alexametrics

Menghadapi Cuaca Tidak Menentu, Begini Cara Merawat Mobil

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Menghadapi Cuaca Tidak Menentu, Begini Cara Merawat Mobil
Ilustrasi mengemudi saat hujan [Elements Envato].

Terpenting tidak membiarkan kotoran mengering, karena akan merusak body.

Suara.com - Saat ini, cuaca di Indonesia sedang tidak menentu, bahkan bisa memburuk dengan cepat. Hal itu menyulitkan pengguna yang sedang mengemudi di jalan karena harus melakukan langkah antisipasi supaya mobil tidak mengalami kerusakan fisik.

Utamanya seperti bagian body dan ban, agar bebas dari ancaman karat serta lumpur. Dan diteruskan berbagai bagian kendaraan, termasuk kolong mobil.

Dalam keterangan Auto2000, berikut langkah perawatan mobil yang bisa pemilik mobil lakukan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Tips merawat mobil di tengah kondisi cuaca tak menentu:

Baca Juga: Seru, Wuling Produksi Double Cabin Pertama untuk 2021

Petugas melakukan uji emisi kendaraan bermotor di Kantor Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Kramat Jati, Jakarta, Selasa (3/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas melakukan uji emisi kendaraan bermotor di Kantor Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Kramat Jati, Jakarta, Selasa (3/11/2020).  Sebagai ilustrasi [Suara.com/Angga Budhiyanto]

1. Jangan tunda cuci mobil

  • Segera bersihkan mobil setibanya di rumah jika di jalan terkena hujan sebagai upaya menjaga agar tidak timbul water spot atau jamur body dan jamur kaca. Selain itu, mobil yang dibiarkan kotor akan menyulitkan ketika akan dibersihkan di kemudian hari karena kotoran telah mengeras bahkan menimbulkan bekas.
  • Hujan bersifat asam sehingga memiliki potensi merusak body mobil bahkan memicu tumbuhnya karat. Jangan sampai mobil yang kotor malah merepotkan ketika dipakai di kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

2. Pastikan wiper sehat

  • Wiper mempunyai peran sangat penting ketika hujan melanda. Tentu akan sangat menyulitkan bila sampai wiper di mobil rusak. Oleh sebab itu, pastikan wiper dalam kondisi prima tanpa kendala, termasuk wiper belakang untuk mobil jenis hatchback, SUV, dan MPV.
  • Periksa air pembersih kaca dan segera isi supaya tidak sampai kosong ketika dibutuhkan karena akan sangat menyulitkan kalau kaca kotor oleh air hujan.

3. Periksa kondisi mesin

  • Apa jadinya kalau saat hujan deras mobil mogok? Tentu sangat menyulitkan. Oleh karena itu pastikan mesin mobil dalam kondisi prima. Periksa kekencangan kabel busi dan kabel aki untuk memastikannya tidak bermasalah.
  • Periksa pula rumah saringan udara dari risiko bocor untuk menutup celah air masuk. Cek pula ketinggian oli mesin dan segera tambah bila kurang. Sekaligus, periksa cairan lain di dalam ruang mesin seperti air radiator dan minyak rem.

4. Waspada kondisi ban

  • Ban memegang peran sangat penting ketika hujan. Oleh karenanya, pastikan telapak ban dalam keadaan baik agar dapat melewati genangan air dengan mudah. Cek pula tekanan angin ban supaya dapat bekerja optimal, termasuk ban serep.

5. Jaga kinerja perangkat rem

Baca Juga: Tips Merawat Mobil, Ini Keuntungan Pakai Suku Cadang Asli

  • Performa rem mobil akan menurun ketika mobil melewati jalan basah karena hujan. Itulah mengapa kecepatan mobil harus dikurangi saat melewati jalan basah.
  • Pastikan rem tidak bermasalah saat akan pergi, minimal dengan memastikan takaran minyak rem di dalam tabungnya tidak berkurang. Pastikan pula AC mobil dalam kondisi baik untuk mencegah kaca mobil berkabut yang akan mengganggu visibilitas ketika hujan.

6. Uji emisi kendaraan

  • Khusus untuk warga DKI Jakarta, jangan lupa untuk melaksanakan uji emisi gas buang mobilnya di bengkel resmi karena sejak 24 Januari 2021 berlaku aturan sesuai Pergub No. 66 Tahun 2020 bahwa semua kendaraan yang berusia minimal tiga tahun harus lulus uji emisi gas buang satu kali per tahun.

Komentar