alexametrics

Konfirmasi Ford Tentang Kemitraan Sel Baterai EV dengan SK Innovation

RR Ukirsari Manggalani
Konfirmasi Ford Tentang Kemitraan Sel Baterai EV dengan SK Innovation
Ford F-150 EV [Ford via ANTARA].

Ford telah melakukan konfirmasi bekerja sama dengan perusahaan Korea Selatan untuk pembuatan sel baterai.

Suara.com - Ford Motor Company, produsen otomotif Amerika Serikat melakukan konfirmasi bahwa pihaknya menjalin kerja sama baru dengan SK Innovation untuk produksi sel baterai mobil listrik atau Electric Vehicle (EV).

"MoU ini baru permulaan, menjadi bagian penting dari rencana kami untuk mengintegrasikan kapabilitas utama secara vertikal yang akan menjadikan Ford bisa melangkah jauh ke masa depan," demikian papr Jim Farley, presiden dan CEO Ford, sebagaimana dikutip kantor berita Antara dari laman resmi Ford, Jumat (21/5/2021).

Usaha patungan Ford dengan perusahaan asal Korea Selatan itu disebut BlueOvalSK dan dalam nota kesepahaman atau MoU disebutkan akan bersama-sama memproduksi sekitar 60 GWh modul array dan sel baterai traksi mulai pertengahan dekade ini.

"Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan Ford, pembuat mobil terkemuka dan ikonik di Amerika. Ford adalah salah satu pemain paling aktif dalam elektrifikasi kendaraan saat ini. Kami bangga bisa ikut membuka babak baru sejarah panjang mereka," jelas Kim Jun, CEO & Presiden SK Innovation.

Baca Juga: Lexus Konfirmasi Peluncuran Produk PHEV Akhir Tahun Ini

Modul baterai kendaraan listrik yang akan dikembangkan Ford dan SK Innovation melalui usaha patungan [Ford via ANTARA].
Modul baterai kendaraan listrik yang akan dikembangkan Ford dan SK Innovation melalui usaha patungan [Ford via ANTARA].

Kim Jun mengatakan joint venture bersama Ford memainkan peran penting dalam menyempurnakan rantai nilai kendaraan listrik di Amerika Serikat, salah satu tujuan utama pemerintahan Presiden Joe Biden untuk mengembalikan kedigdayaan otomotif Negeri Paman Sam.

Melalui usaha patungan, Ford dan SKI akan bersama-sama mengembangkan dan mengindustrialisasi sel baterai dalam skala yang disesuaikan untuk memberikan kinerja dan nilai optimal bagi pelanggan Ford dan Lincoln.

Rencana global produk mobil listrik baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV) Ford Motor Company membutuhkan sekurangnya 240 gigawatt jam (GWh) kapasitas sel baterai pada 2030. Atau sekira sama dengan kapasitas 10 pabrik. Sekitar 140 GWh akan dibutuhkan di Amerika Utara, dengan sisanya didedikasikan untuk wilayah utama lainnya, termasuk Eropa dan China.

"Produsen mobil global memuji baterai mobil listrik buatan SK Innovations karena keamanan, kapasitas tinggi, dan usianya awet," imbuh Jee Dong-seob, Kepala Bisnis Baterai SK Innovation tentang produknya.

Salah satu baterai pasokan SK Innovation bakal disematkan untuk produk legendaris dan terlaris truk pikap Ford F-150 versi elektrik.

Baca Juga: Kenalkan Potensi Daerah, Pemkot Kendari Gunakan Mobil Listrik

Komentar