alexametrics

Suzuki Tanggapi Relaksasi Pajak dari Pemerintah, Tanda Siapkan Produk Baru?

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Suzuki Tanggapi Relaksasi Pajak dari Pemerintah, Tanda Siapkan Produk Baru?
Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten (18/7/2019). Sebagai ilustrasi penyelenggaraan event otomotif saat kondisi normal [Suara.com/Arief Hermawan P]

Adanya relaksasi pajak bisa mendongkrak performa industri otomotif Tanah Air.

Suara.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) optimistis relaksasi pajak yang diberlakukan pemerintah mulai Maret 2021 bisa mendongkrak performa industri otomotif Tanah Air.

4W Marketing Director PT SIS, Donny Saputra mengatakan, pihaknya yakin bahwa insentif yang diberikan bisa mendongkrak performa industri otomotif.

"Ini menjadi salah satu katalis pertumbuhan ekonomi," ujar Donny Saputra kepada Suara.com.

Lebih lanjut, saat ditanyai apakah Suzuki akan memanfaatkan momentum ini dengan menghadirkan sejumlah produk baru, Donny Saputra menyatakan belum bisa menjawabnya untuk saat ini.

Baca Juga: Fokus di Segmen Komersial, Isuzu Belum Berniat Tandingi Suzuki Carry

Suzuki New Carry Pick Up flat deck warna hitam solid [PT SIS].
Suzuki New Carry Pickup flat deck warna hitam solid. Sebagai ilustrasi produk [PT SIS].

"Belum bisa kasih informasi mengenai detailnya," ungkapnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyetujui usulan Kementerian Perindustrian terkait relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor secara bertahap selama 2021.

"Dengan skenario relaksasi PPnBM dilakukan secara bertahap, diperhitungkan bisa terjadi peningkatan produksi yang akan mencapai 81.752 unit," kata Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Ia menjelaskan bahwa skenario besaran relaksasi PPnBM adalah nol persen pada Maret-Mei, kemudian 50 persen pada Juni-Agustus dan 25 persen pada September-November 2021.

Dengan relaksasi itu, kata dia, estimasi terhadap penambahan output industri otomotif akan menyumbangkan pemasukan negara sebesar Rp1,4 triliun.

Baca Juga: Penyegaran Eksterior, Suzuki Pakai "ILMU" untuk New Carry Pickup

Komentar