alexametrics

MINI Electric Pacesetter Debut Sebagai Mobil Safety di Formula E

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
MINI Electric Pacesetter Debut Sebagai Mobil Safety di Formula E
MINI Electric Pacesetter yang menjadi safety car Formula E [MINI-BMW via Paultan.org].

Keren, mobil listrik satu ini akan mengawal tunggangan balap Formula E saat berlaga.

Suara.com - MINI Electric Pacesetter siap memulai debut sebagai safety car melalui ajang balap Formula E yang akan berlangsung di Roma, Italia, pada 10 April sebagai lanjutan musim 2020-2021. Demikian dikutip dari Paultan.org.

Berbasis MINI Cooper SE, mobil bertenaga listrik ini menerima beberapa ubahan yang terinspirasi dari John Cooper Works.

Pada bagian eksterior, merek otomotif yang berada di bawah naungan BMW itu tetap mempertahankan desain lampu depan melingkar dan grille heksagonal.

Sementara lengkungan bodi bagian roda dibuat lebih besar sesuai dengan ukuran roda 18 inci. Seperti ciri khas MINI selama ini, bagian kap mesin tetap dihiasi garis yang membentang sampai bagian kap belakang.

Baca Juga: Best 5 Oto: SUV Tiger Woods, dr Tirta Tampil Bareng MINI Cooper

MINI Eelectric Pacesetter dalam balutan warna seru sebagai safety car balap single seater [MINI-BMW via Paultan.org].
MINI Electric Pacesetter dalam balutan warna seru sebagai safety car balap single seater [MINI-BMW via Paultan.org].

Sedangkan cat mobil mendapat balutan warna hitam dan orange yang mendominasi.

Berpindah ke bagian interior, seperti dilansir dari Paultan, MINI Electric Pacesetter terlihat lebih lapang karena hanya menyisakan bagian jok depan, yang dilengkapi dengan sabuk pengaman enam titik yang standar balap. Selain itu ada juga cluster instrumen digital dan lingkar kemudi yang sudah berbalut serat karbon.

MINI Electric Pacestter ini memiliki bobot yang lebih ringan sekitar 130 kg dari MINI Cooper SE biasa.

Sistem penggeraknya tidak berubah, masih mengandalkan tenaga 184 PS dan torsi 280 Nm. Namun karena bobotnya yang susut, mobil listrik ini hanya membutuhkan waktu 6,7 detik untuk melakukan akselerasi atau percepata dari nol hingga 100 km per jam.

Bagaimanakah kemungkinannya menembus pasar Indonesia?

Baca Juga: MINI Cooper SE Ditebengi Superhero The Flash, Senimannya Secepat Kilat!

Sayangnya MINI Electric Pacesetter ini belum bisa masuk ke Tanah Air dalam waktu dekat.

Direktur Komunikasi BMW Group Indonesia, Jodie O'Tania, memastikan MINI versi listrik belum bisa diboyong hingga kekinian. Selain masih memprioritaskan BMW, merek ikonik itu juga disebut baru bisa masuk ke Tanah Air setelah 2021.

"Kami harus terlebih dahulu memastikan awareness dan edukasi sudah ada, infrastruktur, dealer, dan staf pendukung apabila terjadi sesuatu pada mesin," ungkap Jodie O'Tania di sela-sela peluncurnan MINI John Cooper Works beberapa saat lalu.

Komentar