Keterbatasan Ruang Perawatan, Lahan Parkir RSI Siti Hajar Jadi IGD Covid-19

Jum'at, 02 Juli 2021 | 21:16 WIB
Keterbatasan Ruang Perawatan, Lahan Parkir RSI Siti Hajar Jadi IGD Covid-19
Ilustrasi lahan parkir [Shutterstock]

Suara.com - Dalam kondisi red alert, melonjaknya kasus pasien positif Covid-19 menuntut penanganan sigap dan harus segera dilaksanakan. Kreativitas dan ide bermunculan, dengan tujuan memberikan pertolongan secara cepat. Bila di beberapa kesempatan lalu berbagai kendaraan dinas menjadi sarana transportasi tabung oksigen sampai evakuasi jenazah positif virus Corona, kali ini berita muncul dari lahan parkir Rumah Sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.

Dikutip dari kantor berita Antara, rumah sakit ini menggunakan lahan parkir mobil di lantai dasar sebagai layanan IGD atau Instalasi Gawat Darurat, menyusul banyak anggota masyarakat yang datang dengan gejala Covid-19 kurun beberapa pekan terakhir.

Direktur Rumah Sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo, Hidayatullah di Sidoarjo, Jumat (2/7/2021) menyatakan bahwa penggunaan lahan parkir ini dilakukan mengingat ruang utama IGD sudah penuh.

Layanan IGD di Rumah Sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo (ANTARA/Humas Siti Hajar/IS)
Layanan IGD di Rumah Sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo (ANTARA/Humas Siti Hajar/IS)

"Kami tidak menggunakan tenda seperti yang diterapkan di rumah sakit lain. Tetapi kami menggunakan lahan parkir di lantai dasar," jelasnya.

Ia mengatakan, dari 19 bed yang sudah ada sebelumnya, kini bisa dilakukan penambahan lagi 26 bed sehingga total ada 45 bed untuk layanan IGD.

"Itu pun sampai dengan saat ini sistem yang kami gunakan juga buka tutup, artinya kalau ada pasien yang sembuh atau meninggal baru pasien yang ada di IGD kami pindahkan ke ruang isolasi khusus," kata Hidayatullah.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya juga terus membuka lowongan petugas tenaga kesehatan menyusul ada beberapa tenaga kesehatan yang terpapar virus Corona.

"Kami sudah berusaha keras untuk mendapat tambahan tenaga medis seperti membuka lowongan kerja. Namun hingga saat ini kami belum memperolehnya," tukas Hidayatullah.

Ditambahkannya, dua minggu ini pasien positif Covid-19 yang datang tidak hanya dewasa dan lansia, namun remaja bahkan anak-anak.

"Kami tidak mungkin menolak untuk pasien dengan gejala berat seperti sesak napas. Namun bagi warga yang bergejala ringan, kami harap periksa ke Puskesmas terlebih dahulu. Kami juga berpesan kepada masyarakat agar tetap patuh menerapkan protokol kesehatan," pungkas Hidayatullah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI