut terlihat sebuah mobil berjenis Toyota Kijang LGX yang berisikan tiga orang, tengah berhenti di daerah Indagiri Hulu, Riau.

Dari ketiga penumpang tersebut, satu orang telah meninggal, sementara dua yang lainnya sudah ditangani. Diduga insiden ini disebabkan karena keracunan AC kendaraan.

"Bagi yg tau mobil ini ,tolong bantu bagikan. Kejadian di cerucup Airmolek. Infonya keracunan AC, sudah di tangani kepolisian setempat. Yang tau mohon di infokan ke keluarganya. Infonya warga Lubuk Batu Jaya sp 6. 1 meninggal dan 2 masih pingsan," tulisnya.

Penumpang Toyota Kijang meninggal diduga karena keracunan AC. (Facebook)
Penumpang Toyota Kijang meninggal diduga karena keracunan AC. (Facebook)

Berdsarkan ketegangan yang berhasil dihimpun, korban tewas adalah seorang wanita berusia 57 tahun. Sementara dua orang lainnya adalah putra dari wanita tersebut yang berusia 26 dan 31 tahun.

Postingan ini pun menuai beragam respons dari warganet, seperti pada beberapa komentar berikut ini.

"Klo tidur di dlm mobil yg berenti mah mending matiin mesin sambil buka kaca kan ya mbah," tulis Purwa Kukun.

"Akibat karbondioksida kek nya seharusnya buka dikit jendela walau pake AC," kata Syltherine.

baca juga

Sementara itu, seorang warganet dengan akun bernama Setiawan Iwan menuliskan di kolom komentar bahwa hal ini diduga terjadi karena udara yang berada di kabin kendaraan tak tersirkulasi dengan baik.

"Saya bantu jawab, pada dasarnya AC dimobil apapun hanya bekerja mengkondisikan udara yang ada di kabin, sekali lagi hanya udara yang ada dikabin, jadi jelas mereka keracunan gas karbonmonoksida yang dihasilkan oleh mobil mereka sendiri. Jelasnya udara basi yg mereka hirup,tanda awal keracunan biasanya kepala pusing, badan lemas karena menghirup CO(karbonmonoksida) kalau tidak aware ya kejadian seperti diatas. Solusinya jika kabin mobil sempit,penumpang penuh, dan berkendara dalam waktu yg agak lama, maka sering seringlah buka sedikit jendela agar udara segar masuk untuk meminimalisir keracunan gas CO."

Kasus keracunan gas seperti ini sudah kerap kali terjadi pada penumpang mobil. Semoga pengguna kendaraan roda empat lainnya waspada terkait kasus seperti ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Liga Italia Pekan ke-10, Ada Derby della Molle Juventus vs Torino

Jadwal Liga Italia Pekan ke-10, Ada Derby della Molle Juventus vs Torino

Bola | Jum'at, 04 Desember 2020 | 15:05 WIB

Marak Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil, Ini Tips Parkir di Tempat Umum

Marak Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil, Ini Tips Parkir di Tempat Umum

Otomotif | Jum'at, 04 Desember 2020 | 14:50 WIB

Usia 10 Tahun, Nissan LEAF Cetak Penjualan 500 Ribu Unit

Usia 10 Tahun, Nissan LEAF Cetak Penjualan 500 Ribu Unit

Otomotif | Jum'at, 04 Desember 2020 | 13:40 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×