alexametrics

Wajib Tahu, Begini Trik Pengereman yang Aman dan Tepat

Cesar Uji Tawakal
Wajib Tahu, Begini Trik Pengereman yang Aman dan Tepat
Ilustrasi rem Brembo MotoGP 2018.[Brembo.com]

Jangan asal mengerem agar orang lain tak kena getahnya.

Suara.com - Tak sekadar buka-tutup tuas gas, pengguna motor tentu wajib paham dengan yang namanya teknik pengereman. .

Dilansir dari situs resmi Astra Honda Motor, ada cara untuk melakukan pengereman yang baik, sehingga tidak menimbulkan  bahaya bagi diri sendiri maupun untuk pengendara lain.

Jadi yang perlu diketahui adalah bahwa tujuan pengereman itu bukan untuk menghentikan motor, lho.

Tujuan utamanya adalah untuk memperlambat laju kendaraan secara bertahap atau disebut juga deselerasi.

Baca Juga: Viral Knalpot Motor Dipasang di Kiri, Warganet Malah Omeli Pemboncengnya

Teknik Pengereman pada Sepeda Motor/pixabay.com
Teknik Pengereman pada Sepeda Motor/pixabay.com

Cara yang efektif dan optimal adalah menggunakan rem depan dan rem belakang secara bersamaan, bukan menarik atau menginjak tuas rem dalam-dalam.

Selama ini kita mengetahui bahwa rem belakang paling efektif digunakan untuk memperlambat laju kendaraan. Padahal yang paling efektif adalah dengan menggunakan rem depan.

Tapi bukan pengendara tak memerlukan rem belakang, sebab bagian ini lebih difungsikan untuk menyeimbangkan kendaraan.

Jangan Sampai Terpeleset sob/pixabay.com
Jangan Sampai Terpeleset sob/pixabay.com

Selain itu, rem belakang juga lebih efektif digunakan di jenis jalanan tertentu, misalnya ketika sedang melalui jalan yang menurun.

Melakukan pengereman dengan rem belakang ketika sedang melaju dengan kecepatan tinggi juga bisa berbahaya, karena bisa membuat motor tidak stabil dan dalam kondisi tertentu bisa menyebabkan kecelakaan.

Baca Juga: Tampil dengan Logo Baru, Begini Sekilas Sejarah Peugeot

Kombinasi keduanya juga harus diperhatikan, supaya kamu bisa lebih efektif melakukan pengereman dan bisa mengukur jarak pengereman yang tepat.

Itulah teknik mengerem yang aman. Jangan sampai kelupaan, ya!

Komentar